Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
494
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55c5986814088d94728b456a/arus-bebas-tenaga-kerja-terampil-asean-untung-atau-buntung
:iloveindonesia :iloveindonesia :iloveindonesia :iloveindonesia Weleh weleh... terima kasih mendalam kembali yang amat sangat banyak untuk momod/mimin yang udah mengangkat trit yang sederhana ini menj
Lapor Hansip
08-08-2015 12:49

Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?

Past Hot Thread
emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia

Weleh weleh...
terima kasih mendalam kembali yang amat sangat banyak untuk momod/mimin yang udah mengangkat trit yang sederhana ini menjadi HOT TRIT tanggal 10 Augustus 2015
emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
emoticon-I Love Kaskus emoticon-I Love Kaskus emoticon-I Love Kaskus
Ini adalah HT ke-21 ane gan emoticon-Cool

Hot trit tanggal 10 Agustus 2015

Terima kasih juga untuk agan2/wati sekalian yang udah menyediakan waktunya untuk mampir ke trit ini, rating dan juga lempar cendolnya ke ane emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Kaskus


Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?

Quote:Sebelumnya, ane pernah membuat sebuah trit yang membahas mengenai negara yang ter- seASEAN.Dan ane rasa banyak dari agan/sis yang sudah pernah dengar mengenai 'Masyarakat Ekonomi ASEAN' atau yang biasa disingkat dengan 'MEA' yang 'katanya' akan mulai berjalan di lapangan pada akhir tahun 2015 (sebenarnya diundur dari rencana awal yakni awal tahun 2015) atau awal tahun 2016. Sementara ini sudah ada beberapa trit yang membahas mengenai definisi dari apa sebenernya tujuan dan pokok pembentukan MEA itu, jadi ane tidak membahas terlalu banyak mengenai cikal bakal dan sejarah MEA pada khususnya. Ada satu hal yang menurut ane menarik dari poin-poin pembentukan MEA, yaitu : Free flow of skilled labor
Cuplikan dari 'blueprint' MEA:
Quote:Jujur, ane pribadi sempat bingung dengan pengertian arus bebas tenaga kerja terampil versi ASEAN. Akankah ASEAN meniru sistem uni Eropa yang benar-benar menghilangkan tapal batas antar negara anggota sehingga setiap penduduknya benar-benar bebas memilih untuk tinggal dan kerja di setiap negara uni Eropa...???? Akankah ASEAN menerapkan sistem perpindahan penduduk Uni Eropa atau persekutuan Amerika Latin yang sama sekali tidak membutuhkan paspor untuk bepergian ke negara anggota lainnya yang cukup menggunakan KTP atau kartu identitas? Ternyata tidak seperti itu.
Quote:Free flow or freer flow? Bebas 100% atau sekedar dipermudah?
Tenaga kerja terampil itu yang seperti apa...?
Pengertian kata 'tenaga kerja terampil', jangankan bisa berbeda antar negara satu dengan yang lainnya, bahkan sesama kaskuser pun bisa timbul perbedaan mengenai definisi dari 'terampil' ini, Mengutip dari sebuah tulisan terbitan migrationpolicy.org:
Lihat di sini gan:

Di situ mungkin bisa dengan jelas terlihat bahwa definisi 'tenaga kerja terampil' hanya terbatas pada: industri arsitektur, industri akuntansi, surveyor, tenaga medis dan tenaga kesehatan gigi. Sampai trit ini dibuat, ane pribadi belum menemukan pekerjaan lainnya yang mungkin bisa masuk dalam daftar ini.

Lalu apakah benar-benar seorang warga ASEAN melanglangbuana dari satu negara ke negara lainnya tanpa tersandung persoalan imigrasi sama sekali...? Ane mau cuplik ini gan (sebuah tulisan dari migrationpolicy.org yang akan ane sisipkan juga linknya di sumber di bagian bawah postingan ini):
Cek di sini gan:

Kalau memang akan ada 'ASEAN employment pass', bakalan penasaran banget bentuknya seperti apa... emoticon-Ngakak (S)
Ternyata sistem yang akan diadopsi ASEAN ini berbeda sekali dengan sistem yang dijalankan oleh Uni Eropa yang tidak mengenal lagi apa itu pass-passan.

Ok, kalau definisi sudah bisa disepakati oleh 10 negara anggota ASEAN, lalu bagaimana identifikasi kualifikasi mengingat bahwa setiap negara ASEAN memiliki standar pendidikannya tersendiri, dan sama sekali tidak bisa dipungkiri kalau kualitas pendidikan di panggung Asia Tenggara bisa dibilang ada yang seperti 'bumi dan langit'. Ane pribadi tidak mau membandingkan negara yang satu dengan yang lainnya, karena ane rasa agan sekalian tahu apa yang ane maksud.
Quote:Dari tahun 2005 sampai 2012, negara-negara ASEAN menandatangani MRA (Mutual Recognition Arrangements)untuk 6 bidang pekerjaan: teknik/keinsinyuran, keperawatan, kearsitekturan, tenaga medis, tenaga kesehatan gigi dan kepariwisataan dan juga untuk bidang surveyor dan akuntansi. Adapaun tujuan dari penandatanganan kesepakatan ini adalah agar setiap negara anggota ASEAN memiliki 'standar' yang diakui oleh semua negara anggota.
Quote:Sementara ini, negara mana yang paling banyak menerima pendatang dari sesama negara ASEAN lainnya?
Lihat grafiknya di sini gan:
Dan negara mana yang paling banyak 'menyumbangkan' rakyatnya untuk negara ASEAN lainnya?
Lihat grafiknya di sini gan:

Dari 2 grafik di atas, kita bisa melihat bahwa Indonesia adalah penyumbang migran-inter-ASEAN terbesar kedua setelah Myanmar, negara ASEAN yang konon katanya masih di bawah konflik antara militer dan pihak oposisi. Fakta lain yang tidak bisa dipungkiri adalah 'berjibunnya' TKI/TKW di Malaysia dan Singapura yang jumlah totalnya konon mencapai 7 digit manusia.
Quote:Indonesia untung atau buntung???
Sudah banyak sekali berita-berita di media yang bermunculan selama beberapa tahun belakangan ini yang judulnya kurang lebih 'Indonesia akan diserbu tenaga kerja asing', contohnya:
MEA 2015 Berlaku, Indonesia Bakal Diserbu Tenaga Asing
Industri Konstruksi Indonesia Bakal Diserbu Tenaga Asing
Depok siap-siap diserbu pekerja asing
Siap-siap, periklanan nasional akan diserbu asing.

Tapi coba yuk kita 'mundur ke belakang' sambil melihat lagi 2 grafik yang ane sisipkan di atas, apa betul nih Indonesia akan dibabat habis-habisan oleh tenaga kerja asing...???? Apa betul akan ada eksodus besar-besaran tenaga kerja terampil dari 9 negara ASEAN lainnya ke Indonesia? Bukankah justru Indonesia yang malah 'diuntungkan' oleh kebebasan perpindahan tenaga kerja terampil sesama ASEAN ini yang notabene akan memudahkan WNI untuk berkarya di negara ASEAN lainnya? Ok, ok, ok, ane tau pasti deh bakalan ada yang nyeletuk 'Iya lah gan, wong mayortias WNI yang eksodus ke Malaysia dan Singapur itu kan TKI/TKW yang bisa dibilang tenaga kerja non-terampil', tapi melihat proporsi populasi Indonesia yang di atas kertas terbanyak di ASEAN, bukankah ini kesempatan emas untuk rakyat Indonesia pemegang kualifikasi untuk mengepakkan sayapnya di 9 negara ASEAN lainnya? Ane berharap sekali isu seperti ini tidak disambut dengan rasa pesimisme tapi disambut dengan rasa optimis dan percaya diri kalau Indonesia pasti tidak kalah dengan negara ASEAN lainnya.

Mungkin bisa digarisbawahi, 'ketakutan' diserbu tenaga kerja asing bukanlah mutlak milik bangsa Indonesia. Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, Kamboja, Myanmar, Brunei Darussalam, Filipina dan Vietnam pun juga memiliki ketakutan yang sama gan! Bahkan Singapura yang notabene negara 'anti krisis' dunia sudah lama 'digempur' tenaga kerja asing, tapi tidak kehilangan jati dirinya sebagai sebuah 'bangsa' (mohon jangan SARA yah) dan justru malah tetap bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia (meskipun belakangan sempat naik turun). Kalau manajemen dalam negeri RI berjalan baik, ane optimis arus bebas tenaga terampil bisa menguntungkan RI untuk jangka panjang gan! Bagaimana pendapat agan/sis sekalian? Oh iya, kalau ada informasi yang ane lewatkan monggo gan ditambahkan...
Quote:Sumber-sumber:
1. Sumber grafik dan cuplikan nih gan, file berbentuk PDF yah.
2. Blueprint MEA 2015, file berbentuk PDF yah.
3. Indonesia hadapi MEA.

Quote:
MEA, Indonesia Akan Untung Atau Rugi?

Ditulis pada 01/21/2015, 04:19

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), menjadi gerbang utama bagi pembisnis di Indonesia untuk mengenalkan brandnya di pasar Internasional. Program ini sudah dirancang dan akan dijalankan dalam waktu dekat ini. Bukan hanya pembisnis saja, tapi daya saing pekerja juga mengetat. Pasalnya dengan adanyan MEA, tidak hanya membuka arus perdagangan dan jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya.

"Sehingga pada intinya, MEA akan lebih membuka peluang tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai jabatan serta profesi di Indonesia yang tertutup atau minim tenaga asingnya." ujar Dita Indah Sari, Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Apa yang dikawatirkan dari MEA?

Secara pengalaman, tentu akan berimbas baik bagi masyarakat Indonesia. Dimana Indonesia mampu menjajal persaingan internasional dalam hal berjualan maupun pekerjaan. Namun kendala bahasa pun menjadi faktor yang ditakuti oleh beberapa orang. Bahasa yang akan digunakan tentu akan beragam dan bukan hanya menggunakan bahasa Indonesia. Syukur-syukur para calon pesaing dari Indonesia mahir setidaknya bisa berbahasa asing, kalau tidak bagaimana?

Hal tersebut bukanlah satu-satunya kendala yang ditakuti. Soal pola hidup konsumtif masyarakat Indonesia pun menjadi sasaran empuk para pesaing dari luar Negeri. Ditakutkan bukannya menjual, Indonesia hanya akan menjadi target utama penjualan. Bagaimana tidak, menurut Prof. Hikmahanto Juwana, beberapa negara ASEAN akan gencar mengincar pasar Indonesia, dan siapa yang berhasil menguasai pasar Indonesia tentu akan menguasai pasar dagang ASEAN.

"Hal ini mengingat pasar ASEAN bertumpu pada pasar Indonesia karena populasi ASEAN yang berjumlah 550 juta orang hampir setengahnya berada di Indonesia," ucap Beliau.

Saya pun khawatir, apakah Indonesia mampu menyaingi pasar ASEAN? bukannya saya ragu dengan para pembisnis, yang saya ragu adalah pada para konsumennya. Saya pribadi sering mendengar beberapa orang bangga dengan membeli barang-barang dengan brand luar negeri ketimbang dalam negeri. Malah ada yang menilai produk luar negeri jauh lebih bagus daripada produk hasil Indonesia. Bahkan ada beberapa orang yang sudah setia dengan brand tertentu dan bukan dari Indonesia.
Sumber

Komentar kaskuser:
Quote:Original Posted By Perishtorn
infrastruktur kita belum siap gan
IMO, ada 2 point penting :
1. regulasi. apakah sudah benar2 optimal melindungi tenaga kerja domestik?
2. sistem pembibitan tenaga kerja (termasuk sistem pendidikan) yg sampe saat ini terbukti belum stabil
kalau berkenan di pejwan-kan gan emoticon-Betty (S)
Quote:Original Posted By trevoo
iya relatif sih ya gan untung/buntungnya. tapi ane juga sbg surveyor dari LIPI & UNPAD yg lagi neliti warga Kota Bandung, Kab. Bandung & Kab. Bdg Barat kemaren bulan Juni & Juli itu disana ane survey mengenai kesiapan masyarakat utk menghadapi MEA 2015. dari survey itu, masyarakat ada yg ngerti ada juga yg ga ngerti masalah MEA. kebanyakan pedagang" kecil yg belum ngerti soal MEA ini. ada juga pengusaha" UKM yg udh ngerti. dari kesemuanya, beda" gan, ada yang siap ada juga yg ga siap buat MEA ini. rata" yg ga siap tuh mereka ngerasa cuman pedagang" kecil yg emg ga akan ada perubahan. tapi ane salut sama pengusaha" yg masih tergolong kecil, newbie, dan rumahnya jauh bgt gan di desa pedaleman, tp dia udah kreatif, dia bikin packaging produknya sendiri dan dia optimis mau bikin produk lokal supaya bisa laku di pasaran. dari sini, ane banyak belajar sih gan dari warga setempat, mereka aja optimis supaya dagangannya bisa laku. nah kita juga harus optimis gan, jgn lupa hrs tetep kreatif spy bisa siap saingan sama negara" ASEAN lain emoticon-2 Jempol emoticon-I Love Indonesia
Polling

Poll ini sudah ditutup - 525 Suara

Menguntungkan Indonesia atau sebaliknya nih gan? 
40.95%
Untung
59.05%
Tidak untung
Diubah oleh charlies280590
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 21 dari 26
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
10-08-2015 21:33
kasian yang lokal emoticon-Sorry
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
10-08-2015 23:41
reserved aje gan
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
10-08-2015 23:46
wah kalo dari tailan jangan ampe cowo2 kw diimpor dimari aja nih
bisa jadi sarang kw nih emoticon-Big Grin
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 00:09
Quote:Original Posted By prisone
wah kalo dari tailan jangan ampe cowo2 kw diimpor dimari aja nih
bisa jadi sarang kw nih emoticon-Big Grin


waduh gawat kalo cewe KW keimpor,, yg nyanyi andeca andeci bora bori banyak saingan dong.. emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 00:50
Quote:Original Posted By smokeer
Sama kaya kasus gojek vs ojek. Bagi yang mendukung MEA mereka mendukung perubahan, bagi yg menolak mereka sudah nyaman dengan keadaan sekarang. Hasil poling menunjukan masyarakat kaskus masih berpikir seperti ojek konvensional.
Koment ngasal tapi gak munafik.


Kurang setuju sm perumpamaannya
Tp memang mirip. Sudahlah
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 05:22
Quote:Original Posted By scorpionized
emoticon-Matabelo

bisa neken pekerja dalam negeri ini mah


Nanti byk pengangguran
Jd lahir ojeker" baru
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 05:23
ada pro sama kontranya gaes emoticon-Embarrassment
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 05:27
Quote:Original Posted By rashlastore
waduh gawat kalo cewe KW keimpor,, yg nyanyi andeca andeci bora bori banyak saingan dong.. emoticon-Ngakak (S)


Maho akan banyak beredar ya
Aming kesenengan banyak temennya
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 05:54
Quote:Original Posted By lushen02
ada pro sama kontranya gaes emoticon-Embarrassment


Pastinya
Dlm segala hal ada yg pro dan kontra
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 06:23
Quote:Original Posted By predd
menurut ane semua negara menghadapi hal yang sama dalam era MEA. klo diliat dari data yang ditampilkan, indonesia termasuk negara terbanyak pengekspor manusia dengan berbagai macam tujuan, entah utk bekerja, berlibur, atau berkimpoi emoticon-Ngakak (S)

jadi sekarang bukan waktunya utk takut bakal diserbu dan tergantikan posisinya oleh pekerja asing. mereka juga mikir2 kq nyari tempat tujuan kerja. kalau hasil yang mereka dapat lebih banyak dan lebih nyaman di negara sendiri buat apa pergi ke negeri orang. yang perlu kita lakukan sekarnag adalah ttp optimis dan kreatif utk meningkatkan kualitas diri agar mampu bertahan dan menjadi raja di tanah sendiri, dan bersiap2 untuk mengembangkan sayap karena peluang untuk menjadi raja di negeri orang pun sedang terbuka emoticon-I Love Indonesia (S)

Betul sekali gan, mereka yang optimis pasti melihat peluang ini sebagai kesempatan untuk menjadi raja di negara ASEAN yang lainnya.
Sedangkan mereka yang sudah nyaman berada di zona nyamannya sebagai karyawan (mohon dicamkan, saya tidak bermaksud merendahkan siapa pun dan pekerjaan apapun) merasa akan tersaingi oleh pekerja2 asing dari negara ASEAN lainnya.
Bisa jadi ini ajang untuk mengingkatkan minat para wirausahawan/wati muda di Indonesia
Quote:Original Posted By andsyjie
kita yang akan jd boss...mereka yg kerja ke kita!
camkan gan!
emoticon-Ngakak (S)
emoticon-I Love Indonesia

Dari sepengelihatan ane yah gan, di negara uni eropa pun seperti itu gan, bahkan yang warganya bebas pindah dari satu negara ke negara lainnya tanpa paspor sekalipun. Di inggris banyak pegawai dari negara eropa lainnya, tapi posisi atas biasanya dipegang oleh orang asli Inggris, di belanda pun demikian dan seterusnya...
Quote:Original Posted By arizkywidardo
suruh jualan di Indonesia gan , haha , kan lumayan bisa buat sekalian buka lowongan pekerjaan emoticon-Malu (S)

betul sekali gan... ketimbang harus mengadu nasib di negeri lain yang bahkan kadang membawa malapetaka bukannya rejeki...
Quote:Original Posted By zahracantika
temen temen ane yg tenaga teknis farmasi, pada dag dig dug nih...

pada dag dig dug kenapa yah gan ngomong2...?
Quote:Original Posted By rashlastore
yang saya kuatirkan kalau tenaga hli kita terserap keluar dan banyak buruh-buruh murah dari cina masuk.. pertahanan keamanan mudah disusupi orang luar.. emoticon-I Love Indonesia (S)

kalau mengenai Tiongkok, Tiongkok itu bukan negara anggota ASEAN gan jadi tenaga kerja dari negara tsb tidak ikut dalam arus bebas tenaga terampil...
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 06:35
ane klo kya gni pngen pake kata2 mba nunung yg tempo hari ente kirim,tpi kan dia artis,takut ada hak cipta ntar ane bayar royalti lgi emoticon-Frown
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 07:27
Quote:Original Posted By kataqin
Tunggu dulu.. kemampuan bahasa inggris gue belom lancar.. emoticon-Cape d... (S)


ane juga sama blom lancar, masih macet2 gan emoticon-Cape d...
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 07:35
Quote:Original Posted By samonelike
Maklum banget gan, isitlah 'TKI' di kalangan publik biasanya erat dengan TKI2 yang sering terjerat kasus di negara mereka tinggal.
Alhasil konotasinya lebih cenderung ke arah negatif meskipun ane sayangkan karena banyak sekali TKI yang mengikuti peraturan dan gak neko2.
Dan denger2 sih pemerintah bakalan aktif mengawasi ini gan, asalkan jangan disentil sama negara ASEAN lainnya aja kalo sampe ada yang komplen 'Indonesia terlalu overprotektif sama rakyatnya'...
Betul gan, di saat orang Indonesia harus meningkatkan mutu dan bekerja lebih keras, bukannya malah mengusir yang lebih baik...

betul sekali gan... padahal, kenyataannya profesor asal Indonesia atau dokter2 asal Indonesia yang kerja di luar negeri juga sebenernya disebut 'Tenaga Kerja Indonesia', tapi jelas lah yang profesional dan dokumentasi dan tata syaratnya lengkap semua. Tapi karena jumlah TKI profesional di luar negeri yang kalah jumlahnya ketimbang TKI non profesional, alhasil konotasi TKI kelihatannya lebih cenderung ke arah yang negatif...
Betul sekali gan, ane juga udah kepikiran, kalo sampe Indonesia terlalu protektif sama rakyatnya, bisa2 Indonesia nanti malah 'didepak' dari perjanjian kerja sama ini yang pada dasarnya juga bisa memberikan manfaat untuk tenaga profesional Indonesia yang mau mengepakkan sayapnya ke luar negeri...
Quote:Original Posted By djodjo88

di inggris sini, orang yg bekerja sesuai jurusan mencapai 82%
dan bagi para petani yg menyekolahkan anaknya itu sekitar 60% mengambil jurusan pertanian
dan 76% nya kembali menjadi petani

yg salah itu ada proses melalui tengkulak
harusnya, proses dari penanaman sampai retribusi beras itu dilakukan oleh petani
makanya, disini petani itu kaya raya dan kembali booming dengan istilah back to nature

nanti kalau saya pulang dan pensiun rencana mau ke Indonesia, jd petani aja
lebih sedap emoticon-Big Grin

Di inggris sebelah mana nih gan ngomong2? emoticon-Malu (S)
Dan juga, teknologi pertanian di Inggris dan Indonesia menurut ane masih jauh berbeda gan...
Dan 'kemanusiaan' jam kerja pun menurut ane di Inggris lebih baik di Indonesia karena sebenernya dibatesin berapa jam per orang per hari boleh kerja... Sedangkan di Indonesia keliatannya masih ada yang ngejar target habis2an, eh ujung2nya malah menyebabkan penyakit baik fisik maupun mental ke pekerjanya...
Quote:Original Posted By cheza18
pendapat saya, dari sisi negara mungkin memang ada kekhawatiran tidak untung. namun, kalo dilihat dari sisi perkembangan kedepannya. dengan adanya arus bebas tenaga kerja ini, mungkin indonesia juga akan berkaca untuk segera menggalakkan pembangunan infrastruktur yang dipermudah dengan adanya tenaga ahli dari luar negara. dengan begitu infrastruktur cepat dibangun dan orang-orang indonesia juga bisa belajar banyak.

saya berharap rakyat indonesia jangan takut dengan hal-hal seperti ini, soalnya mungkin dibalik ini ada peluang besar untuk memajukan rakyat kita sendiri. daripada takut, lebih baik kita meningkatkan kualitas diri kita. siapa tau kita bisa kerja di negara ASEAN lain, dan ilmu kita bisa dibawa pulang untuk kembali membangun indonesia.

Setuju sekali dengan komentarnya gan...
Quote:Original Posted By bandrex1
Gan..kalo procedureny sendiri, bener2 bebas passport, izim kerja dll gak?

Kalo bebas paspor sih dari informasi yang selama ini beredar di lapangan sih enggak gan...
Tapi kalo ijin kerja kan keliatannya bakalan ada penyelarasan melalui ASEAN pass tuh yang bentuknya pun sampe sekarang ane masih penasaran...
Quote:Original Posted By JenniferBelluci
Saya pun khawatir, apakah Indonesia mampu menyaingi pasar ASEAN? bukannya saya ragu dengan para pembisnis, yang saya ragu adalah pada para konsumennya. Saya pribadi sering mendengar beberapa orang bangga dengan membeli barang-barang dengan brand luar negeri ketimbang dalam negeri. Malah ada yang menilai produk luar negeri jauh lebih bagus daripada produk hasil Indonesia.

Katanya prof itu emang bener banget,berlaku ga cuma di bisnis retail. Yang B2B juga begitu,kalo asing kyknya boleh ngasih harga setinggi langit. Giliran lokal langsung ditawar serendah-rendahnya,padahal kualitas ga kalah.

Kalo itu sih sindrom gengsi gan...
Gak bisa dipungkiri, masih banyak banget orang Indonesia yang lebih memilih berpakaian bak artis luar negeri ketimbang berbatik.
Produksi dalam negeri dipandang sebelah mata, sedangkan barang produksi luar negeri yang kadang belum tentu ada jaminan mutu diidolakan.
Quote:Original Posted By amement
katanya sih yang ane dapet di seminar tentang ginian, kalo agan dan aganwati mau kerja diluar dalam rangka MEA ini, agan/aganwati kudu punya sertifikasi internasional, sertifikat yang diakui internasional. Jadi nanti kalo kalian mau kerja diluar kudu punya pegangan itu supaya skill kalian diakui di dunia internasional (kata tukang pembicaranya sih gitu). Sekarang udah lumayan banyak yang nawarin gituan, cuma ya gitu mahal... ya siapa tau kan agan sekalian mau kerja diluar gitu, jadi ga cuma bangsa laen yang "datang" kesini, kita juga kudu berani "datang" kesana. oh iya, informasi tentang MEA ini bagus nih jadi HT gini emoticon-Jempol , biar yang laen tau. selama ini kalo ngga nyari nyari seminar, ga bakal tau apa itu MEA. sekarang udah banyak, biasalah udah mau mepet. emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Ngakak (S)
sebenernya informasi dan sosialisasi mengenai MEA udah ada di media dan pemberitaan dari beberapa tahun yang lalu gan...
Cuma yah mungkin waktu itu orang2 Indonesia masih mantengin pemberitaan mengenai pergantian pemerintahan jadi berita mengenai MEA gak banyak peminatnya. Biasalah, kalo last minute kan biasanya langsung pada ketar ketir gan. Bahkan ASEAN sendiri itu aja apa ane rasa masih banyak orang Indonesia yang gak paham gan... :Padahal, secara tidak langsung itu bisa jadi 'identitas' Indonesia di panggung asia tenggara sebagai negara terbesarnya...

Mengenai sertifikasi internasional, keliatannya 10 negara kudu berunding mengenai penyetaraan gelar gan...
Gak adil banget kalo pemegang ijazah singapur atau malaysia bisa bebas melanglangbuana ke negara lainnya sedangkan gelar dari myanmar atau kamboja tidak diterima di mana2...
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 11:09
kelihatannya bakal ada lapangan kerja baru bagi para calo dengan adanya employ pass emoticon-Ngakak (S)
moga moga saja orang yang ngurus employ pass gitu nggak "ngeribetin" para tenaga kerja kita yang mau ke luar emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 12:40

Optimis

Ane optimis gan Negara kita paling besar secara kuantitas diantara negara anggota ASEAN lainnya, kualitas bisa kita tingkatkan dgn giat belajar dan disiplin, selama kita tetap bersatu dibawah naungan NKRI tidak mudah terpecah belah karena perbedaan yg ada.

Salut buat TS dan suhu" dimari yg udah berbagi info bermanfaat ini, perlahan namun pasti negara kita akan sejajar dengan negara" maju lainnya di dunia, amin.
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 16:08
Quote:Original Posted By ciyuslho
berharap kepingin untung gan

berharap doang ntar malah jadinya buntung gan emoticon-Ngakak
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 18:30
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 18:37
Quote:Original Posted By charlies280590

Betul sekali gan, mereka yang optimis pasti melihat peluang ini sebagai kesempatan untuk menjadi raja di negara ASEAN yang lainnya.
Sedangkan mereka yang sudah nyaman berada di zona nyamannya sebagai karyawan (mohon dicamkan, saya tidak bermaksud merendahkan siapa pun dan pekerjaan apapun) merasa akan tersaingi oleh pekerja2 asing dari negara ASEAN lainnya.
Bisa jadi ini ajang untuk mengingkatkan minat para wirausahawan/wati muda di Indonesia

Dari sepengelihatan ane yah gan, di negara uni eropa pun seperti itu gan, bahkan yang warganya bebas pindah dari satu negara ke negara lainnya tanpa paspor sekalipun. Di inggris banyak pegawai dari negara eropa lainnya, tapi posisi atas biasanya dipegang oleh orang asli Inggris, di belanda pun demikian dan seterusnya...

betul sekali gan... ketimbang harus mengadu nasib di negeri lain yang bahkan kadang membawa malapetaka bukannya rejeki...

pada dag dig dug kenapa yah gan ngomong2...?

kalau mengenai Tiongkok, Tiongkok itu bukan negara anggota ASEAN gan jadi tenaga kerja dari negara tsb tidak ikut dalam arus bebas tenaga terampil...


kerjasamanya ASEAN plus cina gan.. #CMIIW
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 18:38
Kurang paham gan emoticon-No Hope
0 0
0
Arus bebas tenaga kerja terampil ASEAN, untung atau buntung...?
11-08-2015 21:01
ikutan nyimak gans, duh kenyataan nih emoticon-Cape d... (S)
duh sistem global euy, rembukan sama mereka yg ekonominya maju kali yak mas, mba, akang, abang semua.
0 0
0
Halaman 21 dari 26
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia