- Beranda
- Berita dan Politik
Orang Kecil ngadu ke Anggota DPR. Staff Admin RSCM Kalang kabut ! [RASAINLUH !!]
...
TS
lebihbaikdijual
Orang Kecil ngadu ke Anggota DPR. Staff Admin RSCM Kalang kabut ! [RASAINLUH !!]
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
komentar: Mulia banget nih anggota DPR. dari partai apa sih ?
sumber:
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
RMOL. Tak puas dengan pelayanan publik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), ibu Dude, warga Kota Bogor mengadu pada wakilnya di DPR, Capt. Djoni Rolindrawan.
Awalnya, anak dari ibu Dude berobat ke RSCM di bagian bedah vaskuler. Atas saran dari dr Herawan (yang saat ini pindah tugas ke RS Harapan Kita) untuk segera dioperasi dan diminta untuk koordinasi mengenai waktu operasi dengan Hartati Rosidah (biasa dipanggil Ibu Ros) selaku Kabag Administrasi BCH RSCM.
"Dari bulan november 2014 hingga saat ini tidak ada upaya koordinasi dengan baik. Padahal saya sudah menelepon beberapa kali, namun tidak ada respon dan banyak beralasan seperti kamarnya sedang penuh, telp kantor pun tidak diangkat. Padahal BPJS Kesehatan telah menyanggupi pembiayaannya," keluh ibu Aditya ini di hadapan
Capt. Djoni Rolindrawan, Selasa (7/4).
Menanggapi laporan tersebut, politisi Hanura itu bergegas mendatangi BCH RSCM setelah 13 kali telepon ke nomor (021) 3902476 tidak ada yang mengangkat. Terbukti, setelah Capt. Djoni mendatangi BCH RSCM, telepon kantor disimpan di bawah meja dan beberapa staf administrasi beralasan macam-macam. Bahkan, ketika wakil rakyat terpilih dari Dapil Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini meminta kepastian, beberapa staf admistrasi mem-pingpongnya hingga Capt Djoni merasa kesal dan meminta data pasien yang perlu dioperasi. Mereka menutupi dan menjawab tidak tahu sama sekali.
Setelah diminta untuk bersikap jujur, mereka baru memberikan datanya, dan benar nama Aditya pasien yang mestinya mendapat pengobatan lebih cepat tidak ditindaklanjuti oleh mereka.Beberapa minggu kemudian, pasien bernama Aditya akan melakukan CT Scan setelah diberikan rujukan oleh dr Tomo. Namun, beberapa dokter lain terlihat saling lempar kewenangan seperti yang terjadi kurun waktu November 2014-Maret 2015.
"Saya minta Menkes agar memperbaiki aspek pelayanan terhadap masyarakat, terutama di RSCM. Bilaa ada tenaga medis serta tenaga administratif yang memberikan pelayanan kurang baik dan bermutu, hendaknya agar dievaluasi bila perlu diberikan sanksi," tegas politisi Hanura ini.
Capt. Djoni menyayangkan RS sebesar RSCM aspek pelayanan publiknya sangat buruk. Dia mengharapkan agar aspek ini menjadi perhatian bagi Menteri Kesehatan.[wid]
komentar: Mulia banget nih anggota DPR. dari partai apa sih ?
sumber:
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
RMOL. Tak puas dengan pelayanan publik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), ibu Dude, warga Kota Bogor mengadu pada wakilnya di DPR, Capt. Djoni Rolindrawan.
Awalnya, anak dari ibu Dude berobat ke RSCM di bagian bedah vaskuler. Atas saran dari dr Herawan (yang saat ini pindah tugas ke RS Harapan Kita) untuk segera dioperasi dan diminta untuk koordinasi mengenai waktu operasi dengan Hartati Rosidah (biasa dipanggil Ibu Ros) selaku Kabag Administrasi BCH RSCM.
"Dari bulan november 2014 hingga saat ini tidak ada upaya koordinasi dengan baik. Padahal saya sudah menelepon beberapa kali, namun tidak ada respon dan banyak beralasan seperti kamarnya sedang penuh, telp kantor pun tidak diangkat. Padahal BPJS Kesehatan telah menyanggupi pembiayaannya," keluh ibu Aditya ini di hadapan
Capt. Djoni Rolindrawan, Selasa (7/4).
Menanggapi laporan tersebut, politisi Hanura itu bergegas mendatangi BCH RSCM setelah 13 kali telepon ke nomor (021) 3902476 tidak ada yang mengangkat. Terbukti, setelah Capt. Djoni mendatangi BCH RSCM, telepon kantor disimpan di bawah meja dan beberapa staf administrasi beralasan macam-macam. Bahkan, ketika wakil rakyat terpilih dari Dapil Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini meminta kepastian, beberapa staf admistrasi mem-pingpongnya hingga Capt Djoni merasa kesal dan meminta data pasien yang perlu dioperasi. Mereka menutupi dan menjawab tidak tahu sama sekali.
Setelah diminta untuk bersikap jujur, mereka baru memberikan datanya, dan benar nama Aditya pasien yang mestinya mendapat pengobatan lebih cepat tidak ditindaklanjuti oleh mereka.Beberapa minggu kemudian, pasien bernama Aditya akan melakukan CT Scan setelah diberikan rujukan oleh dr Tomo. Namun, beberapa dokter lain terlihat saling lempar kewenangan seperti yang terjadi kurun waktu November 2014-Maret 2015.
"Saya minta Menkes agar memperbaiki aspek pelayanan terhadap masyarakat, terutama di RSCM. Bilaa ada tenaga medis serta tenaga administratif yang memberikan pelayanan kurang baik dan bermutu, hendaknya agar dievaluasi bila perlu diberikan sanksi," tegas politisi Hanura ini.
Capt. Djoni menyayangkan RS sebesar RSCM aspek pelayanan publiknya sangat buruk. Dia mengharapkan agar aspek ini menjadi perhatian bagi Menteri Kesehatan.[wid]
Diubah oleh lebihbaikdijual 08-04-2015 13:46
0
6.8K
71
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695KThread•58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya