Original Posted By Baratayudha17...
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Biro Humas dan Pemberitaan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat, Djaka Dwi Winarko, memastikan
pelaksanaan pembangunan gedung baru parlemen akan transparan dan terbuka kepada publik.
Djaka mengatakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turut mengawasi jalannya pembangunan gedung. Pihak konsultan pengawas, sesuai kontrak juga turut terlibat.
Dari pihak lain, dia juga menyarankan agar kelompok masyarakat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi.
"Teman-teman LSM, media, KPK disarankan mengawasi. Kita sangat terbuka. Jadi, proyek ini kita tidak ikut-ikutan teknisnya," kata Djaka di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (5/11).
Lebih lanjut, Djaka mengatakan, masyarakat dapat melihat maket desain pembangunan gedung baru parlemen, yang sayembaranya dimenangkan oleh arsitek Gregorius Supie yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) melalui penilaian dari tim IAI Jakarta.
"Nanti tanggal 30 November ada maketnya, yang memenangkan sayembara desain akan menjelaskan seperti apa," ujar Djaka.
Djaka menyatakan, dari tujuh proyek yang dicanangkan, pembangunan gedung untuk ruang anggota dewan, akan menjadi pekerjaan pertama yang akan dilakukan pada tahun 2016 mendatang.
Nantinya, gedung akan dibangun di samping Gedung Nusantara I, yang kini difungsikan sebagai ruang anggota dewan.
Djaka juga menjelaskan, untuk tahap awal ini, pihak Setjen DPR akan menggunakan anggaran sekitar Rp 570 miliar yang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.
Sedangkan, total keseluruhan tujuh proyek mencapai Rp 1,6 triliun dengan menggunakan anggaran multiyears.
Sementara, untuk keseluruhan proyek atau tujuh pembangunan gedung parlemen yang direncanakan, Djaka mengatakan pada tahun 2018, ditargetkan selesai.
"Kalau perhitungan Kementerian Pekerjaan Umum, total tujuh proyek itu akan menghabiskan Rp 1,6 Triliun," kata Djaka.
Crottt dimarih.../:D/