- Beranda
- Berita dan Politik
ISI Yogyakarta Tolak Ormas HTI Masuk Kampus Mereka
...
TS
pascrot
ISI Yogyakarta Tolak Ormas HTI Masuk Kampus Mereka

VIVA.co.id – Sholawatan bergema di depan Rektorat kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta usai salat Jumat di masjid yang ada di dalam lingkungan kampus para seniman ini.
Tampak sebuah panggung dengan ukuran lebar sekitar tiga meter panjang sekitar delapan meter dilapisi karpet warna biru. Di belakang panggung tampak spanduk bertuliskan Bina Insan Seni Pancasila, di sisi kiri panggung sebuah spanduk putih bertuliskan Mahasiswa Butuh Ruang Apresiasi dan Kreasi, Ormas Orpol dan Sejenisnya Diharamkan Masuk Kawasan ISI. Lambang Burung Garuda juga tampak dipasang di sisi kanan dan kiri panggung.
Ratusan masa yang sebagian besar mahasiswa ISI Yogya tampak berdiri dan membawa poster bertuliskan "ISI TOLAK HTI". "Apakah lagu kita masih Indonesia Raya?" ISI bersatu tolak HTI, ISI bersatu tak bisa dikalahkan," kata Marwan, koordinator aksi damai ISI Tolak HTI, Jumat 17 Juni 2016. Aksi tersebut juga dihadiri alumni ISI yang kini telah berkarya di luar negeri seperti di Suriname, Eropa dan masih banyak lagi.
"Mereka pulang karena peduli bahwa ISI tidak boleh dimasuki HTI yang jelas-jelas akan mendirikan kilafah dan tidak berdasarkan Pancasila," tutur Marwan. Meski aksi ditujukan secara tegas menolak HTI di Kampus ISI, namun kemasan aksi cukup unik hal ini mengingat kampus ISI pencetak seniman-seniman hebat di Indonesia.
Aksi berlangsung cukup unik, Rektor ISI Yogya, Agus Burhan, dipercaya untuk membacakan teks Pancasila didampingi oleh para wakil rektor dan para dekan.
Sementara dalam deklarasi ISI Tolak HTI yang dibacakan oleh salah satu alumni meminta agar pimpinan ISI segera menerbitkan SK yang melarang segala aktivitas HTI di lingkungan kampus.
Kemudian mengajak seluruh pemangku kepentingan di lingkungan kampus ISI untuk melawan segala bentuk gerakan yang anti Pancasila di lingkungan masing-masing dan mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut lebih lanjut segala aktivitas HTI yang menentang Pancasila.
"Saya jelas mendukung aksi damai ini agar kampus ISI Yogya bebas dari aktivitas HTI yang merupakan organisasi yang tidak mengakui Pancasila dan akan mendirikan kilafah di Indonesia," kata Burhan.
Caki Arep Subagyo, mahasiswa ISI Yogya mengatakan indikasi HTI telah masuk ke kampus ISI terlihat perubahan metode pembelajaran seperti dikurangi porsi menggambar mahluk hidup seperti menggambar manusia. "Dengan aksi ini tidak menentang Islam, namun ideologinya HTI bertentangan dengan Pancasila," kata dia.
http://m.news.viva.co.id/news/read/7...-kampus-mereka
Wahabi QUOTE :::: Khalifah islam harus di tegakan di NKRI ini.hukum allah dan hukum buatan manusia itu yg benar hukum allah swt.yang menolak khalifah di tegakan hnya orang kafir dan fasik
Diubah oleh pascrot 17-06-2016 18:50
0
2.5K
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.6KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya