Kaskus

Entertainment

dhavietzAvatar border
TS
dhavietz
1000 Doa untuk kesembuhan Daffa
Dear teman2, agan2 dan sista2...

Disini ane mau ajak para kaskuser semua untuk memanjatkan Doa utk kesembuhan dari Daffa Aditya Pratama umur 4 tahun, anak dari sahabat ane.

Daffa di Diagnosa menderita Susp. Encephalitis + Meningtis TB + Prolong Fever.

Kami (Orang tua, family, sahabat) ingin menggalang 1000 DOA untuk kesembuhan Daffa.

Ini link FB nya : https://m.facebook.com/1000doauntukd...?ref=bookmarks

Berikut kronologisnya (Ane copas dr FB nya ya) :

Kronologi :
22-03-2015 s/d 03-04-2015
Daffa demam range 36,5° - 39,3°,
Penanganan Paracetamol + kompres air hangat
03-04-2015
Periksa darah dipuskesmas cengkareng,
Hemoglobin 9,7 normal 13-18
Leucosit 12,1 normal 5-10rb
Erytrosit 4,07 normal 3-5jt
Trombosit 346 normal 150-500rb
Hematrocit 30,3% normal 40-54%
hasil negatif typus dan negatif dengue, diagnosa Anemia + GiziBuruk, daffa susah sekali makan. Dari puskes hanya diberikan penurun panas + antibiotik + konsul gizi
03-04-2015 s/d 19-04-2015
Daffa tetap demam dgn range yg sama, saya mulai curiga daffa bukan anemia biasa bahkan bukan hanya kekurangan gizi, penanganan penurun panas + antibiotik dari puskesmas + kompres air hangat
20-04-2015
Saya bawa daffa ke rsud cengkareng untuk konsul mengenai demamnya, bertemu dgn dr. Benita Deselina. spa, langkah yg dianjurkan rontgen + tes darah, rontgen dpt diambil keesokan harinya.
21-04-2015
Ambil hasil rontgen dan darah, konsul kembali ke poli anak bertemu dgn dr. Dini, membaca hasil rontgen ada kemungkinan ke arah TB, hasil darah masih sama seperti hasil di puskesmas, Anemia, langkah yg dianjurkan : tes mantoux + tes gambaran darah tepi, mantoux bisa dipastikan 2 hari kemudian
23-04-2015
Bertemu dr. Dini Hasil mantoux positif, scoring positif, Daffa positif TB paru, mulai diberikan obat TB untuk 2 minggu, janji bertemu poli dot 06-05-2015.
05-05-2015
Obat TB sudah habis sebelum 2 minggu krn kadang daffa memuntahkan kembali obatnya,konsul kembali ke poli anak dgn dr. Iskandar, lanjut obat TB untuk 2 minggu.
20-05-2015
Konsul kembali untuk pengobatan TB bulan ke-2, bertemu dgn dr. Dini, saya laporkan bahwa daffa masih sering demam, Dokter menyarankan Fnab.
22-05-2015
Saya datangi puskesmas untuk mengurus surat rujukan, karena biaya Fnab lumayan mahal bagi saya, total 550.000. Surat rujukan disetujui, saya langsung menuju poli anak rsud bertemu dr Dini memberikan surat rujukan untuk Fnab. Lanjut ke poli tht untuk membuat janji, disetujui Fnab dilakukan tgl 06-06-2015.
23-05-2015
Daffa Fnab, pengambilan jaringan kelenjar menggunakan biopsy jarum halus (bahasa kampungnya sprti itu), hasil 2 minggu kemudian.
06-06-2015
Hasil Fnab keluar, konsul poli anak dgn dr. Andhika, hasilnya kelenjarnya terinfeksi virus TB bahasa patologi anatomiknya " Sitologi aspirasi jarum halus (FNAB) regio submandibula (multiple) mengesankan limfadenitis kronik granulomatosa"
08-06-2015 s/d 16-06-2015
Daffa demam lagi range 37,5° - 39,4° mengeluh selalu sakit kepala selama itu, kondisi menurun, nafsu makan menurun.
16-06-2015
Konsul TB bulan ke-3 bertemu dr. Dini, saya mengadukan masalah kesehatan daffa selama hampir 8hari ini, demam+sakit kepala + nafsu makan menurun, dr. Dini menganjurkan cek darah, hasil ditunggu hari itu juga, hasil negatif typus dan negatif dengue, dokter hanya memberikan obat penurun panas + antibiotik.
18-06-2015
Karena saya blm mendapatkan obat TB bulan ke3, sy kembali ke poli anak bertemu dr. Iskandar, sy kembali mengeluhkan masalah demam dan sakit kepala daffa, dr. Iskandar menganjurkan cek tht, tht normal, dr menganjurkan rawat inap untuk kultur darah dengan diagnosa Prolong Fever, saya konsultasi dgn suami utk permasalahan rawat inap, suami dan saya hanya ingin yang terbaik untuk daffa, kami berfikir mungkin dengan dirawat kondisi daffa semakin membaik, kami setuju, hari itu juga Daffa masuk ruangan melon lt.6 ruangan 631 bed 5. Obat TB tetap saya tebus atas anjuran perawat.
Daffa mulai mengkonsumsi penurun panas yg dosisnya juga saya tidak tahu per 4 jam sekali, saya dan suami juga menyediakan thermometer sendiri, Daffa selalu demam sampai puncaknya hari sabtu 20-06-2015 jam 01 pagi badan daffa mulai kaku, mungkin itu kejang, perawat memasukan obat melalui anal, daffa mulai hilang kesadaran, daffa tidak seperti sebelumnya, matanya cenderung menutup, bicarapun seperti sangat sulit, suara keluar hanya jika ia merasa sangat kesakitan setiap jarum2 menembus tubuhnya.
Kami kehilangan anak kami, dalam arti kami kehilangan keceriaannya, kehilangan suara marahnya, kehilangan suara tangisnya, lengannya yang kecil tak mampu menghapus air mataku dan memelukku meskipun keinginannya sangat kuat, saya tau, karena saya sudah mengandungnya selama 8 bulan lebih dan telah memeluknya selama 4tahun lebih...
Saya percaya kekuatan Doa mampu membawanya kembali....


Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan kaskuser :

Sebagai informasi, mohon diperhatikan baik2.
Komunitas 1000 doa untuk daffa, tidak membuka rekening apapun untuk sumbangan, Fans page ini dibuat hanya untuk mengumpulkan komunitas manusia yang masih memiliki hati nurani yang tulus demi memberikan doa yg ikhlas untuk kesembuhan Daffa Aditya Pratama.
Kami hanya menerima sumbangan berbentuk Doa, selain itu maaf tanpa mengurangi rasa hormat kami, kami tidak akan menerimanya....
Terimakasih.
0
5.5K
31
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread1Anggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.