Kaskus

News

anjelialaksmiAvatar border
TS
anjelialaksmi
Bergabungnya PAN ke Pemerintah Bukan Sekedar Cek Kosong
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wacana reshuffle kedua kalinya dalam pemerintahan Jokowi- JK semakin santer terdengar.

Begitu juga, tarik-menarik kepentingan di tengah isu reshuffle semakin terbuka, walaupun pihak Istana meminta agar isu perombakan kabinet tidak dibesar-besarkan.

Demikian disampaikan Direktur Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo ketika hadir di acara diskusi bertajuk 'Gaduh Isu Reshuffle, Siapa Menteri Wajib Digusur' di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016).

Namun, anjuran Istana, kata Karyono, seolah tak digubris, justru yang terjadi isu reshuffle jilid II semakin mencuat ketika Partai Amanat Nasional (PAN) meminta jatah kursi menteri dengan mengajukan sejumlah nama untuk dinominasikan dalam kabinet Jokowi-JK.

"Permintaan PAN ini tentu sebagai konsekuensi politik setelah PAN resmi menyatakan bergabung dengan pemerintah. Tentu saja bergabungnya PAN ke dalam pemerintahan Jokowi bukan sekedar cek kosong," ujarnya.

Dalam perhelatan politik terkini, lanjut Karyono, hampir mustahil ada parpol yang mau memberikan dukungan politik secara cuma-cuma alias gratis.

"Karena itu dukungan PAN hampir dipastikan ada deal-deal politik tertentu," ujarnya.


Setelah PAN menyatakan bergabung dengan pemerintah, kini muncul wacana dari sejumlah pimpinan partai Golkar yang memberikan isyarat mau bergabung ke pemerintah.

Tentu saja, kata Karyono jika seandainya partai Golkar jadi bergabung dengan pemerintah maka hampir dipastikan ujung-ujungnya adalah deal politik yang berupa posisi menteri dan deal politik yang lain.

"Namun dalam konteks membangun kekuasaan politik dan menciptakan keseimbangan politik yang bertujuan mencipkatan stabilitas, hal ini menjadi lumrah jika politik sekedar dimaknai bagi-bagi kekuasaan," ujarnya.

Karena itu, sambung Karyono, kebijakan untuk mereshuffle kabinet pemerintahan Jokowi-JK tampaknya tidak terlepas dari konteks itu, apabila asumsi ini didasarkan pada sistem politik kekinian dan realitas politik yang menunjukkan kurang kuatnya dukungan politik parlemen.

SUMBER: http://www.tribunnews.com/nasional/2...dar-cek-kosong

Kayaknya pada gemeteran tuh para partai pendukung pemerintah dengan masuknya PAN
wkwkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka
0
1.4K
15
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.8KThread59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.