Kaskus

Food & Travel

pranataandriAvatar border
TS
pranataandri
FIELD TRIP STORY GUNUNG MERBABU VIA SELO 20-21 Februari 2016
FIELD TRIP STORY GUNUNG MERBABU VIA SELO 20-21 Februari 2016

FIELD TRIP STORY GUNUNG MERBABU VIA SELO 20-21 Februari 2016


SELAMAT PAGI!!!


Yoo Whatsup! Setelah kemarin Januari sempet main air di Curug Leuwi Hejodi post kali ini Ane mau sharing pengalaman jalan-jalan seru ke Gunung Merbabu kemarin, 20-21 Februari 2016. Alhamdulillah perjalanan kemarin termasuk perjalanan hoki Ane yang kesekian, karena Tuhan masih mengizinkan kami melihat keindahan merbabu dari Puncak, dari sunrise-nya hingga trek dan cuaca yang tergolong masih bersahabat. Oia, sebelunya kenalin dulu travel mate Ane pada trip kali ini.

Spoiler for Dari kiri ke kanan (Andri, Dion, Luthfi, Adhi):

Dokumentasi yang ada di blog ini menggunakan
1. Gopro Hero 4 Silver
2. Samsung Galaxy S5

Kita start aja yaa ceritanya, bakal panjang nih emoticon-Stick Out TongueUntuk detail rute dan cost Ane rekap dibagian paling bawah ya

Spoiler for Watu Lumpang menuju puncak Merbabu:

Day 1 : Prologue

Dimulai dari perjalanan Ane dari Jakarta. Hanya Ane dan Dion yang berangkat dari Jakarta, Luthfi memang lagi ada kerjaan di Semarang kbetulan doi memang asli Semarang emoticon-Big Grindan Adhi berangkat sendiri dari Bandung. Ane start berangkat dari Cawang (rumah Ane) jam 21:00 menuju ke Stasiun Pasar Senen, sedangkan Dion dengan posisi gambling karena dia baru mendarat di Cengkareng jam 21:00 karena sebelumnya ada kerjaan di Pontianak. Ane miscalculated karena Ane pikir jam 9 malam busway bakal sama banyak dengan saat siang. Ternyata jarang banget! hampir 15 menit sekali. Ngebuat Ane deg-degan terus hahaha. Ditambah, Ane salah transit, untuk mencapai stasiun Pasar Senen, dari Cawang harus transit dulu ke Cempaka Mas, dan Ane transit di Cempaka Putih!! Dan mengulang proses tunggu selama 20 menit. Ditambah, menunggu bis lagi di halte transitnya. HUFT! Akhirnya, Ane berhasil sampai Stasiun Pasar Senen selama kurang lebih 1 jam 45 menit (gila aje udah kek jalan ke Bandung emoticon-Frown ). Kesialan masih berlanjut, dimana saat ngeprint tiket saking paniknya, Ane main tarik tiket dari mesin cetak sehingga, almost robek!! Fyi Kami mengambil kereta Kertajaya Tambahan keberangkatan jam 23:15 hari Jumat.

Spoiler for Foto tiket (dibagus-bagusin biar bisa di post di sosmed hehe):

Nah tinggal nunggu nasib Dion. Jam 21:30 Dia masih antri bagasi, jam 22:00 masih antri taxi sampai 22:30. Ane sih jujur udah hopeless, tiketnya Dion Ane tinggal di security, supaya nanti KALO memang hoki, ya dion bisa langsung ambil tiketnya emoticon-Big GrinTernyata keberuntungan berpihak pada kami, Dion berhasil membujuk supir taksinya supaya bisa melaju kek Vin Diesel di Fast Furious, sehingga Dion sampai Pasar Senen dari Cengkareng sekitar jam 23:10, WHAT A LUCK! Akhirnya kami berdua berkumpul di Pasar Senen dan siap jalan ke Semarang Tawang!

