Quote:
Paket Terlambat, Konsumen JNE Rugi Puluhan Juta
adminmetro by adminmetro | @ | March 31, 2016 12:15 am
sumber
MEDAN – Pelayanan perusahaan pengiriman barang dan logistik nasional, JNE (Jalur Nugraha Ekakurir), diprotes seorang konsumennya bernama Agus Ramadhan (37) warga Jalan Karya Ujung, Gang Karanganyar, No.12, Medan.
Protes ini disampaikan Agus, pasca terlambatnya pengiriman paket keluarganya dari Jakarta berisi KTP dan KK, Senin (28/3) lalu. Dimana, paket dimaksud untuk keperluan pengurusan proses BPJS mertuanya, Kiraman Sihotang yang masuk ICU di RS Royal Prima Medan.
“Abang ipar di Jakarta bayar paket ekspres JNE yang sampai paling lama satu hari. Namun nyatanya sampai Rabu baru kami terima paketnya,” keluh Agus kecewa.
Yang menjadi masalah, pihak rumah sakit hanya memberi batas waktu 2 hari atau paling lambat Selasa (29/3) kemarin untuk proses kelengkapan BPJS itu. Karena lewat, otomatis biaya medis mertuanya yang diharapkan bisa BPJS akhirnya menjadi umum.
“Kami jadinya harus membayar biaya rumah sakit hingga puluhan juta rupiah gara-gara paket JNE yang tidak profesional ini,” kecam Agus yang semakin terpukul karena Ayah istrinya itu akhirnya meninggal dunia pada Rabu pagi.
Lanjut Agus, dirinya telah berupaya meminta pertanggungjawaban pihak JNE dengan mengontak costumer service (CS). Namun jawaban yang diterima tidak memuaskan.
“CS-nya bilang sesuai prosedur JNE hanya bisa membayar klaim pengembalian ongkos kirim dan klaim asuransi, serta mempersilahkan hak konsumen untuk menyatakan rasa tidak puas pelayanan JNE di koran,” kesal Agus.
Bermodal penjelasan Agus, wartawan melakukan konfirmasi ke JNE Medan di Jalan Brigjen Katamso dekat simpang Pelangi Medan. Hasilnya, seorang Costumer Service (CS) bernama Sherly menegaskan pihaknya sudah mengantar paket tersebut sehari setelah pengiriman. “Kurir kita sudah mengantarnya ke rumah konsumen tapi rumahnya tertutup dan tidak ada orang,” sebutnya. (ras/fit)
10
dulu pernah juga pakai paket YESnya JNE, yakin esok sampai, ternyata tidak sampai besoknya.
