News
Batal
KATEGORI
link has been copied
126
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551235bb9a09511b538b4568/bukti-ahok-tdk-paham-pakai-apbd-2014-pendapatan-amp-belanja-dki-akan-merosot-rp-9-t
Merdeka.com - DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak mencapai titik temu dalam pembahasan RAPBD DKI Jakarta 2015 sebesar Rp 73,08 triliun. Sehingga pembangunan Jakarta akan menggunakan pagu anggaran APBD DKI Jakarta 2014 sebesar Rp 72,9 triliun. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budihartono mengatakan, Kementerian Dalam Negeri meminta ekseku
Lapor Hansip
25-03-2015 11:12

(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T

Merdeka.com - DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak mencapai titik temu dalam pembahasan RAPBD DKI Jakarta 2015 sebesar Rp 73,08 triliun. Sehingga pembangunan Jakarta akan menggunakan pagu anggaran APBD DKI Jakarta 2014 sebesar Rp 72,9 triliun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budihartono mengatakan, Kementerian Dalam Negeri meminta eksekutif untuk membahas ulang Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS). Tujuannya untuk melihat struktur APBD DKI Jakarta 2015 yang akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub).

"Kemendagri menyarankan agar KUAPPAS disusun ulang, agar tidak ada akusisi dari DPRD ketika diimplementasikan. Ya tiga hari ke depan kami akan rampungkan KUAPPAS tersebut," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/3).

Namun, pembahasan ulang ini berdampak pada menurunnya pendapatan dan belanja DKI karena harus mengikuti anggaran tahun sebelumnya. Penurunan pendapatan dan belanja ditaksir mencapai Rp 9 triliun, atau menjadi Rp 64 triliun. Padahal dalam KUAPPAS 2015 dianggarkan Rp 73,08 triliun.

Mantan Walikota Jakarta Utara ini berencana akan melakukan pengurangan kegiatan agar sesuai dengan alokasi anggaran yang ada. Adapun pengurangan rencana dilakukan untuk pembelian tanah di Dinas Tata Air, Dinas Taman, Dinas Bina Marga dan Dinas Peternakan dan Perikanan. Masing-masing akan dipotong sebesar Rp 500 miliar.

Pengurangan juga dilakukan untuk pembangunan tanggul pencegah banjir rob di Jakarta Utara sebesar Rp 300 miliar. Kemudian, pengurangan belanja bangunan dan rumah bersejarah, termasuk lahan di lima wilayah sekitar Rp 500 miliar serta biaya kegiatan tak terduga dipangkas sekitar Rp 1,4 triliun.

"Dari Rp 9 triliun jika dikurangi dengan pengurangan kegiatan di atas tinggal menyisahkan anggaran sekitar Rp 4,2 triliun," terangnya.

Mantan Kabiro KDH KLN DKI Jakarta ini menambahkan, kekurangan dari pemangkasan akan diambil dari kegiatan belanja perjalanan dinas, hibah ke yayasan yang tidak terlalu penting, kegiatan pariwisata, bantuan sosial, sosialisasi dan kegiatan yang tidak perlu berjalan. "Nanti kalau sudah kesusun KUAPPAS akan kami sampaikan detailnya," ujarnya.

Namun, Heru menegaskan, tidak akan dilakukan pemotongan anggaran pada program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, sarana prasarana, penanggulangan banjir dan belanja pembangunan karena akan ada penambahan pada Dinas Tata Air sebesar Rp 2,3 triliun, dari Rp 2,7 triliun menjadi Rp 5 triliun.

"Prediksi kami akan kami ketatkan pembelanjaan mendekati riil yang bisa diserap dengan fungsional," terangnya.

Dia menambahkan, pembahasaan KUAPPAS untuk Pergub akan selesai Kamis (26/3), dan akan langsung diberikan kepada Kemendagri sehingga anggaran, kemungkinan dapat digunakan pada Mei 2015.

"Kami meminta SKPD tak perlu takut bekerja meski ada isu pengawasan ketat dari DPRD. Kami sudah meminta pengawalan dari BPKP, BPK, Polisi dan ahli keuangan negara," tutupnya.


