- Beranda
- The Lounge
Ledakan Tianjin Mirip Ledakan Nuklir Gan
...
TS
koganei75
Ledakan Tianjin Mirip Ledakan Nuklir Gan
CNN Indonesia Melaporkan
Saking besarnya ledakan, terlihat dari luar angkasa
Sumber
Quote:
Tianjin, CNN Indonesia -- Ledakan dahsyat di Kota Tianjin, China, tidak hanya menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya, namun juga mengancam warga kota yang selamat. Pasalnya, udara di kota itu jadi tercemar dan kesehatan terancam karena diduga ada zat kimia berbahaya yang terlepas ke udara karena ledakan.
Diberitakan Channel NewsAsia, Kamis (13/8), seorang warga asal Singapura yang bekerja di Tianjin mengaku bahwa kualitas udara pasca ledakan kemarin malam sangat buruk.
"Saya tinggal di rumah hari ini karena beberapa jalan tidak bisa dilalui. Kualitas udara dekat lokasi ledakan sangat buruk dan saya menunggu instruksi dari perusahaan besok," kata Jeffrey Chng yang rumahnya ikut rusak akibat ledakan, padahal terletak delapan blok dari lokasi insiden.
Belum diketahui apa penyebab ledakan, namun diduga kuat akibat api yang menyambar bahan kimia berbahaya di salah satu gudang. Dua kali ledakan terjadi, yang kekuatannya setara puluhan ton TNT dan gempa bumi 2,9 skala richter, berdasarkan penghitungan Pusat Jaringan Gempa Bumi China.
Sedikitnya 50 orang tewas dalam insiden tersebut, 12 di antaranya adalah pemadam kebakaran. Sebanyak 500 orang terluka, 71 dalam kondisi kritis. Puluhan pemadam dilaporkan hilang.
Bau bahan kimia masih menguar di udara. Pemerintah lokal belum melakukan penyelidikan karena api masih berkobar di beberapa tempat. Namun mereka menduga ledakan terjadi akibat ketidaksesuaian informasi soal barang berbahaya yang disimpan di gudang tersebut.
Kelompok pecinta lingkungan Greenpeace mengatakan bahwa ancaman masih belum usai bagi warga Tianjin. Dalam pernyataannya yang dikutip CNN, Greenpeace mengatakan bahwa bahan kimia berbahaya yang terbakar bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat.
"Berdasarkan laporan Stasiun Pengawasan Lingkungan Tanggu, bahan kimia berbahaya yang disimpan di tempat itu mengandung sodium sianida (NaCN), toluene diisocyanate (TDI) dan kalsium karbida (CaC2), kesemuanya mengancam kesehatan manusia jika terpapar," ujar Greenpeace dalam pernyataannya.
"NaCN sangat beracun, Ca(C2) dan TDI bereaksi buruk jika terpapar air dan kimia reaktif, dengan ancaman ledakan. Hal ini akan menjadi tantangan bagi pemadam kebakaran, dan dengan prakiraan cuaca akan hujan besok, maka ini merupakan bencana besar," lanjut Greenpeace.
Untuk menyelidiki adanya unsur kimia berbahaya yang kemungkinan terkandung di udara pemerintah China menurunkan tim ahli ke Tianjin. Sebanyak 217 orang ahli dari militer diturunkan untuk menguji kualitas udara, mencari tahu apakah ada kandungan kimia di udara.

Diberitakan Channel NewsAsia, Kamis (13/8), seorang warga asal Singapura yang bekerja di Tianjin mengaku bahwa kualitas udara pasca ledakan kemarin malam sangat buruk.
"Saya tinggal di rumah hari ini karena beberapa jalan tidak bisa dilalui. Kualitas udara dekat lokasi ledakan sangat buruk dan saya menunggu instruksi dari perusahaan besok," kata Jeffrey Chng yang rumahnya ikut rusak akibat ledakan, padahal terletak delapan blok dari lokasi insiden.
Belum diketahui apa penyebab ledakan, namun diduga kuat akibat api yang menyambar bahan kimia berbahaya di salah satu gudang. Dua kali ledakan terjadi, yang kekuatannya setara puluhan ton TNT dan gempa bumi 2,9 skala richter, berdasarkan penghitungan Pusat Jaringan Gempa Bumi China.
Sedikitnya 50 orang tewas dalam insiden tersebut, 12 di antaranya adalah pemadam kebakaran. Sebanyak 500 orang terluka, 71 dalam kondisi kritis. Puluhan pemadam dilaporkan hilang.
Bau bahan kimia masih menguar di udara. Pemerintah lokal belum melakukan penyelidikan karena api masih berkobar di beberapa tempat. Namun mereka menduga ledakan terjadi akibat ketidaksesuaian informasi soal barang berbahaya yang disimpan di gudang tersebut.
Kelompok pecinta lingkungan Greenpeace mengatakan bahwa ancaman masih belum usai bagi warga Tianjin. Dalam pernyataannya yang dikutip CNN, Greenpeace mengatakan bahwa bahan kimia berbahaya yang terbakar bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat.
"Berdasarkan laporan Stasiun Pengawasan Lingkungan Tanggu, bahan kimia berbahaya yang disimpan di tempat itu mengandung sodium sianida (NaCN), toluene diisocyanate (TDI) dan kalsium karbida (CaC2), kesemuanya mengancam kesehatan manusia jika terpapar," ujar Greenpeace dalam pernyataannya.
"NaCN sangat beracun, Ca(C2) dan TDI bereaksi buruk jika terpapar air dan kimia reaktif, dengan ancaman ledakan. Hal ini akan menjadi tantangan bagi pemadam kebakaran, dan dengan prakiraan cuaca akan hujan besok, maka ini merupakan bencana besar," lanjut Greenpeace.
Untuk menyelidiki adanya unsur kimia berbahaya yang kemungkinan terkandung di udara pemerintah China menurunkan tim ahli ke Tianjin. Sebanyak 217 orang ahli dari militer diturunkan untuk menguji kualitas udara, mencari tahu apakah ada kandungan kimia di udara.

Saking besarnya ledakan, terlihat dari luar angkasa
Quote:
Metrotvnews.com, Tianjin: Ledakan dahsyat terjadi di sebuah gudang di kota pelabuhan Tianjin, Tiongkok. Saking besarnya, ledakan yang menewaskan 17 orang dan melukai 400 lainnya ini dapat dilihat dari luar angkasa.
Foto ledakan Tianjin yang dilihat dari luar bumi diambil satelit Cooperative Institute for Meteorological Satellite Studies (CIMSS). Dalam foto satelit di akun Twitter @CIMSS, Kamis (13/8/2015), terlihat satu titik terang di Tianjin.
Menurut laporan reporter AFP di lapangan, dirinya melihat pecahan kaca berserakan tiga kilometer dari lokasi kejadian. Ini terjadi setelah sebuah paket bahan peledak meledak di zona industri Tianjin.
Asap hitam membumbung tinggi dari lokasi selama berjam-jam setelah ledakan, yang terjadi Rabu sekitar pukul 11.30 malam waktu setempat.
"Bola apinya sangat besar, mungkin setinggi 100 meter," ucap Huang Shiting, warga setempat yang rumahnya dekat pelabuhan Tianjin.
"Saya mendengar ledakan pertama dan semua orang berlari keluar. Kemudian serangkaian ledakan terus terjadi, memecahkan kaca dan banyak orang terluka," sambung dia.
Presiden Xi Jinping telah memerintahkan operasi penyelamatan berskala penuh terhadap korban luka ledakan dahsyat di Tianjin.
Hingga saat ini, pemicu ledakan paket bahan peledak di gudang Tianjin itu belum diketahui.

Foto ledakan Tianjin yang dilihat dari luar bumi diambil satelit Cooperative Institute for Meteorological Satellite Studies (CIMSS). Dalam foto satelit di akun Twitter @CIMSS, Kamis (13/8/2015), terlihat satu titik terang di Tianjin.
Menurut laporan reporter AFP di lapangan, dirinya melihat pecahan kaca berserakan tiga kilometer dari lokasi kejadian. Ini terjadi setelah sebuah paket bahan peledak meledak di zona industri Tianjin.
Asap hitam membumbung tinggi dari lokasi selama berjam-jam setelah ledakan, yang terjadi Rabu sekitar pukul 11.30 malam waktu setempat.
"Bola apinya sangat besar, mungkin setinggi 100 meter," ucap Huang Shiting, warga setempat yang rumahnya dekat pelabuhan Tianjin.
"Saya mendengar ledakan pertama dan semua orang berlari keluar. Kemudian serangkaian ledakan terus terjadi, memecahkan kaca dan banyak orang terluka," sambung dia.
Presiden Xi Jinping telah memerintahkan operasi penyelamatan berskala penuh terhadap korban luka ledakan dahsyat di Tianjin.
Hingga saat ini, pemicu ledakan paket bahan peledak di gudang Tianjin itu belum diketahui.

Spoiler for Video Detik-detik terjadinya Ledakan :
"Semoga bencana itu cepat diselesaikan oleh pemerintah disana, RIP untuk korban-korban yang berjatuhan"
Sumber
Diubah oleh koganei75 14-08-2015 15:36
0
2.3K
Kutip
6
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•109.6KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok