Kaskus

Story

putriayu08Avatar border
TS
putriayu08
Karangan Bebas
Hallo, Agan dan Aganwati sekalian. Selamat datang di Trit ane yg sederhana ini emoticon-Peluk emoticon-Kiss (S) emoticon-Peluk

Kali ini ane cuma mau nulis hasil prosa ane gan, tadi ga sengaja nemu di buku catetan ngampus ane emoticon-Ngakak (S)
dan ternyata pas ane kumpulin banyak juga. Yaudah, daripada kertasnya sobek, lecek trus kebuang kan mending ane posting disini aja emoticon-Malu (S)

Berikut hasil coretan indah ane gan, selamat membaca ya emoticon-Malu (S)

Terkadang
Emosi meluap bak bumi yang tak sanggup menahan letusan.
Menengadah, merintih, meronta.
Maksud hati mengerti kondisi.
Tak pernah terlintas awan membelai ambisi.
Menangkap fatamorgana menari lari.
Dan lagi-lagi
Emosipun meluap, meletup tiada kira.
Bongkahan saljupun meleleh dipipi


Yang menjadi kenangan
Perjalanan cinta anak manusia itu berbeda
mungkin juga berliku-liku
tafsiran cintapun terkadang tak seindah aksaranya
cintapun dapat merusak
cintapin dapat membuat kita hilang tujuan
namun cintapun indah
meski tak sepihak lagi.
ia yang menjadi bagian dari waktu
meninggalkan jejak yang perih
ingatan yang menjadi kenangan.


Aku Ingin Seperti Mereka
Menyusuri jalan setapak
sendirian, gelap dan sunyi
putus asa pun selalu mengiringi langkah
tertatih..
dengan muka tertunduk menatap bumi.
Diujung jalan itu
Ada sorak tawa, canda dan kebersamaan
senyum tumbuh tanpa sadar dari bibir mereka
Hati ikhlas dengan pandangan riang itu.
Disini aku berdiri diam
ingin menghampiri namun bimbangpun merasuki
air mata menetes mengalir melewati pipi
terjatuh dan mengunci diri.
Benak hati bicara keras
"Aku ingin seperti mereka"
namun bibir itu enggan mengeluarkan suaranya.
kebisuan jiwa raga yang membatin.


Entahlah...
Ini nyata, kawan.
iya, aku sadar kalo ini nyata.
Trus apa masalah mu?
tidak ada.
Ayolah kawan, belajar lah untuk jujur!
sungguh tidak ada
Hah.. inilah sisi dari dirimu yang ku benci.
terus kenapa?
Aku hanya ingin menjadi orang yang bisa kau percaya.
Ehm, ya akan aku coba.
Kau pasiti bisa, kawan!
semoga saja.

Kesal
Namun aku tak tau apa sebabnya.
bingung
entahlah apa yang akan terjadi.
aku belum memikirkannya!
tapi,
rasa ini terus saja menghantui.
atau itu cuma perasaaku?
Mungkin saja.


Jingga
Sinar warna jingga timbul dibalik kelopak matanya
Redup, tak jelas namun hangat terasa
Kini celoteh-celoteh mulai beradu
Ricuh gema suara menggaung
dan..
Sang Jingga pun kini sempurna


Ada Langkah-Langkah Getir
Sadar namu tak tersadar
tersurat walaupin itu tersirat.
Lelah menjelajahin pelataran bumi
mengarungi jutaan kisah.
Ada langkah-langkah getir
pada wajah-wajah satir
yang terluka lara!
lalu riuh itu mengguncang.
membangunkan tuan putri dari dimensi mimpi
langkah itu kini kian cepat
beradu dengan pesta musik
menari ria tak kenal dukan dan sepi.
wajah itu tertunduh lemah
lensa hitam yang memandang kosong kedepan.
Ada langkah-langkah getir.


Pilih
Pilihan memang beda dengan pilihan
memilih dan dipilih
disini posisinya sia dipilih
namun dia ingin memilih
tak sejalan
dimana waktu memilih tuk pergi
enggan kembali

Ia memang hadir oleh waktu
dimana detiknya bergerak membentuk rasa
membentuk sebuah kisah
ingin raga merangkul, membelai bahkan memiliki
namun lagi-lagi
keadaan tak sama
semua tak kosong!


Neraka 2 jam
Dalam ruang ini
perlu kau bilang luas ataupun kecil
tapi cukup untuk semestinya
dimana rasa hangat mencolok daripada kesejukan yang diidamkan
huaaaa.. diri ini merasa ingin minggat
lari dan lenyap dari neraka 2 jam ini
terperangkap dengan raksasa jahanam yang berkoar-koar
namun terbuang!
Dari sudut pandang kacamata yang tercantol di ujung hidungnya
memandang bengis mencari sensualitas dalam estetikanya
kau mengerti?
tidak.
ya, begitu pula denganku.
Sampai kapan kau akan berhenti berdalil?
Tak lelahkah engkau?


Aku masih sama
Aku masih sama
seperti bulan, seperti matahari
tak akan bosan cahayanya

jejakku adalah dirimu
mataku adalah penglihatan rindu
rindu tentang cintamu yang lalu

jika mataku berkaca
hati akan berkata
dia bertanya
masihkan terlintas cinta?

kau masih ingat?

Aku tidak mungkin lupa
cintaku ibarat benih yang tumbuh menjadi pohon
telah berakar dan kokoh
tidak mungkin aku cabut.
itu akan terasa sakit!

tapi apakah kamu ingat?
aku tidak lupa
karena
aku masih sama...


Aku Tahu
Suatu proses yang panjang
tak dapat dipungkiri dengan terciptanya ribuan kenangan
aku tahu
sulit memng melepaskan hal yang telah kau agungkan
dimana kenangan dengan rasa nyaman
tak rela untuk sirna
aku tahu itu
tapi sakit bagiku tuk menyaksikan tayangan nostalgiamu
kenapa?
karena aku merasa tak diperlukan
tersingkir
tak dianggap
sekali lagi, aku tahu itu !

Udah ah gan sis, segini aja dulu. ane cape nulisnya emoticon-Ngakak (S)
mohon maap kalo berantakan, maklum masih newbie soalnya juga.

makasih buat agan dan aganwati yang mau nyempetin mampir buat baca emoticon-Kiss (S)

Sumber : Hasil tulisan TS sendiri gan, no copast hasil karya orang emoticon-Cools
0
1.1K
4
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
Poetry
KASKUS Official
6.2KThread•6.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.