- Beranda
- The Lounge
7 Kartini Masa Kini Yang Mendunia
...
TS
EconomicHitman
7 Kartini Masa Kini Yang Mendunia
Selamat Hari Kartini Untuk Indonesia
Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2015, Indonesia juga memiliki wanita – wanita yang berprestasi membanggakan di kancah internasional. Dilansir dari Merdeka.com, berikut adalah tujuh perempuan Indonesia yang namanya telah mendunia, dan bukan merupakan selebritis.
Cekidot gans
Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2015, Indonesia juga memiliki wanita – wanita yang berprestasi membanggakan di kancah internasional. Dilansir dari Merdeka.com, berikut adalah tujuh perempuan Indonesia yang namanya telah mendunia, dan bukan merupakan selebritis.
Cekidot gans
Quote:
1. Sri Mulyani Indrawati

Siapa sih yang tak kenal beliau? Nama lengkapnya adalah Dr. Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia yang menjabat selama periode 7 Desember 2005 hingga 20 Mei 2010 di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Sebelumnya, wanita kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia sejak 13 Juni 2008 20 Oktober 2009 di bawah kepemimpinan Presiden SBY.
Sri Mulyani menjabat Managing Director dan Chief Operating Officer di World Bank. Artinya, wanita yang kerap disapa Ibu Ani ini, bertanggung jawab atas operasional lembaga internasional tersebut di seluruh belahan dunia.
Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar. Selama menjadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati banyak menorehkan prestasi, di antaranya menstabilkan ekonomi makro di tengah krisis ekonomi dunia, mempertahankan kebijakan fiskal yang prudent, menurunkan biaya pinjaman dan mengelola utang serta memberi kepercayaan pada investor. Berbagai upaya tersebut telah mengantarkannya menjadi Menteri Keuangan terbaik di Asia.
Refomasi Kementerian Keuangan dinahkodainya dengan baik sehingga banyak terjadi perubahan fundamental di Kementerian Keuangan mulai dari organisasi, SOP, SDM dan lain-lainnya. Dia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.
Jauh sebelumnya, dia sempat menjabat sebagai executive director di International Monetary Fund (IMF). Spesialis penelitian Ekonomi Moneter dan Perbankan serta Ekonomi Tenaga Kerja ini pada awal Oktober 2002 terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group). Sejak 1 November 2002, ia mewakili 12 negara anggota SEA Group di IMF.
Sri Mulyani terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008. Di tahun 2014, dirinya masih didaulat menjadi wanita berpengaruh di dunia dengan menempati peringkat 38.
Dia juga mendapat predikat wanita paling berpengaruh kedua di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007. Sri Mulyani juga menjadi Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006, 2007, 2008 oleh Emerging Market (Euromoney).
Pada bulan April 2010 lalu, Sri Mulyani menerima penghargaan Madhuri and Jagdish N. Sheth International Alumni Award dari University of Illinois in Urbana-Champaign (UIUC). Beliau menerima penghargaan tersebut bagi kategori Exceptional Achievement atas prestasi menonjol beliau secara profesional di tingkat nasional dan internasional.
sumber
2. Griselda Sastrawinata

Shrek merupakan salah satu karakter populer di dunia perfilman animasi. Siapa sangka, salah satu pencipta karakter di film Shrek itu adalah orang Indonesia, yaitu Griselda Sastrawinata.
Griselda adalah perempuan asal Indonesia yang bekerja sebagai animator di studio film ternama Dreamworks di California, Amerika Serikat, yang menghasilkan film-film animasi terkenal seperti Shrek, Madagascar, Kungfu Panda & Bee Movie.
Ia bekerja sebagai visual development artist, di Artistic Department. Griselda adalah 1 dari 5 perempuan yang bekerja sebagai artist di Dreamworks.
Proyek yang dikerjakan Griselda adalah film Shrek Forever After dan ia terlibat menciptakan sebuah karakter atau tokoh baru dalam serial yang pertama kali diluncurkan tahun 2001 tersebut. Ia sudah 3 tahun bekerja di sana. Tantangan utamanya bekerja di Dreamworks adalah dikejar tenggat waktu (dealine).
sumber
3. Rini Sugianto

Rini Sugianto adalah salah satu animator Indonesia yang telah sukses menembus level dunia. Ia pun terlibat dalam animasi yang cukup bergengsi, "The Adventures of Tintin" karya Steven Spielberg dan saat ini sedang mengerjakan post production animation untuk film "The Avengers".
Rini pernah mencicipi menggarap animasi di beberapa studio game. Mulai dari Stormfront (pembuat game Neverwinter Nights), Offset Studio (Project Offset) dan kemudian Blur Studio (yang melahirkan game seperti Dante's Inferno, Halo dll). Sejak Agustus 2010, Rini bergabung dengan Weta Digital di Selandia Baru.
Setelah Tintin, yang murni animasi dan digarap penuh oleh Weta Digital, Rini sekarang mengerjakan animasi pasca produksi untuk film The Avengers. Perbedaannya cukup mencolok karena Avengers dikerjakan oleh beberapa perusahaan dan merupakan film live action.
Bagi penggemar film dari komik tentunya The Avengers salah satu yang dinanti-nantikan. Ini akan menjadi titik temu beberapa film laris seperti Captain America, Iron Man dan Thor. Sayangnya, Rini belum bisa membocorkan apa-apa dari film itu.
sumber
4. Butet Manurung

Saur Marlina Manurung (lahir di Jakarta, 21 Februari 1972; umur 43 tahun) adalah perintis dan pelaku pendidikan alternatif bagi masyarakat terasing dan terpencil di Indonesia. Sebagaimana gadis Batak lainnya, ia biasa dipanggil "Butet" dan kini namanya lebih dikenal sebagai Butet Manurung.
Sekolah rintisan pertama kali ia terapkan bagi masyarakat Orang Rimba (Suku Kubu) yang mendiami Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi. Metode yang diterapkannya bersifat setengah antropologis. Pengajaran membaca, menulis, dan berhitung dilakukan sambil tinggal bersama masyarakat didiknya selama beberapa bulan. Sistem ini dikombinasi dengan mempertimbangkan pola kehidupan sehari-hari masyarakatnya.
Setelah tersusun secara sistematis, ia mengembangkan sistem Sokola Rimba (diambil dari bahasa yang digunakan orang Rimba, salah satu dialek bahasa Melayu). Sistem Sokola Rimba kemudian diterapkan pula di berbagai tempat terpencil lainnya di Indonesia, seperti di Halmahera dan Flores.
Pemerintah RI berencana mengadopsi sistem ini untuk dikembangkan pada masyarakat dengan kondisi khusus.
sumber
5. Lilyana Natsir

Wanita kelahiran Manado, 9 September 1985 ini adalah seorang pemain bulutangkis profesional yang berprestasi hingga di kancah internasional.
Lilyana Natsir dikenal sebagai pemain ganda campuran yang pernah dipasangkan dengan Nova Widianto, Marikis Kido, dan Tantowi Ahmad. Dia pun juga pernah turun sebagai ganda putri bersama Vita Marissa dan Eny Erlangga.
Yang paling diingat publik tanah air adalah ketika Lilyana Natsir bersama Tantowi Ahmad berhasil membawa pulang gelar juara All England setelah puasa gelar selama 33 tahun. Sebelumnya gelar tersebut pernah diraih oleh pasangan Christian Hadinata dan Imelda Wiguna tahun 1079.
Selain Lilyana Natsir, pebulutangkis Indonesia yang juga pernah bersinar di kancah internasional ada pemain legendaris Susi Susanti.
6. Irma Hardjakusumah

Ajang bergengsi perfilman tahunan Hollywood, Academy Awards ke-87 berlangsung meriah dan mewah tersebut ditayangkan di lebih dari 225 negara. Governors Ball atau ruang pesta Oscar tahun ini bertemakan Hollywood era 1920 hingga 1940-an. Setting ruangan dipenuhi oleh foto-foto di belakang layar, foto publikasi hingga desainer kostum.
Adalah Irma Hardjakusumah, orang yang bertanggung jawab di belakang dekorasi Governors Ball. Wanita lulusan Universitas Indonesia jurusan arsitektur ini terlibat dalam penggarapan desain Governors Ball untuk Oscar dan Emmy Awards (sumber).
Wanita yang pernah menempuh pendidikan di University of California di Los Angeles dan Art Center College of Design ini mengaku bangga bisa terlibat perhelatan akbar tersebut. selain Oscar dan Emmy, Irma juga ikut mendesain pameran akbar Swarovski Crystal di Shanghai pada tahun 2012
7. Marsha Cikita

Siapa yang tidak kenal Upin dan Ipin? Dua bocah kembar yang mencuri perhatian karena tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan. Siapa yang menyangka, di balik serial animasi yang disukai banyak anak kecil itu ada sentuhan tangan animator muda asal Indonesia. Ya, di antara sekian banyak animator yang terlibat langsung dalam proses pembuatan 'Upin Ipin', salah satunya adalah seorang wanita asal Indonesia, Marsha Chikita Fawzi.
Pada awalnya, wanita yang akrab disapa Chiki ini hanya bekerja paruh waktu di sebuah rumah produksi asal Malaysia demi memenuhi persyaratan nilai akademisnya. Berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan produksi animasi pernah dilakukan secara serabutan dengan tenggat waktu yang lumayan singkat.
Yang lebih membanggakan lagi adalah ketika Marsha memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan mendirikan sebuah perusahaan animasi sendiri. Dia bercita-cita untuk membangun dunia perfilman tanah air agar semakin maju.
sumber
sumber

Siapa sih yang tak kenal beliau? Nama lengkapnya adalah Dr. Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia yang menjabat selama periode 7 Desember 2005 hingga 20 Mei 2010 di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Sebelumnya, wanita kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia sejak 13 Juni 2008 20 Oktober 2009 di bawah kepemimpinan Presiden SBY.
Sri Mulyani menjabat Managing Director dan Chief Operating Officer di World Bank. Artinya, wanita yang kerap disapa Ibu Ani ini, bertanggung jawab atas operasional lembaga internasional tersebut di seluruh belahan dunia.
Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar. Selama menjadi Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati banyak menorehkan prestasi, di antaranya menstabilkan ekonomi makro di tengah krisis ekonomi dunia, mempertahankan kebijakan fiskal yang prudent, menurunkan biaya pinjaman dan mengelola utang serta memberi kepercayaan pada investor. Berbagai upaya tersebut telah mengantarkannya menjadi Menteri Keuangan terbaik di Asia.
Refomasi Kementerian Keuangan dinahkodainya dengan baik sehingga banyak terjadi perubahan fundamental di Kementerian Keuangan mulai dari organisasi, SOP, SDM dan lain-lainnya. Dia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.
Jauh sebelumnya, dia sempat menjabat sebagai executive director di International Monetary Fund (IMF). Spesialis penelitian Ekonomi Moneter dan Perbankan serta Ekonomi Tenaga Kerja ini pada awal Oktober 2002 terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group). Sejak 1 November 2002, ia mewakili 12 negara anggota SEA Group di IMF.
Sri Mulyani terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008. Di tahun 2014, dirinya masih didaulat menjadi wanita berpengaruh di dunia dengan menempati peringkat 38.
Dia juga mendapat predikat wanita paling berpengaruh kedua di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007. Sri Mulyani juga menjadi Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006, 2007, 2008 oleh Emerging Market (Euromoney).
Pada bulan April 2010 lalu, Sri Mulyani menerima penghargaan Madhuri and Jagdish N. Sheth International Alumni Award dari University of Illinois in Urbana-Champaign (UIUC). Beliau menerima penghargaan tersebut bagi kategori Exceptional Achievement atas prestasi menonjol beliau secara profesional di tingkat nasional dan internasional.
sumber
2. Griselda Sastrawinata

Shrek merupakan salah satu karakter populer di dunia perfilman animasi. Siapa sangka, salah satu pencipta karakter di film Shrek itu adalah orang Indonesia, yaitu Griselda Sastrawinata.
Griselda adalah perempuan asal Indonesia yang bekerja sebagai animator di studio film ternama Dreamworks di California, Amerika Serikat, yang menghasilkan film-film animasi terkenal seperti Shrek, Madagascar, Kungfu Panda & Bee Movie.
Ia bekerja sebagai visual development artist, di Artistic Department. Griselda adalah 1 dari 5 perempuan yang bekerja sebagai artist di Dreamworks.
Proyek yang dikerjakan Griselda adalah film Shrek Forever After dan ia terlibat menciptakan sebuah karakter atau tokoh baru dalam serial yang pertama kali diluncurkan tahun 2001 tersebut. Ia sudah 3 tahun bekerja di sana. Tantangan utamanya bekerja di Dreamworks adalah dikejar tenggat waktu (dealine).
sumber
3. Rini Sugianto

Rini Sugianto adalah salah satu animator Indonesia yang telah sukses menembus level dunia. Ia pun terlibat dalam animasi yang cukup bergengsi, "The Adventures of Tintin" karya Steven Spielberg dan saat ini sedang mengerjakan post production animation untuk film "The Avengers".
Rini pernah mencicipi menggarap animasi di beberapa studio game. Mulai dari Stormfront (pembuat game Neverwinter Nights), Offset Studio (Project Offset) dan kemudian Blur Studio (yang melahirkan game seperti Dante's Inferno, Halo dll). Sejak Agustus 2010, Rini bergabung dengan Weta Digital di Selandia Baru.
Setelah Tintin, yang murni animasi dan digarap penuh oleh Weta Digital, Rini sekarang mengerjakan animasi pasca produksi untuk film The Avengers. Perbedaannya cukup mencolok karena Avengers dikerjakan oleh beberapa perusahaan dan merupakan film live action.
Bagi penggemar film dari komik tentunya The Avengers salah satu yang dinanti-nantikan. Ini akan menjadi titik temu beberapa film laris seperti Captain America, Iron Man dan Thor. Sayangnya, Rini belum bisa membocorkan apa-apa dari film itu.
sumber
4. Butet Manurung

Saur Marlina Manurung (lahir di Jakarta, 21 Februari 1972; umur 43 tahun) adalah perintis dan pelaku pendidikan alternatif bagi masyarakat terasing dan terpencil di Indonesia. Sebagaimana gadis Batak lainnya, ia biasa dipanggil "Butet" dan kini namanya lebih dikenal sebagai Butet Manurung.
Sekolah rintisan pertama kali ia terapkan bagi masyarakat Orang Rimba (Suku Kubu) yang mendiami Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi. Metode yang diterapkannya bersifat setengah antropologis. Pengajaran membaca, menulis, dan berhitung dilakukan sambil tinggal bersama masyarakat didiknya selama beberapa bulan. Sistem ini dikombinasi dengan mempertimbangkan pola kehidupan sehari-hari masyarakatnya.
Setelah tersusun secara sistematis, ia mengembangkan sistem Sokola Rimba (diambil dari bahasa yang digunakan orang Rimba, salah satu dialek bahasa Melayu). Sistem Sokola Rimba kemudian diterapkan pula di berbagai tempat terpencil lainnya di Indonesia, seperti di Halmahera dan Flores.
Pemerintah RI berencana mengadopsi sistem ini untuk dikembangkan pada masyarakat dengan kondisi khusus.
sumber
5. Lilyana Natsir

Wanita kelahiran Manado, 9 September 1985 ini adalah seorang pemain bulutangkis profesional yang berprestasi hingga di kancah internasional.
Lilyana Natsir dikenal sebagai pemain ganda campuran yang pernah dipasangkan dengan Nova Widianto, Marikis Kido, dan Tantowi Ahmad. Dia pun juga pernah turun sebagai ganda putri bersama Vita Marissa dan Eny Erlangga.
Yang paling diingat publik tanah air adalah ketika Lilyana Natsir bersama Tantowi Ahmad berhasil membawa pulang gelar juara All England setelah puasa gelar selama 33 tahun. Sebelumnya gelar tersebut pernah diraih oleh pasangan Christian Hadinata dan Imelda Wiguna tahun 1079.
Selain Lilyana Natsir, pebulutangkis Indonesia yang juga pernah bersinar di kancah internasional ada pemain legendaris Susi Susanti.
6. Irma Hardjakusumah

Ajang bergengsi perfilman tahunan Hollywood, Academy Awards ke-87 berlangsung meriah dan mewah tersebut ditayangkan di lebih dari 225 negara. Governors Ball atau ruang pesta Oscar tahun ini bertemakan Hollywood era 1920 hingga 1940-an. Setting ruangan dipenuhi oleh foto-foto di belakang layar, foto publikasi hingga desainer kostum.
Adalah Irma Hardjakusumah, orang yang bertanggung jawab di belakang dekorasi Governors Ball. Wanita lulusan Universitas Indonesia jurusan arsitektur ini terlibat dalam penggarapan desain Governors Ball untuk Oscar dan Emmy Awards (sumber).
Wanita yang pernah menempuh pendidikan di University of California di Los Angeles dan Art Center College of Design ini mengaku bangga bisa terlibat perhelatan akbar tersebut. selain Oscar dan Emmy, Irma juga ikut mendesain pameran akbar Swarovski Crystal di Shanghai pada tahun 2012
7. Marsha Cikita

Siapa yang tidak kenal Upin dan Ipin? Dua bocah kembar yang mencuri perhatian karena tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan. Siapa yang menyangka, di balik serial animasi yang disukai banyak anak kecil itu ada sentuhan tangan animator muda asal Indonesia. Ya, di antara sekian banyak animator yang terlibat langsung dalam proses pembuatan 'Upin Ipin', salah satunya adalah seorang wanita asal Indonesia, Marsha Chikita Fawzi.
Pada awalnya, wanita yang akrab disapa Chiki ini hanya bekerja paruh waktu di sebuah rumah produksi asal Malaysia demi memenuhi persyaratan nilai akademisnya. Berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan produksi animasi pernah dilakukan secara serabutan dengan tenggat waktu yang lumayan singkat.
Yang lebih membanggakan lagi adalah ketika Marsha memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan mendirikan sebuah perusahaan animasi sendiri. Dia bercita-cita untuk membangun dunia perfilman tanah air agar semakin maju.
sumber
sumber
Quote:
TS gak nolak
,
kalau berkenan.
,
kalau berkenan.Diubah oleh EconomicHitman 21-04-2015 18:12
0
1.9K
Kutip
10
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•104.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya