- Beranda
- Berita dan Politik
Babi Surplus, Sapi Cuma Sampingan
...
TS
zhouxian
Babi Surplus, Sapi Cuma Sampingan
PROKAL.CO, SAMARINDA – Dari data Dinas Peternakan dan Perikanan (Distanak) Samarinda, tiap tahun rumah pemotongan hewan (RPH) di Samarinda Utara bisa menyumbang Rp 550 juta ke pendapatan asli daerah (PAD) Samarinda. Angka ini belum termasuk dari klinik kesehatan hewan, klinik hewan kesayangan, dan rumah pemotongan unggas (RPU).
Kepala Distanak Samarinda Syamsul Bachri mengatakan, sebenarnya dari yang ada sekarang, jumlah itu masih bisa digenjot lagi. Mengingat kans peternakan di Kota Tepian masih terbuka luas.
Itu terlihat dari angka konsumsi daging di Samarinda, 80 persen masih bergantung pasokan dari luar pulau. Jika peternak lokal bisa menguasai suplai hewan ternak, tentu merangsang RPH bisa melayani lebih banyak dan berimbas pada PAD.
Lanjut dia, dalam sehari, RPH biasanya memotong sekitar 35 sapi. Sementara itu, RPU sekitar 300 unggas. Dia menjelaskan, meski tiap tahun populasi ternak bertambah, tidak ada kenaikan signifikan. Peternakan hewan kaki empat masih jadi sampingan. Padahal, konsumsi daging hewan ini terbilang tinggi. Namun, masih sedikit masyarakat yang mengambil peluang ini.
Perkembangan berbeda terlihat di peternakan unggas yang hingga kini sudah ada 133 pengusaha di Samarinda. “Maka dari itu, kami mencoba integrasi pelayanan perizinan agar lebih mudah juga. Sehingga, menarik investor, merapikan perizinan, dan meningkatkan PAD juga,” imbuhnya.
Dibandingkan jenis hewan ternak lain. Babi menjadi komoditas yang terbilang surplus di Samarinda. Peternak yang diintegrasikan di Kampung Ipil, Samarinda Utara, tersebut tidak hanya memenuhi pasokan Samarinda. Tetapi, juga di luar Samarinda seperti Kubar dan beberapa daerah lain. Hingga akhir 2015, produksi daging babi di Samarinda ada 877.460 kilogram. Sementara itu, kebutuhan konsumsi hanya 834.565 kilogram.
“RPH untuk babi tentu saja berbeda dengan sapi dan kambing. RPH babi terintegrasi dengan peternakan,” jelasnya. Terkait fokus kawasan peternakan, Syamsul menyampaikan, ada tiga kawasan yang diproyeksikan. Menyesuaikan rancangan tata ruang dan wilayah (RTRW) Samarinda, kawasan itu ada di Samarinda Utara, Palaran, dan Sambutan. (*/nyc/*/ndy/k8)
http://kaltim.prokal.co/read/news/27...sampingan.html
sampingan gan
0
836
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.1KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya