Kaskus

Story

deferedAvatar border
TS
defered
Catatan Si bodoh Dari Nita
 Catatan Si bodoh Dari Nita


Hampir setiap orang di dunia ini pernah mengalami keputus asaan. Tak terkecuali saya sendiri, putus asa ketika saya tak tahu lagi harus berbuat apa, ketika saya menjadi seorang galau-ers, ketika saya tak menemukan titik terang dalam setiap permasalahan , dan ketika banyak lagi hal yang membuat saya pesimis dan selalu saja mengeluh.
Hingga saya mulai mengerti, bahwa terus mengeluh dan menyalahkan keadaan tak merubah apapun dalam kehidupan saya. yg ada hanyalah tenggelam dan mabuk di dalam 'laut galau', update status galau, pm BBM galau, pokoknya serba-serbi galau.

Satu hal yg paling saya benci pada diri saya, yaitu kebodohan. Hal yang membuat saya merasa malu, membuat saya di cela dan di olok-olok oleh orang lain, dan tak berani banyak bicara karena takut ketahuan kalau saya ini bodoh. Daya tanggap saya kurang., sehingga orang-orang di sekitar saya mungkin merasa jengkel dengan kelemotan otak saya sehingga begitu banyak kesalahan ketika saya di mintai tolong untuk melakukan sesuatu atau mengingat sesuatu karena saya kurang tanggap dan sulit memahami apa yang orang lain bicarakan. untuk menghindari kesalahan tersebut, saya selalu meminta teman saya mengulangi perkatanya sejelas mungkin. dan hal itu membuat saya di juluki LOLA (Loading Lama) oleh mereka.

Kadang saya berfikir apa penyebab parasit yg bernama kebodohan ini melekat pada diri saya, sehingga saya begitu berbeda dengan orang lain yang jelas memang lebih pintar dari saya. apakah Karena waktu kecil kepala saya sering kejedut, ataukah kurang vitamin dan ASI. Ah entah lah (baca:bodo amat) masa kecil biarlah masa kecil toh saya hiduppun bukan untuk masa kecil yang terpenting sekarang adalah terus belajar dan tidak pernah mau kenal lagi dengan mahluk yang bernama putus asa.

Bukan karena saya bodoh, tapi walaupun saya bodoh saya akan Terus belajar. Seperti perjuangan seekor siput, walalupun dia lelet tapi dia tidak pernah berhenti ataupun mundur. Tak peduli jika nanti dia akan Terinjak ataupun mati terinjak di tengah jalan, yg terpenting adalah perjuangan.
Saya berfikir begitu beruntung saya tidak hidup di jaman RA kartini dulu, ketika setiap wanita di mestikan diam di kamar mengurung diri sambil nungguin jodoh. Begitu banyak kesempatan untuk mencari pengalaman dan wawasan. Burung dalam sangkarpun dapat terbang bebas walaupun cakar dan paruhnya terluka. lalu kenapa saya tak bisa membebaskan diri dari si 'parasit bodoh', padahal jelas-jelas saya tidak terkurung dalam sangkar.

di perpustakaan sekolah saya dulu tertempel sebuah poster bertuliskan "Buku adalah jendela segala pengetahuan". ya, saya setuju seratus persen, bahkan jika tak ada jendela saya akan mencari pintu, jika pintupun tak ada maka tentu saja saya akan membobrok temboknya sampai hancur. Karna setiap centimeter rasa keingintahuan dalam otak saya ini dapat mengahncurkan segalanya yang menghalangi saya.
seburuk apapun tulisan di situ pasti ada informasi, bacalah apapun yg bisa kita baca, bukankah di dalam kitabpun kita di anjurkan untuk membaca?
semangat saya semakin menggebu ketika saya mendengar kisah Agatha Cristy penulis terkenal, Pablo Picasso, Thomas Alfaedison dan manusia-manusia lain yg dulunya adalah seorang buta huruf dan kemudian bisa menghasilkan sesuatu yg luar biasa .
ya jadi si bodoh saya ini tak akan pernah patah semangat ataupun putus asa lagi, bagaimanapun hasil nya nanti yg penting saya mau belajar.
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
2.4K
14
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33.1KThread•55KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.