BOGOR (Pos Kota) – Lahan bekas Hotel Garuda Tiara Indonesia milik keluarga almarhum mantan Presiden HM Soeharto, di Jl. Raya Narogong, Desa Cileungsi Kidul, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, kini menjadi areal galian liar. Selian itu dijadikan tempat pembuangan limbah pemotongan ayam dan lokasi mesum.
Sejak 2014 bangunan menyerupai Burung Garuda ini dibongkar, kini arealnya banyak lubang-lubang besar. Di lahan seluas 44,6 hektar ini, tanahnya dikeruk penambang liar lantaran kualitasnya bagus. Meski aktivitas penambangan ini mengancam kelestarian lingkungan, Pemkab Bogor justru ingin melegalkannya.
“Jika tidak mengurus izin, akan kami laporkan ke Polres Bogor,” ujar Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor Ridwan Syamsudin, Jumat.
Dia mengaku sudah sidak ke lokasi galian tersebut. “Di lokasi memang ada aktivitas galian liar, tapi kalau tidak mengfutrus izin kami akan hentikan,” ujarnya.
Dia mengatakan, lahan ini masih milik keluarga almarhum Pak Harto, meski demikian pihaknya berwenang menangani pertambangan ini dan siap memberikan izin jika pesryaratannya lengkap. “Jika tak ada izinya, biar polisi yang memanganinya,” uajrnya.
Di areal bekas kejayaan almahurm Presiden Soeharto ini juga dijadikan tempat pembuangan limbah ayam potong. Sejumlah titik di lahan yang dulu dikenal dengan sebutan Hotel Kirab dipenuhi tumpukan bulu ayam yang mengering. “Limbah ini dibuang pada malam hari pakai mobil dan motor. Setidaknya terdapat 18 titik pembuangan,” ucap seorang warga setempat.
Lokasi itu juga kerap digunakan lokasi pacaran anak-anak muda. Terlebih saat malam Minggu, banyak pemuda-pemudi yang mojok di balik reruntuhan bangunan. “Kalau malam Minggu, banyak yang mesum. Kalau tidak percaya, ke sini pada malam Minggu mulai jam delapan malam,” tambah warga tadi.
(iwan/sir)