Quote:
SENIN, 24 AGUSTUS 2015 | 21:47 WIB

Tukang kayu bernama tuhan. Tempo/Ika Ningtiyas
TEMPO.CO, Surabaya –
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyarankanagar pria bernama Tuhan asal Banyuwangi menambah namanya. MUI menilai, penambahan nama tersebut perlu dilakukan agar tidak menimbulkan penafsiran yang menyekutukan Tuhan atau syirik. Selain itu, nama Tuhan kurang pantas dari sudut pandang etika agama.
“Harus ada tambahan Abdu di depan, yang artinya menjadi hamba Allah. Seperti asmaul husna kan harus ada tambahan ‘abdu’-nya seperti nama saya Abdusshomad,” ujar Ketua Umum MUI Jawa Timur KH Abdusshomad Bukhori, Senin, 24 Agustus 2015.
Abdusshomad memandang penambahan kata ‘abdu’ menunjukkan makna bahwa seseorang merupakan hamba. Dengan begitu tak menampakkan sifat-sifat ketuhanan yang mustinya hanya dimiliki Tuhan. “
Tuhan kan terjemahan dari Illah dalam bahasa Arab. Memang bersifat umum, tapi kalau dita’rifkan di dalam Islam itu menjadi Allah,” ujarnya.
http://nasional.tempo.co/read/news/2...-atau-ditambah
Menyarankan tapi pake kata Harus

OMFG
Quote:
Selasa 25 Aug 2015, 09:22 WIB
MUI Jatim Bereaksi, Haruskah Tuhan Ganti Nama?
Jajeli Rois - detikNews
2
SHARES
2000
MUI Jatim Bereaksi, Haruskah Tuhan Ganti Nama?
Foto: Putri/detikcom
Jakarta - Tuhan (42), pria asal Banyuwangi yang bekerja sebagai tukang kayu ini menjadi perbincangan. Adalah nama Tuhan yang membuat heboh. Tak diketahui, mengapa orangtuanya memberi nama Tuhan. Tapi selama ini di KTP dia ditulis dengan nama Tuhan.
Nah, ramai nama Tuhan ini direspons MUI Jatim. Ketua MUI Jawa Timur KH Abdussomad Bukhori di sela acara Musyawarah Nasional (Munas) ke 9 MUI di Hotel Garden Palace, Surabaya, Senin (24/8),
mengimbau agar Tuhan mengganti nama.
"Kalau nggak mau diubah, bagian kependudukan (pemerintah setempat) jangan diberi KTP. Kalau kamu nggak mau menambah atau mengubah, kamu nggak punya KTP dan nggak bisa utang ke bank," terang Abdussomad.
MUI menyarankan agar Tuhan mengganti nama. Alasan diungkapkan karena Tuhan adalah nama yang baik, khawatir nanti malah muncul salah kaprah.
"Jangankan nama Tuhan. Nama jelek seperti setan juga nggak boleh. Masak namanya setan," paparnya sambil membeberkan hadist tentang, Kewajiban orang tua adalah kepada anak memberi nama yang baik.
Beberapa waktu lalu Tuhan sudah menyinggung soal ini. Menurut dia tak ada masalah dengan namanya, masyarakat juga sudah menerima. Dia sendiri biasa disapa Han.
Lalu haruskan Tuhan ganti nama seperti saran MUI?
http://news.detik.com/berita/3000367...han-ganti-nama
Mengimbau tapi minta pemerintah tak kasih ktp......jadi ingat ya suka mengimbau........tapi kalo tak diindahkan langsung difentung
