TS
metrotvnews.com
Beragam Kemungkinan soal Sikap Tenang Jessica

Metrotvnews.com, Jakarta: Psikolog Klinis Antonia Ratih Andjayani menyebut Jessica Kumala Wongso pandai membawa diri dan tahu apa yang dia hadapi. Hal itulah yang membikin Jessica nampak selalu tenang dalam setiap persidangan.
Ada banyak kemungkinan soal sikap tenang Jessica. Kriminolog Erlangga Masdiana coba membaca perilaku tenang Jessica dari sisi keilmuwannya.
Jika bicara lumrah atau tidak lumrah, kata Erlangga, itu sulit disimpulkan secara matematis. Tapi yang jelas, ada beberapa hal yang memungkinan seorang pembunuh, bisa bertindak tenang.
Pertama, dia biasa melakukan tindakan pembunuhan. Erlangga mengambil contoh para penjagal hewan. Kegiatannya yang saban hari melihat hewan mati dihadapannya, itu jadi kebiasaan yang membikin dia tenang dan merasa tidak bersalah.
"Tapi kalau buat orang yang pertama kali, pasti gelisah dan gundah gulana. Penuh rasa bersalah dan sebagainya," ungkap Erlangga kepada Metrotvnews.com, Rabu (24/8/2016).

Jessica Kumala Wongso menyimak keterangan Natalia Widiasih Raharjanti di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin 15 Agustus 2016. Foto: MI/Susanto.
Lihat: Psikiater Sebut Ada Lima Inkonsistensi dari Keterangan Jessica
Kemungkinan kedua, Erlangga menduga lebih ekstrim. Si pembunuh biasanya doyan mengonsumsi obat penenang. Ada juga, kemungkinan seseorang yang biasa melihat kejadian meninggalnya seseorang dihadapannya.
Dalam konteks kasus Jessica, Erlangga menyebut asumsi kedua boleh jadi berkaitan. Erlangga melihat tenangnya Jessica ketika Wayan Mirna semaput dihadapannya akibat Jessica terbiasa dalam kondisi itu. Erlangga mengacu pada informasi yang diterimanya kalau Jessica pernah bekerja di ambulan rumah sakit di Australia.
"Sopir ambulan misalnya, biasa saja lihat mayat. Jadi sudah ada memang proses pembiasaan yang membuatnya tenang," sebut Erlangga.
Baca: Ibu dan Pengacara yang Membuat Jessica Kuat
Namun, Erlangga menyebut bisa juga sikap tenang yang ditunjukan Jessica lantaran memang tak bersalah atas tewasnya Mirna.
"Ada orang yang memang tidak bersalah dan menganggapnya bukan persoalan yang berhubungan dengan saya. Sehingga bisa tenang," tambah Erlangga.

Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (kanan) mendengarkan ketarangan saksi saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (15/8). Sidang tersebut menghadirkan saksi ahli psikologi. ANTARA.
Tapi, kata Erlangga, kalau pun Jessica merasa tidak pernah merasa ada kaitannya dengan meninggalnya Wayan Mirna, mestinya tidak setenang itu. Erlangga menyebut kegelisahan biasanya tetap ada dan terlihat.
"Dan itu yang dialami oleh Hani," kata Erlangga.
Baca: Ini Serangkaian Tes Tim Psikiatri Forensik Terhadap Jessica
Menyoal Jessica belum juga mengaku, kata Erlangga, itu biasa. Hal tersebut lumrah dilakukan seseorang yang terjerat kasus hukum.
"Pelaku kejahatan selalu berusaha meringankan hukuman atau terbebas sama sekali dari peristiwa itu," ujar Erlangga.
Besok, sidang kasus kematian Wayan Mirna akibat minum kopi bersianida bakal kembali digelar. Sidang disebut bakal kembali menghadirkan saksi ahli yang tak sempat memberikan keterangan pada sidang sebelumnya. Ya, memang sidang pekan lalu diskors lantaran Jessica sakit.
Sidang yang mestinya berlanjut malam hari dengan mendengarkan keterangan ahli forensik yang kedua, urung dilakukan. Sidang diajdwalkan kembali esok.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...tenang-jessica
---
Kumpulan Berita Terkait KEMATIAN MIRNA :
-
Beragam Kemungkinan soal Sikap Tenang Jessica-
Kecerdasan Jessica tak Korelatif dengan Kasus Mirna-
Ada Saksi Kunci Lain yang Lihat Mirna Semaput Usai Seruput Kopianasabila memberi reputasi
1
1.9K
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Medcom.id
23KThread•622Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya