Kaskus

News

bakanolaAvatar border
TS
bakanola
Terbukti, Saut Situmorang Kuda Troya Jokowi!
RMOL. Apapun alasannya, keikutsertaan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo bersama Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan tak bisa dibenarkan. Langkah Ketua KPK ini, apapun alasannya, sangat tidak etis.

Demikian disampaikan tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri. Rachma juga menilai, tindakan Agus ini menjatuhkan wibawa dan posisi institusi KPK, yang seharusnya independen.

"Kecuali Ketua KPK memang mendapat undangan, seperti undangan seminar soal pemberantasan korupsi," kata Rachma beberapa saat lalu (Rabu, 18/5).

Rachma mengingatkan, KPK bukanlah lembaga subordinat keperesiden. KPK dan Presiden memiliki otoritas sendiri-sendiri. Presiden hanya pembuat kebijakan, dan bukan operasional menangani penyidikan-pemeriksaan dan penangkapan layaknya hukum acara pidana.

Sementara KPK, lanjut Rachma, merupakan lembaga lex specialis yang punya kewenangan memeriksa siapapun, termasuk memeriksa Presiden. Karena itu, bila ternyata seorang presiden terlibat korupsi, dengan cara mau berada dalam romobongan presiden, apakah KPK ke depannya berani bertindak atau tidak.

"Rakyat sudah bosan dengar janji-janji pemberantasan korupsi rezim penguasa," demikian Rachma. [ysa]

http://www.rmol.co/read/2016/05/18/247064/Rachmawati:-Ketua-KPK-Sangat-Tidak-Etis-Ikut-Jokowi-Ke-Korsel-

Pantesan dia lindungi koruptor2 pendukung Jokowi dan anti HMI:

Terbukti, Saut Situmorang Kuda Troya Jokowi!
0
15K
198
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
696.1KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.