- Beranda
- The Lounge
GOOD NEWS , nda cuma DI JAWA, KALIMANTAN BAKAL PUNYA
...
TS
mugen.sukoyomi
GOOD NEWS , nda cuma DI JAWA, KALIMANTAN BAKAL PUNYA
Numpang mejeng gan , moga dapat


Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) Rusia, Denis Manturov bersama delegasi, datang menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jumat ini. Tujuan dari kedatangan Manturov untuk menyampaikan surat dari Presiden Rusia Vladimir Putin sekaligus membicarakan tentang kerjasama ekonomi antara Pemerintah Indonesia dan Rusia.
Salah satunya adalah soal investasi dari pihak Rusia untuk membangun Jalur Kereta Api di Kalimantan. Adapun investor yang menanamkan modal dalam proyek ini adalah perusahaan asal Rusia, Russian Rail Ways. Rusia menyiapkan dana kurang lebih US$ 2,5 miliar atau setara dengan Rp 35 triliun (estimasi kurs: Rp 14.000 per dolar AS) untuk pembangunan Jalur Kereta Api tersebut.
Rencananya, dana tersebut akan dipergunakan secara bertahap selama 4 fase. Diharapkan, infrastruktur Rel Kereta Api tersebut bisa selesai pada 2020 dan langsung bisa digunakan. Untuk mengerjakan proyek tersebut Perusahaan Kereta Api asal Rusia sudah membentuk anak usaha di Kalimantan yang dinamakan Borneo Raiways.
Selain pembangunan Jalur Kereta Api, Pemerintah Rusia juga tertarik untuk ikut berinvestasi dalam Industri Pesawat Indonesia. Hal itu dilakukan dengan terus menyuplai unit pesawat hingga 10 tahun ke depan. Pemerintah Rusia juga tertarik untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Namun minat tersebut masih secara umum, belum berbentuk rencana investasi
Untuk diketahui, Jalur Kereta Trans Kalimantan memiliki panjang 713,01 kilometer. Nantinya Trans Kalimantan akan melayani 4 rute diantaranya adalah rute Tanjung-Paringin-Barabai-Kendangan-Rantau-Martapura-Banjarbaru-Bandara Syamsuddin Noor-Banjarmasin sepanjang 196,27 kilometer.
MOGA HT



Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) Rusia, Denis Manturov bersama delegasi, datang menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jumat ini. Tujuan dari kedatangan Manturov untuk menyampaikan surat dari Presiden Rusia Vladimir Putin sekaligus membicarakan tentang kerjasama ekonomi antara Pemerintah Indonesia dan Rusia.
Salah satunya adalah soal investasi dari pihak Rusia untuk membangun Jalur Kereta Api di Kalimantan. Adapun investor yang menanamkan modal dalam proyek ini adalah perusahaan asal Rusia, Russian Rail Ways. Rusia menyiapkan dana kurang lebih US$ 2,5 miliar atau setara dengan Rp 35 triliun (estimasi kurs: Rp 14.000 per dolar AS) untuk pembangunan Jalur Kereta Api tersebut.
Spoiler for kereta api :
Rencananya, dana tersebut akan dipergunakan secara bertahap selama 4 fase. Diharapkan, infrastruktur Rel Kereta Api tersebut bisa selesai pada 2020 dan langsung bisa digunakan. Untuk mengerjakan proyek tersebut Perusahaan Kereta Api asal Rusia sudah membentuk anak usaha di Kalimantan yang dinamakan Borneo Raiways.
Selain pembangunan Jalur Kereta Api, Pemerintah Rusia juga tertarik untuk ikut berinvestasi dalam Industri Pesawat Indonesia. Hal itu dilakukan dengan terus menyuplai unit pesawat hingga 10 tahun ke depan. Pemerintah Rusia juga tertarik untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia. Namun minat tersebut masih secara umum, belum berbentuk rencana investasi
Untuk diketahui, Jalur Kereta Trans Kalimantan memiliki panjang 713,01 kilometer. Nantinya Trans Kalimantan akan melayani 4 rute diantaranya adalah rute Tanjung-Paringin-Barabai-Kendangan-Rantau-Martapura-Banjarbaru-Bandara Syamsuddin Noor-Banjarmasin sepanjang 196,27 kilometer.
MOGA HT

Diubah oleh mugen.sukoyomi 12-01-2016 08:27
0
4.4K
40
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•105.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya
