Kaskus

Entertainment

BekjuLLAvatar border
TS
BekjuLL
[BEST OF 2015]10 Spesies Baru Yang Ditemukan Di Tahun 2015
[BEST OF 2015]10 Spesies Baru Yang Ditemukan Di Tahun 2015

Quote:


10 . Blue dwarf snakehead fish
(Ikan Bisa Hidup Di Darat)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Spesies ikan ini ditemukan pada pegunungan Himalaya , Ikan ini uniknya ditemukan di pegunungan tinggi di Nepal “berjalan” didaratan . Ikan yang dijuluki walking snakehead fish ini mampu hidup di darat selama 4 hari .

9 . Hyorhinomys stuempkei
(Tikus yang seperti Babi)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Tikus ini ditemukan di wilayah Sulawesi , Indonesia . Ini adalah jenis baru dari spesies yang sebenarnya ditemukan sejak tahun 2013 , ciri tikus ini adalah mempunyai telinga lebar dan hidung seperti babi , tikus ini juga memiliki gigi yang tajam dan panjang seperti vampire .

8 . Brachycephalus
(Kodok Seukuran Kuku Jempol Manusia)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Kodok ini ditemukan di Peruvian pegunungan Andes , Amerika Selatan , yang unik dari kodok ini adalah ukurannya karena tidak lebih dari ukuran kuku jempol orang dewasa.

7 . Geosesarma dennerle dan Geosesarma hagen
(Kepiting Vampire)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Lagi-lagi ditemukan di Indonesia , hal yang ironis dari penemuan spesies kepiting ini adalah karena tidak ditemukan secara langsung di Indonesia , karena pertama kali kepiting ini ditemukan di toko hewan peliharaan di Singapura .

Hingga akhirnya kepiting yang sudah selama 10 tahun diperjual belikan ini di selidiki dari mana asalnya oleh peneliti Christian Lukhaup dari German .

6 . Rhinopithecus Strykeri
(Primata yang tidak berbatang hidung)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Spesies ini ditemukan di Himalaya Timur ,jenis baru dari primata ini tidak memiliki batang hidung , hal ini membuat primata ini kesulitan bernafas ketika hujan turun , bahkan primata ini sering bersin-bersin ketika air hujan masuk kedalam lubang hidungnya yang rata dengan wajahnya .

5 . Deuteragenia ossarium
(Bone house wasp)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Tawon ini berbeda dengan tawon pada umumnya , disebut Bone house wasp karena sarang yang digunakan untuk menyimpan telur dan anak-anaknya terbuat dari laba-laba , semut dan serangga lainnya yang sudah mati .

4 . Torquigener albomaculosus pufferfish
(Ikan yang membuat “crop circle” di dasar laut)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Sudah selama 12 tahun crop circle dalam laut ditemukan , awal ditemukan pola simetris tersebut adalah di lautan Jepang . Setelah misteri panjang akhirnya tahun ini terungkap , lingkaran simetris tersebut dibuat oleh ikan yang spesies nya baru saja ditemukan , pufferfish/ikan buntel begitu sebutan untuk ikan ini , lingkaran tersebut dibuat oleh ikan jantan yang bertujuan untuk membuktikan rasa cinta nya terhadap lawan jenisnya , lalu ikan betina akan menyimpan telurnya ditengah-tengah lingkaran yang dibuat oleh pasangannya .

3 . Drosera magnifica
(Tumbuhan Pemakan Daging)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Tumbuhan ini ditemukan di Brazil setelah seorang petani memposting foto tumbuhan ini ke Facebook , lalu foto tersebut menarik perhatian peneliti tanaman yang bernama Paulo Gonella , tumbuhan ini merupakan tumbuhan karnivora terbesar yang pernah ditemukan di Amerika Selatan dan Amerika Utara .

2 . Hyalinobatrachium dianae
(Si Kermit)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Kodok ini ditemukan di hutan hujan daerah costa rica , karena penemuan kodok ini membuat foto karakter Kermit dari sesame street viral , akhirnya kodok ini diberi sebutan “Kermit the frog”

1 . Homo naledi
(Fosil manusia purba spesies baru)

Spoiler for BUKA DONG SAYANG , BIAR KELIATAN :

Sebanyak 15 fosil individu ditemukan di Afrika Selatan , hal yang unik dari fosil ini adalah meskipun anatominya seperti manusia , namun para ilmuan menyebut bahwa homo naledi bukanlah manusia , fosil ini diperkirakan terkubur selama Jutaan tahun yang lalu .

Kesenjangan zaman antara homo naledi dengan homo sapiens yang sangat jauh membuat para ilmuan sulit menemukan relasi antara homo naledi dengan homo sapiens, hal ini menciptakan sebuah teka-teki baru yang saat ini menjadi fokus para ilmuan untuk memecahkannya .


Diubah oleh BekjuLL 18-12-2015 16:44
0
3.4K
21
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.3KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.