- Beranda
- Berita dan Politik
Mungkin ini Arti Budayakan Mata Merah di Video Siswi SMA Merokok di Kelas
...
TS
otake
Mungkin ini Arti Budayakan Mata Merah di Video Siswi SMA Merokok di Kelas
Bandung - Pihak BPI-2 Kota Bandung sudah melarang semua siswanya untuk merokok di lingkungan sekolah, apalagi di dalam kelas. Siswi yang ada di video merokok di dalam kelas itu disebut tak patuh aturan.
Kepala Sekolah BPI-2 Iding Sunardi mengungkapkan, pihaknya belum menentukan sanksi dua siswa R dan T. Keduanya sudah di kelas III dan baru saja menyelesaikan UN.
"Sanksi terberatnya bisa saja tidak lulus," ujar Iding ditemui di SMA BPI-2, Jalan Burangrang, Jumat (8/4/2016).
Di sekolahnya R, siswi yang merokok dalam video tersebut, belum pernah tersandung masalah terkait rokok. Namun, kata Iding, R kerap terlambat dan bolos sekolah.
"Belum pernah ditangani masalah rokok atau obat. Seringnya ditangani karena kesiangan saja. Di kelas suka tidur," ucapnya.
Menurut Iding, R kerap kesiangan dan bolos sekolah karena malam hari R bekerja freelance sebagai Disc Jockey.
"Dia sering ditangani karena kesiangan, dia kerja malam, jadi DJ. Padahal rumahnya dekat. Ke sekolah jalan kaki. Mungkin budayakan mata merah itu budayakan tidur di kelas. Kalau ngantuk kan matanya merah," terangnya.
Menurut Iding, pihak sekolah sudah jelas melarang siswa merokok di lingkungan sekolah. Jika ada yang kepergok, tak segan pihak sekolah memberikan sanksi.
"Selama ini kebanyakan yang kepergok laki-laki. Belum pernah ada perempuan. Biasanya saya panggil orang tuanya dan diskors sampai 7 hari," tegasnya.
(avi/dra)
VIDEO NYA
Kepala Sekolah BPI-2 Iding Sunardi mengungkapkan, pihaknya belum menentukan sanksi dua siswa R dan T. Keduanya sudah di kelas III dan baru saja menyelesaikan UN.
"Sanksi terberatnya bisa saja tidak lulus," ujar Iding ditemui di SMA BPI-2, Jalan Burangrang, Jumat (8/4/2016).
Di sekolahnya R, siswi yang merokok dalam video tersebut, belum pernah tersandung masalah terkait rokok. Namun, kata Iding, R kerap terlambat dan bolos sekolah.
"Belum pernah ditangani masalah rokok atau obat. Seringnya ditangani karena kesiangan saja. Di kelas suka tidur," ucapnya.
Menurut Iding, R kerap kesiangan dan bolos sekolah karena malam hari R bekerja freelance sebagai Disc Jockey.
"Dia sering ditangani karena kesiangan, dia kerja malam, jadi DJ. Padahal rumahnya dekat. Ke sekolah jalan kaki. Mungkin budayakan mata merah itu budayakan tidur di kelas. Kalau ngantuk kan matanya merah," terangnya.
Menurut Iding, pihak sekolah sudah jelas melarang siswa merokok di lingkungan sekolah. Jika ada yang kepergok, tak segan pihak sekolah memberikan sanksi.
"Selama ini kebanyakan yang kepergok laki-laki. Belum pernah ada perempuan. Biasanya saya panggil orang tuanya dan diskors sampai 7 hari," tegasnya.
(avi/dra)
VIDEO NYA
0
13.3K
36
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.2KThread•57.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya