- Beranda
- The Lounge
Lee Kuan Yew : sosok dibalik kejayaan SINGAPURA
...
TS
iehfkhanz
Lee Kuan Yew : sosok dibalik kejayaan SINGAPURA

Quote:
misi jon
kali ini ane mau bahas tentang sosok dibalik kejayaan negara "kecil" Singapura. Sosok yang membuat negeri kecil yang minim SDA menjadi maju seperti yang ente liat sekarang. Lu tau kan Singapura itu negara kek gimana?
kalo ga tau itu kebangetan lu jon
masa gua harus jelasin?
. ogah
tanya aja sama mbah lu jon
(baca : gugel
) langsung aja scroll ke atas jon
buruan lu cendolin gw
eh maksudnya langsung aja ke bawah kita liat biografi beliau
kali ini ane mau bahas tentang sosok dibalik kejayaan negara "kecil" Singapura. Sosok yang membuat negeri kecil yang minim SDA menjadi maju seperti yang ente liat sekarang. Lu tau kan Singapura itu negara kek gimana?
kalo ga tau itu kebangetan lu jon
masa gua harus jelasin?
. ogah
tanya aja sama mbah lu jon
(baca : gugel
) langsung aja scroll ke atas jon
buruan lu cendolin gw
eh maksudnya langsung aja ke bawah kita liat biografi beliau
Spoiler for BIOGRAFI:
Ia dilahirkan dengan nama Lee Kuan Yew di Singapura pada 16 September 1923. Ia bersekolah di SD Telok Kurau, Raffles Institution dan Raffles College. Ia sempat berhenti kuliah akibat adanya Perang Dunia II dan pendudukan Jepang di.Singapura pada 1942-1945. Saat sekolah, ia mengambil mata pelajaran Bahasa Mandarin dan Bahasa Jepang. Karena hal itu, ia bekerja sebagai penulis laporan Sekutu bagi Jepang serta editor Bahasa Inggris untuk koran Jepang, Hobudu (alat propaganda Jepang).
Setelah perang usai, ia melanjutkan kuliahnya di Fitzwilliam College, Inggris di jurusan hukum. Setelah kuliahnya selesai, ia kembali ke negaranya pada 1949 dan bekerja sebagai pengacara di biro Laycock & Ong.
Selama masa kepemimpinannya, Lee mengubah Singapura. Awalnya Singapura merupakan golongan Dunia Ketiga tetapi kini Singapura telah berubah menjadi salah satu negara maju di dunia.Ia mengakui bahwa Singapura memiliki jumlah penduduk sedikit. Tetapi keunggulan Singapura adalah ketekadan rakyatnya dalam bekerja. Ia dihormati oleh rakyatnya karena semangatnya yang bergelora setelah Singapura berhasil meraih kemerdekaannya dan berpisah dari Malaysia.
Lee dianggap sebagai seorang otoriter yang condong kepada kaum elit. Lee sendiri pernah dikutip mengatakan bahwa ia lebih suka ditakuti daripada disayangi rakyatnya.
Lee memiliki kontroversi selama ia menjabat sebagai menteri. Lee melaksanakan beberapa peraturan keras guna menekan kaum oposisi dan kebebasan berpendapat. Contohnya, penuntutan perkara pemfitnahan dan membangkrutkan musuh-musuh politiknya.
Selama Lee menjabat sebagai PM (1965–1990), ia memenjarakan Chia Thye Poh, mantan anggota Parlemen partai oposisi Barisan Sosialis, selama 22 tahun berdasarkan UU Keamanan Dalam Negeri. Dan pada tahun 1989, Chia akhirnya bisa menhirup udara bebas. Untuk memberikan wewenang penuh kepada para hakim dalam keputusan mereka, Lee menghapuskan sistem juri dalam pengadilan Singapura. Itulah contoh dari kontroversi yang dilakukan Lee selama ia menjabat. Dan beliau meninggal pada 23 Maret 2015 diusianya yang ke 91
Setelah perang usai, ia melanjutkan kuliahnya di Fitzwilliam College, Inggris di jurusan hukum. Setelah kuliahnya selesai, ia kembali ke negaranya pada 1949 dan bekerja sebagai pengacara di biro Laycock & Ong.
Selama masa kepemimpinannya, Lee mengubah Singapura. Awalnya Singapura merupakan golongan Dunia Ketiga tetapi kini Singapura telah berubah menjadi salah satu negara maju di dunia.Ia mengakui bahwa Singapura memiliki jumlah penduduk sedikit. Tetapi keunggulan Singapura adalah ketekadan rakyatnya dalam bekerja. Ia dihormati oleh rakyatnya karena semangatnya yang bergelora setelah Singapura berhasil meraih kemerdekaannya dan berpisah dari Malaysia.
Lee dianggap sebagai seorang otoriter yang condong kepada kaum elit. Lee sendiri pernah dikutip mengatakan bahwa ia lebih suka ditakuti daripada disayangi rakyatnya.
Lee memiliki kontroversi selama ia menjabat sebagai menteri. Lee melaksanakan beberapa peraturan keras guna menekan kaum oposisi dan kebebasan berpendapat. Contohnya, penuntutan perkara pemfitnahan dan membangkrutkan musuh-musuh politiknya.
Selama Lee menjabat sebagai PM (1965–1990), ia memenjarakan Chia Thye Poh, mantan anggota Parlemen partai oposisi Barisan Sosialis, selama 22 tahun berdasarkan UU Keamanan Dalam Negeri. Dan pada tahun 1989, Chia akhirnya bisa menhirup udara bebas. Untuk memberikan wewenang penuh kepada para hakim dalam keputusan mereka, Lee menghapuskan sistem juri dalam pengadilan Singapura. Itulah contoh dari kontroversi yang dilakukan Lee selama ia menjabat. Dan beliau meninggal pada 23 Maret 2015 diusianya yang ke 91

Quote:
Ia adalah sosok founding father Singapura. From the Third World to the First: The Singapore Story, adalah caranya mentransformasi Singapura menjadi negara yang disegani bukan hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di dunia.
Salah satu hal yang paling saya kagumi dari Lee Kuan Yew adalah sosoknya yang sangat visioner. Menjadi perdana menteri pertama dari sebuah negara yang nyaris tidak memiliki sumber daya alam bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, sejak awal Lee Kuan Yew sudah menetapkan jalan Singapura untuk menjadi negara yang unggul dalam industri jasa.
Lihat hasilnya sekarang, Singapura menjadi salah satu negara dengan layanan jasa terbaik di dunia. Bandara Changi contohnya. Maskapai apa yang tidak menjadikan Bandara Changi sebagai hub internasionalnya? Mayoritas penerbangan jarak jauh di dunia sekarang pasti akan singgah di bandara terbaik dunia itu.
Sosoknya yang bersih dari kasus korupsi juga menjadi pendorong bagi para pelaku bisnis untuk berani menanamkan modalnya di Singapura. Perusahaan besar dunia apa yang tidak membuka kantor cabang di Negeri Singa itu? Hal ini menunjukkan iklim bisnis yang sangat kondusif di Singapura.
Namun tak dapat dipungkiri jika Lee Kuan Yew merupakan sosok yang kontroversial.
Gaya kepemimpinannya yang otoriter dan tidak segan untuk memenjarakan lawan politiknya merupakan contoh sisi lain dirinya. Ada tiga institusi yang wajib dikontrol demi pemerintahan yang efektif dan efisien, yaitu media, keuangan dan militer. Itulah resep dari seseorang yang menjadi perdana menteri dengan masa memerintah terlama di dunia, hampir 31 tahun dan bahkan masih berada di pemerintahan untuk 21 tahun berikutnya.
Quote:
"I have spent my life, so much of it, building up this country. There is nothing more I need to do. At the end of the day, what have I got? A successful Singapore. What have I given up? My life. – Lee Kuan Yew
Salah satu hal yang paling saya kagumi dari Lee Kuan Yew adalah sosoknya yang sangat visioner. Menjadi perdana menteri pertama dari sebuah negara yang nyaris tidak memiliki sumber daya alam bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, sejak awal Lee Kuan Yew sudah menetapkan jalan Singapura untuk menjadi negara yang unggul dalam industri jasa.
Lihat hasilnya sekarang, Singapura menjadi salah satu negara dengan layanan jasa terbaik di dunia. Bandara Changi contohnya. Maskapai apa yang tidak menjadikan Bandara Changi sebagai hub internasionalnya? Mayoritas penerbangan jarak jauh di dunia sekarang pasti akan singgah di bandara terbaik dunia itu.
Sosoknya yang bersih dari kasus korupsi juga menjadi pendorong bagi para pelaku bisnis untuk berani menanamkan modalnya di Singapura. Perusahaan besar dunia apa yang tidak membuka kantor cabang di Negeri Singa itu? Hal ini menunjukkan iklim bisnis yang sangat kondusif di Singapura.
Namun tak dapat dipungkiri jika Lee Kuan Yew merupakan sosok yang kontroversial.
Gaya kepemimpinannya yang otoriter dan tidak segan untuk memenjarakan lawan politiknya merupakan contoh sisi lain dirinya. Ada tiga institusi yang wajib dikontrol demi pemerintahan yang efektif dan efisien, yaitu media, keuangan dan militer. Itulah resep dari seseorang yang menjadi perdana menteri dengan masa memerintah terlama di dunia, hampir 31 tahun dan bahkan masih berada di pemerintahan untuk 21 tahun berikutnya.
dan ini adalah 8 pernyataan populer dari beliau

Quote:
"Dicintai atau ditakuti, saya selalu percaya bahwa apa yang dikatakan oleh Machiavelli adalah benar. Jika tidak ada yang menakuti saya sebagai pemimpin, maka saya tidak ada artinya."
Quote:
"Saya tidak pernah memperhatikan atau terlalu memedulikan hasil survei atau popularitas saya. Menurut saya, pemimpin yang terlalu peduli akan survei adalah pemimpin yang lemah. Jika pemimpin terlalu cemas dengan popularitasnya yang naik turun, maka pemimpin itu bukanlah seorang leader. Mereka hanya mengejar angin... mengikuti ke mana angin berembus, dan saya tidak memerintah untuk itu."
Quote:
"Saya harus memenjarakan lawan, tanpa pengadilan, baik komunis, sauvinis, atau ekstremis agama. Jika saya tidak melakukannya, negara ini akan hancur."
Quote:
"Saya selalu dituduh mencampuri kehidupan pribadi warga Singapura. Benar. Jika saya tidak melakukan itu, Singapura tidak akan maju seperti ini hari ini. Saya tanpa penyesalan sedikit pun mengatakan tidak akan ada kemajuan ekonomi jika saya tidak mencampuri urusan pribadi Anda, siapa tetangga Anda, di mana Anda tinggal, keluhan Anda, bagaimana Anda meludah, dan bahasa apa yang dipergunakan. Kita memutuskan apa yang baik dan benar, tidak peduli apa yang dipikirkan warga."
Quote:
"Masalah yang sering muncul adalah manusia belum mampu mengerti apa yang dimaksud dengan karakter. Kamu dapat mengukur IQ atau kepintaran setiap orang dengan segala macam tes.... Sungguhlah mencengangkan, di dunia ini, banyak sekali orang ber-IQ tinggi yang tidak berbuat apa-apa untuk menolong sesama. Karakter adalah sebuah kualitas yang tidak dapat diukur. Karakter yang baik ditambah mental yang kuat, kepintaran, dan kedisiplinan-lah yang melahirkan kepemimpinan yang baik.”
Quote:
"Apa yang penting di dalam hidup saya? Keluarga dan negara saya. Istri saya menjaga keluarga saya. Dia membesarkan anak-anak. Saya rutin menghabiskan waktu dengan mereka untuk mengajarkan sejumlah nilai. Akan tetapi, Singapura tetaplah orioritas saya hingga ajal menjemput."
Quote:
"Saya memiliki banyak memori yang indah bersama dengan beliau selama 63 tahun. Tanpa dia, saya adalah lelaki yang berbeda dengan kehidupan yang berbeda. Beliau selalu mendedikasikan dirinya untuk saya dan anak-anak. Dia selalu ada ketika saya membutuhkan kehadirannya. …Pada momen terakhir ini, perasaan saya sangat berduka." (Eulogi Lee kepada istrinya, Kwa Geok Choo)
Quote:
"Ini peribahasa Tionghoa, 'Jangan menghakimi atau mengukur manusia hingga Anda menutup peti matinya'. Tutup peti mati, dan kemudian analisis. Saya tidak mengatakan semua yang saya lakukan adalah benar, tetapi saya ingin mengatakan bahwa semua yang saya lakukan adalah untuk tujuan yang mulia. Terkadang saya harus melakukan sesuatu yang kejam, seperti memenjarakan orang tanpa pengadilan."
comberan 1
comberan 2
Diubah oleh iehfkhanz 02-10-2015 13:23
0
1.6K
Kutip
3
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya