Farhat Abbas menilai Margriet, ibu angkat Angeline, tak pantas dijadikan tersangka pembunuhan bocah delapan tahun itu. Menurut Farhat, Margaret tak terlibat dalam kasus pembunuhan.
"Kalo Matgareth yang bunuh Angeline? Ngapain dia buat laporan polisi anak hilang? Emangnya dia bodoh? Atau setolol itu?," tulis Farhat di Twitternya, @farhatabbaslaw itu, Minggu 13 Juni 2015.
Farhat juga berpendapat lain mengenai kunjungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi ke rumah Margaret di Jalan Sedap Malam, No. 26, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat 5 Juni 2015, sekitar pukul 11.55 WITA.Di mana setelah lima hari Yuddy datang ke rumah Margriet, jenazah Angeline ditemukan.
"Mengenai margareth melarang orang dan menteri masuk rumahnya? Karena malu banyak ayam, anjing, ribut dan kotor? Bukan nyembunyiin mayat," paparnya.
Selain itu, mantan suami Nia Daniati tersebut berpendapat bahwa Margriet bisa mempraperadilkan kasusnya. Dia hanya dijerat hukum atas kasus penelantaran anak.
"Margareth dapat mempraperadilan kasusnya demi merehabilitasi nama baik dan meluruskan pemberitaan tentang dirinya," imbuhnya.
"Margareth tak bisa disangkakan menelantarkan anak dg segala cara dan upaya,nanti semua orang miskin dan kumuh masuk penjara karena beranak kumuh," sambungnya.
Kepolisian Resor Kota Denpasar, Bali, saat ini telah menetapkan Agustinus atau Agus sebagai tersangka pembunuhan. Kabar terakhir, Agus dikatakan telah mengaku dirinya akan mendapatkan imbalan Rp2 miliar dari Margareth bila menghabisi nyawa bocah berusia delapan tahun itu.
Farhat berpendapat, apa yang diungkapkan Agus sebagai alibi untuk menghindari tuduhan dalang pembunuhan.
"Si Agus jago membunuh, tapi gak pandai beralibi," tandasnya.
SUMBER
FARHAT ABBAS LAGI ....