Kaskus

News

manjuntak15Avatar border
TS
manjuntak15
Ahok Klaim Bayar Sendiri Polisi yang Mengawalnya
Ahok Klaim Bayar Sendiri Polisi yang Mengawalnya
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama naik Transjakarta menuju Balai Kota, Jumat (9/2/2016). [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tak pernah menggunakan uang dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah DKI Jakarta untuk membayar pengamanan dari personel kepolisian.

"Saya nggak pernah keluarkan (uang) APBD tuh buat pengamananya," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Diketahui, ketika Ahok meresmikan Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara,dikawal puluhan personel kepolisian menggunakan motor trail lengkap dengan senjata gas air mata dan baju anti peluru.

Ahok mengaku tidak tahu setiap melakukan peresmian acara selalu dikawal oleh puluhan personil kepolisian menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

"Saya nggak tahu. Tanya polisi lah (kenapa pengamanannya banyak). Mereka nggak mau resiko kali," kata Ahok.

"Saya nggak tahu, setiap hari kan kita pasti di ancam ya santai saja. Intel yang lebih tahu," tutup Ahok.

Pengamanan terhadap Ahok yang Semakin Ketat...


Calon pesaing Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017 ini menyebut Ahok akan mendapat sejumlah keuntungan jika tidak harus cuti untuk kampanye pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Salah satu keuntungannya adalah pengawalan dari negara. Sandiaga mengaku dapat informasi bahwa Ahok mendapatkan pengawalan 150 personel sampai 200 personel Brimob setiap hari.

"Pertama pengawalan, saya diberi tahu, dia (Ahok) diberikan pengawalan 150 sampai 200 Brimob. Kalau dia cuti kan dia harus bayar sendiri. Sekarang dia membebani itu kepada negara," kata Sandiaga di Palmerah, Jakarta, Rabu (31/8/2016) malam.

Sandiaga membandingkan dengan dirinya yang setiap kali melakukan pertemuan dengan warga tanpa dikawal personel kepolisian. Biasanya, dia hanya ditemani para relawannya.

Saat dikonfirmasi, Ahok mengaku tidak tahu-menahu mengapa puluhan polisi bersenjata itu mengawalnya.

(Baca juga: Ini Reaksi Ahok Disebut Sandiaga Dapat Pengawalan 200 Brimob)

Ia juga menyatakan tidak menyampaikan pengajuan penambahan pengamanan kepada pihak kepolisian. "Mungkin mereka enggak mau ambil risiko ya," ujar dia.

Menurut Ahok, penambahan pengamanan terhadap dirinya itu tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Ia juga menyatakan tidak mempermasalahkan ketatnya pengawalan ini. Ia memercayakan pengamanan tersebut kepada pihak berwajib.

"Setiap hari kan kami mesti diancam, ya santai saja. Intelijen yang lebih tahu," ujar Ahok.

Polisi: Tak Ada Pengetatan Pengawalan terhadap Ahok

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Polda Metro Jaya membantah ada pengetatan pengawalan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, pengawalan terhadap Ahok sudah sesuai prosedur tetap.

"Itu memang sudah lama, pengamanan terhadap gubernur atau wakil Gubernur DKI ada 10 anggota Brimob yang menjaga kediamannya," ujar Awi kepada Kompas.com, Rabu (14/9/2016).

Awi menyampaikan, pengawalan semacam itu bukan hanya untuk Ahok, melainkan kepada semua pejabat negara maupun pejabat daerah.

Ia menuturkan, 10 anggota Brimob tersebut merupakan pengawalan yang melekat.

Mengenai acara gubernur yang dijaga sejumlah polisi bersenjata, Awi menyampaikan bahwa pengamanan semacam itu situasional.

"Kalau bawa senjata ataupun tidak itu kan dilihat ancamannya. Itu kan memang sudah sesuai kalau Brimob bawa senjata, kan memang itu tugasnya," ucap dia.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kabiro Ops Polda Metro Jaya Kombes Verdianto menyampaikan, tidak ada permintaan khusus dari Ahok mengenai penambahan pengawalan.

"Tidak ada (permintaan pengawalan tambahan), paling hanya ada dua anggota. Itu pun berpakaian preman," ujar dia.

Verdianto mengatakan, polisi memberikan pengamanan serta perlindungan terhadap siapa saja yang membutuhkan.

Jika masyarakat membutuhkan pengamanan, polisi siap mengamankan. Oleh karena itu, menurut dia, pengerahan personel keamanan tersebut tidak hanya berlaku untuk para pejabat negara ataupun pejabat daerah.

"Tidak ada yang berlebihan. Masyarakat yang butuh perlindungan saja kami lindungi, apalagi pejabat ada yang mau ganggu, pasti kami lindungilah," kata Verdianto.

Adapun Ahok tampak dikawal puluhan polisi bersenjata yang menggunakan sepeda motor usai acara peresmian Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (13/9/2016).

Sebelum acara peresmian Pasar Kebon Bawang, Ahok beberapa kali menerima penolakan dari warga saat akan menghadiri acara di suatu wilayah.

Salah satunya adalah penolakan saat Ahok menghadiri acara peresmian Pasar Kampung Duri, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/9/2016). Saat itu, ia juga sempat dikawal pasukan polisi bersenjata.

sumber
http://www.suara.com/news/2016/09/13/115900/ahok-klaim-bayar-sendiri-polisi-yang-mengawalnya
http://megapolitan.kompas.com/read/2016/09/14/08150491/pengamanan.terhadap.ahok.yang.semakin.ketat.
http://megapolitan.kompas.com/read/2016/09/14/09010991/polisi.tak.ada.pengetatan.pengawalan.terhadap.ahok.
Diubah oleh manjuntak15 14-09-2016 11:06
0
1.5K
13
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.