Travel Tips:
1. Ane anaknya bukan ojek online banget sih emoticon-Frown mending kalo mau aman dan murah, naik ojek online. Dijamin bakal sampai tidak tergesa-gesa deh. HUFT!
2. “Mending bertanya daripada sotoy” – Andri 2016. Kalo sotoy ntar kayak Ane salah transit, haha.

Spoiler for Map perjalanan ke Merbabu via Selo:

Day 2 : Perjalanan Dimulai!

Sampai juga di Semarang Tawang kurang lebih Jam 06:10. Di Semarang, kami dapat bantuan lagi dari teman sekaligus keluarga kami, namanya Rodia Mardia (Odi). Kerja di Semarang dan tinggal sementara (kos) di sini. Kami diperbolehkan singgah ke kosannya dan boleh juga minjem motornya! Alhamdulillah wey! hehe. Tapi kebetulan Odi sedang ada keperluan di Bandung, jadi ga bisa nemenin keberangkatan kami juga. Akhirnya kunci-kuncinya dititipkan ke teman kosnya Odi. Singkat cerita, Ane dan Dion, beres-beres dan istirahat dulu sebentar di kos Odi. Jam 10:00 berkumpul dengan Luthfi dan Adhi di kos Odi, sarapan dulu lalu jam 11:20 kami berangkat menuju tempat penyewaan peralatan outdoor di daerah Undip. Kenapa sih harus ke Undip? ya karena murah lah! hahaha. Disini memang sudah terkenal dengan tempat peminjaman peralatan outdoor yang murahnya.

Spoiler for Dokumentasi Sebelum mulai perjalanan:


Day 2: Perjalanan Eksplor Gunung Merbabu via Selo

Jam 12:10 kami sampai di tempat peminjaman alat di dekat kampus Undip, kami repacking sedikit, lalu beranjak ke Pom Bensin Undip untuk isi bensin dan Shalat Zuhur. Lalu langsung berangkat menuju Selo. Perjalanan ke Selo dari semarang memakan waktu 3 jam lebih, jadi prepare fisik dan pantat aja, sakit bosh!! T_T Perjalanan ke Selo ambil arah mau ke Jogja dan Boyolali, ikuti jalan besar terus sampai area Cepogo (bukan Ciripa… *apaan si ndri). Jam 15:10 kami sampai di pertigaan Selo. Pertigaan ini ditandai dengan adanya Masjid. Di pertigaan ini, kalau terus ke Barat, maka akan sampai Pos 0 pendakian Merapi, kami ambil arah Utara untuk menuju basecamp pendakian Merbabu . dari spot ini Gunung Merapi sangat terlihat, Sayang kemarin kami hujan dan berkabut. Setelah shalat kami numpang makan pecel ayam di dekat masjid, lalu jam 16:40 kami menuju basecamp pendakian (Basecamp Pak Parman). Jam 17:00 kami tiba di basecamp, melakukan registrasi dulu lalu 17:40 kami start di Pos 0 1836 Mdpl, berdoa dan siap berangkat!

Spoiler for Let’s Get it Started:


Dari Pos 0 menuju Post 1 kurang lebih 1 jam, sudah dengan jalan santai dan tidak tergesa-gesa. 18:40 kami sampai di Pos 1 Dok Malang, istirahat sebentar, lalu berangkat lagi menuju Pos Bayangan (Pos Kota, Simpang Macan), Perjalanan ke Simpang Macan kurang lebih 30 menit, jam 19:15 kami sudah sampai di Pos Bayangan ini. Kami istirahat sebentar, lalu segera menuju ke Pos 2. Plus! di pos ini sudah mulai gerimis jadi kami prepare menggunakan jas hujan, lalu lanjut jalan lagi. Setelah melewati jalan yang mulai agak becek dan gelap sekitar jam 19:50 kami sampai di Pos 2, hujan berhenti dan kami istirahat sebentar memandangi langit sambil makan sukro (ssedap emoticon-Stick Out Tongue).

Spoiler for Foto di Pos 2 diambil saat turun gunung:

Demi mengejar puncak gemilang cahaya, kami segera bersiap untuk menuju Pos 3 Batu Tulis. Kurang lebih 40 menit perjalanan (20:30) akhirnya kami sampai di Pos Batu Tulis. Disini kami berempat saling berargumentasi. Luthfi yang sudah pernah kesini 2x menyarankan kami untuk camp disini, besok baru kejar summit. Ane dan Adhi, merasa masih bisa untuk sampai Sabana 1, tapi Luthfi ada pengalaman kurang enak ditambah lagi agak gerimis, pasti sulit sampai atas. Tapi Ane masih belum percaya sebelum membuktikan sendiri. Akhirnya setelah musyawarah nasional Golkar (apaan tau), akhirnya kita memilih untuk camp di Batu Tulis. Agak sedikit kecewa sih, tapi yasudah keputusan bersama. Target kita summit dari jam 3. Kami langsung segera menggelar tenda, dan disaat yang berdekatan, kabut turun dari arah puncak Sabana 1, HUFT! Ternyata keputusan yang pas memang camp di area ini. Ga kebayang kalau sampe kami lanjut jalan dan di tengah-tengah tebing curam itu ada kabut. Sebelum tidur kami masak mie rebus dulu untuk mengisi perut, ngobrol sebentar lalu tidur, bersiap memulai petualangan baru esok hari emoticon-Big Grin

Travel Tips :

1. kalau ambil perjalanan malam seperti kami, kami sarankan memang camp di Batu Tulis, supaya bisa lebih fit saat summit attack dan tidak ribet membawa carrier saat melewati medan Batu Tulis-Sabana 1.

Spoiler for Dokumentasi Sabana 1 dan Sabana 2:

Day 3 : Summit Attack!

Jam 3! Dingin banget, tidur dulu. Jam 3:15 wew dingin! Tidur lagi. 3:30 wey ga jalan2 nih haha. Ane langsung bangunin yang lain agar siap beranjak dari sleeping bag, repacking, dan bergerak. Tepat jam 04:00 kami berangkat menuju Sabana 1. Betul yang dikatakan Luthfi, ada banyak jalur sebenarnya menuju sabana 1, tapi karena gelapnya malam dan team yang sedikit akhirnya kami mengambil random jalur tersebut. Disini Ane paling depan menggantikan Luthfi sebagai penunjuk arah. Saking terjalnya Ane sampai merangkak-rangkak tanpa lihat kebelakang karena pasti gak enak T_T Sampai satu saat Ane salah mengambil jalur karena tidak ada jalur lainnya dan sisi kiri kanan kami terjal. Hampir 45 menit akhirnya kami sampai Sabana 1. Disini Luthfi menunjukkan ada spot bagus untuk melihat sunrise. Di spot tersebut sudah ada 1 tenda yang sudah menanti munculnya sunrise. Gopro Ane sudah ready untuk mengambil timelapse sunrise, akan tetapi awannya terlalu banyak, sehingga matahari pun terhalang awan. Kecewa sih, baterai gopro habis buat men-timelapse hal yang gak pasti, seperti kamu yang udah nge-php in aku emoticon-Frown(Lah curhat) hahaha. Kami langsung prepare menuju puncak yang lebih tinggi lagi! Jam 05:30 setelah kami shalat Subuh, langsung beranjak menuju Sabana 2. Disini kami berfoto-foto sejenak sambil menikmati matahari yang keluar malu-malu dari balik awan.

Spoiler for Summit Attack:


kamipun sampai Sabana 2. Dengan berbekal sisa separuh botol aqua 1,5 Ml untuk berempat, kami tetap memiliki tekad untuk sampai ke atas. Melewati Watu Lumpang, menuju puncak kami banyak berhenti dikarenakan melihat hal-hal yang indah, gradasi gunung Merapi dan Sabana 2 dan 1 yang terlihat dari atas. (alesan, padahal mah gempor bosh!! emoticon-Big Grin). Tak buang waktu lama, akhirnya kami menyegerakan menuju Puncak Triangulasi. 08:30, akhirnya kami sampai di puncak Triangulasi. Dari sini harusnya kami bisa melihat pemandangan yang super epic, tapi karena agak berkabut jadi yaa tidak sebagus yang diceritakan di blog lain emoticon-Big Grintapi kami cukup senang akhirnya Ane, Adhi, Dion, untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di puncak Merbabu ini! Tidak lama di puncak triangulasi, akhirnya kami menuju Puncak Kenteng Songo (Kenteng 9). Di puncak ini ada 4 Kenteng di dekat Plang “Puncak”, dan konon katanya, 5 kenteng lainnya hanya dapat dilihat oleh mata batin saja, Wallahu A’lam. Berhubung waktu telah menunjukkan pukul 09:30 dan kabut sudah mulai datang akhirnya kami turun menuju camp kami. Perjalanan turun dari puncak ke Batu Tulis kurang lebih 1 Jam 30 menit.

Spoiler for Jejak di Puncak Kenteng Songo:

Travel Tips :
1. jangan lupa bawa minum lebih saat summit yaa!

Spoiler for Nungguin abang-abang foto tulisan /:(/:

Day 3 : Epilogue

Jam 11:00 setelah kami berempat sarapan, akhirnya kami sedikit selonjoran dulu menikmati suasana gunung yang sedang berkabut, tiba-tiba kami dibangunkan oleh alarm pulang sekolah (suara gemuruh langit pertanda hujan), yap akhirnya kami segera beres-beres, packing, dan bongkar tenda. Jam 12 kami siap turun dari Batu tulis, perjalanan turun kami di ramaikan oleh hujan kecil. Total perjalanan turun kami dari Batu Tulis kurang lebih 1 Jam 30 Menit. Kami sempat mampir di basecamp Pak Rahman lagi karena Luthfi ingin menyempatkan mandi disana, akan tetapi karena ada orang yang memakai kamar mandinya akhirnya kami pulang langsung mencari Masjid/Musholla terdekat. Kami tidak mampir lagi ke Selo, langsung menuju Cepogo dan hantam ke Semarang. Selama 4 jam perjalanan akhirnya kami sampai kembali di Undip untuk mengembalikan barang pinjaman, lalu kami perbaikan gizi di Restoran Padang Murah di dekat Undip (Namanya emang Padang Murah emoticon-Big Grinharganya juga cocok buat kantong backpacker juga hehe) kemudian kami kembali ke kos Odi, beres-beres, dan menunggu jam perjalanan pulang kami kembali ke habitat masing-masing. Ane dan Dyon mengambil kereta Kertajaya lagi, keberangkatan Senin Jam 01:42 pagi, tiba di pasar Senen jam 08:23, langsung kembali beraktivitaaaas emoticon-Big Grin (kerja brai hehe)
Spoiler for ALHAMDULILLAH:

Spoiler for The Route of The Trip Summary ::

Spoiler for Trip Cost perorang ::


Mahal di tiket dan temen-temen bisa ngepress budget di peralatan dan konsumsi di camp emoticon-Smilie

Ini ada video perjalanan ane kemarin, monggo di comment, like atau dislike bebaas :



Thanks to
Rodia Mardia (Odi, pemberi pinjaman Kosan dan Motor, It helped us a lot for sure!!)
Luthfi Septa si anak gunung (Luthfi)
Adhi Hidayatullah (Adhi)
Rachmat Herdyono (Dion)

Apabila ada yang mau ditanyakan, monggo bisa ke :

Whatsapp : 0812-8595-7887

Line : pranataandri

Follow instagram Ane juga yaa buat liat2 hasil dokumentasi Ane selama perjalanan trip kemanapun

Instagram : pranataandrii

Mampir juga ke Blog ane untuk cerita yang lebih banyak : www.thenomaddict.wordpress.com

“Never Stop Exploring Indonesia”

emoticon-Travelleremoticon-Traveller emoticon-Traveller

FIELD TRIP STORY GUNUNG MERBABU VIA SELO 20-21 Februari 2016

See You Later Fellas!
Diubah oleh pranataandri 29-02-2016 20:01
0
3.4K
8
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Cerita Pejalan Domestik
Cerita Pejalan Domestik
KASKUS Official
2.1KThread3.1KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.