victim.o.gip10
TS
victim.o.gip10
Penerapan Dana Ketahanan Energi Masih Menunggu Aturan Terbaru
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah menyatakan tengah menyiapkan sejumlah aturan yang bakal menjadi landasan dalam penerapan kebijakan dana ketahanan energi.

Hal ini dimaksudkan agar kebijakan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"(Ini) karena pungutan kepada masyarakat harus ada dasar hukumnya. Yang sekarang dipertimbangkan itu berupa Peraturan Pemerintah (PP)," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said di Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (26/12).


Menyusul rencana penerapan dana kebijakan energi, Sudirman memperkirakan pungutan dana yang dikutip dari penjualan produk bahan bakar minyak (BBM) tersebut ditaksir mencapai Rp15 triliun per tahun.

Berangkat dari hal tersebut, ia meyakini dana ketahanan energi bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan di antaranya pengembangan energi baru dan terbarukan dalam rangka mengurangi ketergantung pada energi berbahan fosil.

"Ini program lama, yang 'bolak-balik' diomongkan. Karena bagus, maka akan direalisasikan," imbuh Sudirman.

Seperti diketahui, dana ketahanan energi akan dipungut dari masyarakat pengguna BBM penugasan dengan besaran Rp200 untuk setiap liter penjualan premium, dan Rp300 per liter untuk penjualan solar.

Namun, khusus untuk solar dana ketahanan energi bakal ditanggung pemerintah dalam bentuk subsidi. 

Sebelumnya, mantan bos PT Pindad (Persero) ini telah menyatakan bahwa terhitung 5 Januari 2016 harga jual per liter premium turun menjadi Rp6.950 dan solar Rp5.650. Akan tetapi, dengan adanya pungutan dana ketahanan energi maka harga jual premium berada di angka Rp7.150 per liter.

"Dari sisi kebutuhan kita, yang paling mendesak untuk disediakan adalah dana stimulus untuk membangun enegi baru dan terbarukan. Juga dana stimulus utuk melakukan eksplorasi migas, geothermal dan batubara karena investasi untuk eksplorasi sedang mengalami penurunan," tandas Sudirman.


http://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20...turan-terbaru/

Hanya terjadi di zaman Jokoplak. Rakyat mensubsidi pemerintah. Aturan belum ada tapi pungutan sudah dilakukan. Pungutan liar dihalalkan. Taik.
Diubah oleh victim.o.gip10 27-12-2015 04:51
0
10.5K
289
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas Berita dan Politik
Berita dan Politik
Berita dan Politik
icon
667.8KThread39.1KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.