Sumber

Ternyata Kemendagri meminta membahas lagi KUA-PPAS nya. Harus disesuaikan dengan KUA-PPAS tahun lalu (APBDP 2014). Sementara si ahok koar koar seperi ini

Quote:Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan meski APBD 2014 (Rp72,9 triliun) lebih kecil dibandingkan APBD 2015 (Rp73,08 triliun), program pembangunan tidak akan terhambat. Ia menyebutkan perbedaan anggaran hanya Rp180 miliar.


Si Ahok mengira dia bisa seenaknya saja menentukan kegiatan 2015 dengan memakai pagu 72,9 T. Di thread sebelah sudah ada pula panastak sok pintar yang mengatakan pengamat anggaran GOBLOG.

Ini omongan si Ahok waktu menyalahkan pengamat

Quote:Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku merasa iba dengan para pengamat yang bicara bahwa dampak penerbitan Pergub sedemikian besar karena program prioritas tahun 2015 tak bisa dijalankan. Sebagai contoh, dia menyebut pagu belanja tahun lalu yang nilainya Rp63,4 triliun harus mengalami penyesuaian menjadi Rp67 triliun.


Ternyata benar pagu yang dipakai sekitar 64 T saja dan akan disesuaikan oleh Pemprov.
Diubah oleh victimofgip21
0
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 5 dari 7
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 14:57
Panasbung pro koruptor nih.. Jgn2 dulu dukung KMP yg korup juga lagi

emoticon-Ngakak
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 14:58
Quote:Original Posted By akbp48


biar bisa difungsikan,dia harus bikin negara sendiri dulu kalew..

mau dibalik,ya gampang..ahok tuker posisi ama dprd aja hhh


Dia mengira dki itu punya dia kali.
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 14:59
Quote:Original Posted By menno


TKD dinamis bukannya tetap dijalankan begitu APBD 2015 ini cair,mbah?


dasar hukumnya ga kuat emoticon-Big Grin
kalo BPK nanya, TKD dinamis itu buat bayarin prestasi yang mana ?
Gaji PNS RM itu buat bayarin prestasi yang mana ?
dan TKD statis itu buat bayarin prestasi yang mana ?

silakan renungkan emoticon-Big Grin
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:00
Quote:Original Posted By goodspell


ya kalo agan paham apa salahnya berbagi gan, silakan bikin thread membandingkan sistem ebudgeting sama sistem sebelomnya.
kalo si agan sebelomnya yg ane komenin itu sepertinya sih lebih membandingkan software ebudgeting sama software excelnya. Nah kalo soal software, itu soal alat, soal selera dan soal design fitur software, sama kayak agan lebih doyan bikin spreadsheet pake lotus ato pake excel.
Beda lagi kalo soal sistem ya. Ane kan ga bilang sistem ebudgeting sama sistem sebelomnya sama. Justru ane mempersilahkan agan2 yang lebih paham bedanya sistem ebudgeting dengan sistem sebelumnya buat babarin dimarih ato di thread lain. Kan selama ini yg rame di media cuma soal softwarenya doang, soal ada password, soal ada lock input.
Jangan kelamaan sedihnya gan, tetep semangat dong emoticon-Hammer (S) emoticon-Hammer (S) emoticon-Hammer (S)


Yup, gue juga bingung tuh ama yg ebudgeting, bedanya apa?
Gue makanya bilang kalo cuma soal ada username ama password, yah VB excel juga bisa bikin aplikasi koq, bisa bikin login form kasih username ama password emoticon-Big Grin
Malah kalo cuma karna ada username ama password trus aman, yah gue bilang itu juga goblok sih Ahok, gue dah kasih alasan kenapa ga amannya! Mau aman kenapa ga pake fingerprint?

Masa beda ebudgeting ama sistem dulu cuma karna ada login ama username doank? Sisanya sama? emoticon-Ngakak (S)
Cuma beda tampilan, yg dulu tampilan excel, sekarang tampilan bukan excel?

Trus yg lucunya soal kalo ebudgeting sistem inputnya ga manual kayak excel dulu? Loh, emang yg input ebudgeting siapa? Setan, robot, tuyul? Bukan manusia2 itu yg input? Sama aja khan input manual? Koq bisa bilang dulu pake excel manual input yg ebudgeting ga manual?
Serius gue bingung emoticon-Ngakak (S)

Soal copas anggaran, nyatanya di ebudgeting juga ada anggaran double, ada anggaran yg cuma copas pake program tahun lalu yg udah diakui Djarot sebagai kebiasaan lama SKPD!! Loh, koq bisa ebudgeting ga ada fungsi controlnya?

Serius nih, coba jelasin dej apa kelebihan dari ebudgeting versi Ahok selain ada username ama password yg selalu dibanggain ama Ahok dewa bacot? Yg sok2an ga mau kasih ke orang? Serius gue tanya.... padahal kalo cuma kek gitu, tinggal bikin aja form login pake VB Excel juga bisa emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:01
Quote:Original Posted By kabei


dasar hukumnya ga kuat emoticon-Big Grin
kalo BPK nanya, TKD dinamis itu buat bayarin prestasi yang mana ?
Gaji PNS RM itu buat bayarin prestasi yang mana ?
dan TKD statis itu buat bayarin prestasi yang mana ?

silakan renungkan emoticon-Big Grin


dasar hukum ga kuat mah ga masalah mbah,itu ijin reklamasi pantai jakarta buat bikin 17 pulau buatan aja bisa terbit ijin gubernurnya padahal yg berwenang terbitkan itu pemerintah pusat
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:02
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Quote:Original Posted By rsryomantap2
Iya itu aja kelebihannya khan? Tapi inget, tetep aja bisa terjadi kesalahan, misalnya cuma copas tadi, atau saking banyaknya, ngantuk, ketik 0 kelebihan 1 langsung dituduh anggaran siluman atau mau korupsi emoticon-Big Grin

Setidaknya kan udah jelas siapa yang bertanggung jawab.

Quote:Kalau pake sistem manual, yah tetep aja kerjain pake komputer khan?

Betul kalo manual pake excel atau lainnya ya tetep pake komputer
tapi kan lebih gampang nyusupin (baca: nginputin) tanpa tau siapa yang nyusupin (baca: nginputin)


Quote:Pake password juga ga aman koq gan, kata siapa password aman?

Kalo mau bener2 aman login yah pake fingerprint donk emoticon-Big Grin

(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T


Password juga bisa dimanipulasi seperti yg udah ane jalsin, bisa tau password, apalagi kalo komputer dikasih program keylogger trus bisa dikontrol jarak jauh, atau kirim lewat email....

Ahok koar2 soal password2... tapi itu mah kuno! Level ebudgeting koq pake password kalah ama teller bank atau POS selevel cafe2 emoticon-Big Grin

Ini menunjukkan Ahok goblok dan tetep bisa diboongin emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Betul,
kalo level password doang bisa saja ngaku dihack, ngaku ada yang curi password, atau sengaja menteledorkan diri.

Pake fingerprint juga gak otomatis secure
karena bisa saja pendaftaran jarinya sengaja di-"ngaco"-in
tapi jelas jauh lebih secure
dan jelas juga siapa pejabat yang berwenang daftarin jari serta ngasih otoritas tertentu ke user. Jadi yang bertanggung jawab lebih terlacak lagi.

Biar lebih afdol pake retinal scan juga. emoticon-Ngakak
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:02
Quote:Original Posted By kabei


dasar hukumnya ga kuat emoticon-Big Grin
kalo BPK nanya, TKD dinamis itu buat bayarin prestasi yang mana ?
Gaji PNS RM itu buat bayarin prestasi yang mana ?
dan TKD statis itu buat bayarin prestasi yang mana ?

silakan renungkan emoticon-Big Grin



Betul banget, bisa aja khan atasan ama bawahan kongkalikong emoticon-Big Grin
Atasan bisa aja minta jatah dari bawahan sekian, kalo mau dinilai bagus dan TKD keluar... Bawahan pasti bakal setuju, misal dapet TKD dinamis 10juta, bagi atasannya 2juta masih dapet 8juta, lebih lumayan daripada ga dapet 10juta sama sekali pikirnya... Bisa aja seperti itu khan? emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:04
Quote:Original Posted By rsryomantap2


Yup, gue juga bingung tuh ama yg ebudgeting, bedanya apa?
Gue makanya bilang kalo cuma soal ada username ama password, yah VB excel juga bisa bikin aplikasi koq, bisa bikin login form kasih username ama password emoticon-Big Grin
Malah kalo cuma karna ada username ama password trus aman, yah gue bilang itu juga goblok sih Ahok, gue dah kasih alasan kenapa ga amannya! Mau aman kenapa ga pake fingerprint?

Masa beda ebudgeting ama sistem dulu cuma karna ada login ama username doank? Sisanya sama? emoticon-Ngakak (S)
Cuma beda tampilan, yg dulu tampilan excel, sekarang tampilan bukan excel?

Trus yg lucunya soal kalo ebudgeting sistem inputnya ga manual kayak excel dulu? Loh, emang yg input ebudgeting siapa? Setan, robot, tuyul? Bukan manusia2 itu yg input? Sama aja khan input manual? Koq bisa bilang dulu pake excel manual input yg ebudgeting ga manual?
Serius gue bingung emoticon-Ngakak (S)

Soal copas anggaran, nyatanya di ebudgeting juga ada anggaran double, ada anggaran yg cuma copas pake program tahun lalu yg udah diakui Djarot sebagai kebiasaan lama SKPD!! Loh, koq bisa ebudgeting ga ada fungsi controlnya?

Serius nih, coba jelasin dej apa kelebihan dari ebudgeting versi Ahok selain ada username ama password yg selalu dibanggain ama Ahok dewa bacot? Yg sok2an ga mau kasih ke orang? Serius gue tanya.... padahal kalo cuma kek gitu, tinggal bikin aja form login pake VB Excel juga bisa emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


proses nyusun dokumen anggaran itu prinsipnya cuma
1. ada dokumen sumber
2. input rencana anggaran
3. cetak dokumen anggaran
itu thok....
fungsi copas itu sudah pasti ada karena ada belanja yang sifatnya rutin macam belanja pegawai, belanja pemeliharaan kendaraan, gedung, dan sejenisnya emoticon-Big Grin
trus mo pake excell atau ebudgeting/rkakl mah sebenarnya cuma tools aja karena inti dari nyusun dokumen anggaran mah ga akan beda dari 3 langkah diatas emoticon-Ngakak (S)



*asem ik ada kuliah gratis dari gwemoticon-Ngakak (S)
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:05
Quote:Original Posted By rsryomantap2


Yup, gue juga bingung tuh ama yg ebudgeting, bedanya apa?
Gue makanya bilang kalo cuma soal ada username ama password, yah VB excel juga bisa bikin aplikasi koq, bisa bikin login form kasih username ama password emoticon-Big Grin
Malah kalo cuma karna ada username ama password trus aman, yah gue bilang itu juga goblok sih Ahok, gue dah kasih alasan kenapa ga amannya! Mau aman kenapa ga pake fingerprint?

Masa beda ebudgeting ama sistem dulu cuma karna ada login ama username doank? Sisanya sama? emoticon-Ngakak (S)
Cuma beda tampilan, yg dulu tampilan excel, sekarang tampilan bukan excel?

Trus yg lucunya soal kalo ebudgeting sistem inputnya ga manual kayak excel dulu? Loh, emang yg input ebudgeting siapa? Setan, robot, tuyul? Bukan manusia2 itu yg input? Sama aja khan input manual? Koq bisa bilang dulu pake excel manual input yg ebudgeting ga manual?
Serius gue bingung emoticon-Ngakak (S)

Soal copas anggaran, nyatanya di ebudgeting juga ada anggaran double, ada anggaran yg cuma copas pake program tahun lalu yg udah diakui Djarot sebagai kebiasaan lama SKPD!! Loh, koq bisa ebudgeting ga ada fungsi controlnya?

Serius nih, coba jelasin dej apa kelebihan dari ebudgeting versi Ahok selain ada username ama password yg selalu dibanggain ama Ahok dewa bacot? Yg sok2an ga mau kasih ke orang? Serius gue tanya.... padahal kalo cuma kek gitu, tinggal bikin aja form login pake VB Excel juga bisa emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


ane setuju ama argumen agan diatas, ane malah mau bandingan e-budgeting nya ahok ama e-budgeting nya milik kementerian keuangan yang sekarang sdh berjalan dgn nama "sistem perbendaharaan dan anggaran negara"
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:05
Quote:Original Posted By rsryomantap2


Lah, maknaya itu ane bingung, kenapa ributin soal pake e-budgetingnya sih Ahok ini? Ebudgeting Ahok kayak apa aja, emang semau apada tahu? Bener ga alur sistemnya? Bener ga algotima programnya? Siapa yg input, dll yg agan sebutin itu blon termasuk khan?

Ebudgeting ga bisa sembarangan pake Ctrl-F doank gan, soalnya emang agan tau program apa aja sih yg dimasukkan ke ebudgeting itu? Misalnya program rehabilitasi sekolah! Kalo ternyata setelah Ctrl+F ga ditemukan, apakah trus bilang ga ada program rehabilitasi? Bisa aja kata yang dipake beda, bukan rehabilitasi jadi revitalisasi atau perbaikan sekolah? emoticon-Ngakak (S)

Trus tadi ane dah bilang, ebudgeting ga bisa semua orang awasi, ga bisa semua orang pantau! Dan inget, ga semua orang bisa liat ada perubahan atau ga di ebudgeting itu, minimal inget lah! Tapi kalo print manual kayak poster, khan cukup dibreakdown aja tuh, tiap kelurahan misalnya cuma pajang poster untuk keluarahan daia aja, ga perlu 1 DKI donk! Jadi warga 1 keluarahan itu bisa dicek! Kalo perlu dibreakdown lagi per-RW... Jadi masing2 pos RW juga bisa lebih menilai lagi! emoticon-Big Grin

Untuk sekolah misalnya, bisa dibreakdown juga, APBD untuk sekolah SMPN X misalnya, apa aja sih untuk tahun 2015, bisa dipantau siswa ama ortu murid, bener ga sekolah itu jalankan itu program di APBD? Duitnya ada berapa, setlah kegiatan kepake berapa, dipajang juga di sana, itu pengawasan langsung malahan khan?

Kalo ebudgeting, yg mau ngawasin siapa? Apalagi kl cuma lewat internet? Paling cuma pengamat yg ga ada kerjaan doank yg mau mengamati itu APBD. Kalau ada kerjaan mah ga mungkin mau bikin mata makin minus liatin itu APBD trus di depan layar monitor emoticon-Big Grin

Jadi yah koar2 bacot Ahok soal ebudgeting yah NOL gede kalo fungsinya cuma buat input juga! Harus tetep ada hardcopy, harus tetep bisa diketahui dan diawasi segala lapisan masyarakat termasuk tukang becak biarpun dia ga ngerti soal itu emoticon-Big Grin

Heran, manusia goblok kyaka S2 yg cuma bacot gede koq banyak yg bela yah?

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


nah ntu lah ane bilang di awal, kayaknya istilah ebudgeting jadi rame gini karena udah masuk ke jualan kampanye kemaren juga, di luar dari ada kepentingan anggota dewan yang mungkin ga kesampean gara2 pake sistem baru.

Pertanyaan selanjutnya kalo soal breakdown2, penyusunan anggaran belanja daerah itu breakdownnya berdasarkan kelurahan dan RW ato berdasarkan dinas2 terkait secara keseluruhan. Karena kalo pas nyusun anggaran ngga dibreakdown per kelurahan ato per RW, trus pas ngeprint breakdown per kelurahan ato per RW, berarti kerja dobel. Itu pun ntar RW sebelah ngiri lagi sama RW lain gara2 anggaran buat dia lebih kecil.

Ya soal yg ngawasin sapa, ane bilang di awal kan perlu ada uji efektif ga cara print out yg kemaren buat pengawasan dari masyarakat secara langsung. Nanti juga pas pake ebudgeting diumumin melalui internet, perlu diuji efektif ga. Soal pengamat, ya itulah kerjaannya mengamati, rejeki dia ntar lebih banyak kerjaan mengamati. Hehehe.

Kalo soal internet, mungkin sekarang masih bisa dibilang agak efektif lah ya karena pilpres kemaren jadi lebih transparan lah krn dipajang, terutama lewat pajang di internet rasa pengen tau orang jadi lebih gede. Ga tau deh kalo pas ebudgeting bakal seefektif itu ngga, karena udah berjalan ya kita liat ntar aja gimana.
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:08
Ahok, lu resek banget klo lagi lapar jabatan


http://arowanbebas.blogspot.in/2015/03/cerdas-memahami-ahok-vs-dprd-antara.html?m=1
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:09
Quote:Original Posted By rsryomantap2


Yup, gue juga bingung tuh ama yg ebudgeting, bedanya apa?
Gue makanya bilang kalo cuma soal ada username ama password, yah VB excel juga bisa bikin aplikasi koq, bisa bikin login form kasih username ama password emoticon-Big Grin
Malah kalo cuma karna ada username ama password trus aman, yah gue bilang itu juga goblok sih Ahok, gue dah kasih alasan kenapa ga amannya! Mau aman kenapa ga pake fingerprint?

Masa beda ebudgeting ama sistem dulu cuma karna ada login ama username doank? Sisanya sama? emoticon-Ngakak (S)
Cuma beda tampilan, yg dulu tampilan excel, sekarang tampilan bukan excel?

Trus yg lucunya soal kalo ebudgeting sistem inputnya ga manual kayak excel dulu? Loh, emang yg input ebudgeting siapa? Setan, robot, tuyul? Bukan manusia2 itu yg input? Sama aja khan input manual? Koq bisa bilang dulu pake excel manual input yg ebudgeting ga manual?
Serius gue bingung emoticon-Ngakak (S)

Soal copas anggaran, nyatanya di ebudgeting juga ada anggaran double, ada anggaran yg cuma copas pake program tahun lalu yg udah diakui Djarot sebagai kebiasaan lama SKPD!! Loh, koq bisa ebudgeting ga ada fungsi controlnya?

Serius nih, coba jelasin dej apa kelebihan dari ebudgeting versi Ahok selain ada username ama password yg selalu dibanggain ama Ahok dewa bacot? Yg sok2an ga mau kasih ke orang? Serius gue tanya.... padahal kalo cuma kek gitu, tinggal bikin aja form login pake VB Excel juga bisa emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


jangan bingung2 gan, mending sambangin langsung jadi tim buat nguji sistem ebudgeting kalo ada kesempatan.
Ane juga masih nungguin ada yg babarin perbandingan sistem ebudgeting sama sistem sebelomnya. Yah mudah2an ada yg berbaik hati.


Quote:Original Posted By arowanputra
Ahok, lu resek banget klo lagi lapar jabatan


http://arowanbebas.blogspot.in/2015/...ntara.html?m=1


blog ga boleh jadi sumber gan. baca rules bp dulu ngapah.
Diubah oleh goodspell
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:10
Quote:Original Posted By widya poetra
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi


Setidaknya kan udah jelas siapa yang bertanggung jawab.


Betul kalo manual pake excel atau lainnya ya tetep pake komputer
tapi kan lebih gampang nyusupin (baca: nginputin) tanpa tau siapa yang nyusupin (baca: nginputin)




Betul,
kalo level password doang bisa saja ngaku dihack, ngaku ada yang curi password, atau sengaja menteledorkan diri.

Pake fingerprint juga gak otomatis secure
karena bisa saja pendaftaran jarinya sengaja di-"ngaco"-in
tapi jelas jauh lebih secure
dan jelas juga siapa pejabat yang berwenang daftarin jari serta ngasih otoritas tertentu ke user. Jadi yang bertanggung jawab lebih terlacak lagi.

Biar lebih afdol pake retinal scan juga. emoticon-Ngakak


Tapi minimal fingerprint ini level lebih secure ketimbang password, gue bikin aplikasi POS koq buat cafe2 atau swalayan atau minimarket... Ini menghindari kecurangan dengan sistem password... Misalnya aja kecurangan penjualan, bisa aja pake password orang lain.... Misalnya temennya ke WC trus minta tolong jagain, atau misal sakit ga bisa masuk, trus minta yg ada gantiin, kebetulan yg shift lain juga belon dateng jadi minta tolong bagian lain, bisa aja dicurangi! Itu semua ga bisa kedeteksi juga khan? Bisa pake alasan seperti yg agan bilang!

Kalo retina scan ga perlu, karna software mahal, itu Fingerprint URU 4500 dah paling murah, 1 biji cuma sekitar 1300-1400 doank emoticon-Big Grin Banyak dipake di semua itu!!

Makanya ane ketawa Ahok tuh selalu bangga2in username ama password di ebudgeting dia... Level pemprov urus ebudgeting yg ngurusin duit triliunan cuma andelin password?? Kalah ama level minimarket ama cafe yg dah pake fingerprint? Kalah ama teller bank? emoticon-Ngakak (S)

Fingerprint emang sih bisa diakali juga, karna pasti ga cuma 1 jari doank yg diinput bisa 3-4 jari buat jaga2 kalo jari itu terluka dan ga bisa dibaca! Tapi tetep ada orang yg otorisasi waktu masukin input, dan org yg kasih otorisasi itu pasti yg tanggung jawab lah, koq bisa fingerprint orang lain jadi masuk ke database orang itu?

Cuma yg pasti fingerprint ga bisa disimpen pake keylogger atau dikash ke orang lain atau pinjemin ke orang... Misalnya "Eh, sorry gue tiba2 ga enak badan nih, gue izin ga masuk... Tolong yah bantuin kerjain gue, nih username gue ama fingerprint gue (*sambil potong jari kasih ke temennya).. Kalo dah pake ntar balikin gue yah jarinya..." Itu khan konyol toh kalo bisa sampe gitu kejadiannya???

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Diubah oleh rsryomantap2
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:12
Quote:Original Posted By menno


ane setuju ama argumen agan diatas, ane malah mau bandingan e-budgeting nya ahok ama e-budgeting nya milik kementerian keuangan yang sekarang sdh berjalan dgn nama "sistem perbendaharaan dan anggaran negara"


Nah kalau udah ada kenapa ga dipake? Perasaan ane dari Depkeu juga dah dibuatin aplikasi yg wajib dipake semua Pemrpov khan? Kayakanya zaman Foke juga dah pake khan?

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:18
Quote:Original Posted By goodspell


jangan bingung2 gan, mending sambangin langsung jadi tim buat nguji sistem ebudgeting kalo ada kesempatan.
Ane juga masih nungguin ada yg babarin perbandingan sistem ebudgeting sama sistem sebelomnya. Yah mudah2an ada yg berbaik hati.




blog ga boleh jadi sumber gan. baca rules bp dulu ngapah.


Yup, ditunggu nih yg dukung ebudgeting Ahok begitu hebat kayak ga ada cacat sama sekali, sini bandingin ama kelebihannya deh ama sistem sebelonnya? emoticon-Big Grin

Bisa2nya bilang yg dulu pake excel input manual emoticon-Ngakak (S)

Betul tuh, excel, atau program lainnya cuma tools seperti kata agan, tapi biarpun pake excel, namanya dah kerja pake komputer dah secara elektronik, yah namanya dah ebudgeting, khan definisi ebudgeting itu penyusunan budget secara elektronik? emoticon-Big Grin

Kalo soal bisa trace, pake excel juga bisa ditrace, mau search paling konyol pake Ctrl+F bisa, mau filter bisa, mau fungsi trace di excel juga ada, semua formula ada koq emoticon-Big Grin
Mau cari duplikasi data di excel juga ada emoticon-Big Grin
Mau mencegah duplikasi data di excel, mau ada validasi data juga bisa diexcel emoticon-Big Grin
Semua ada formulanya dan tinggal dijadiin ke bentuk aplikasi aja tohh?
Ternyata pake ebudgeting Ahok goblok juga ga bisa mencegah ada data input double khan?



emoticon-Ngakak
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Diubah oleh rsryomantap2
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:22
Quote:Original Posted By rsryomantap2


Nah kalau udah ada kenapa ga dipake? Perasaan ane dari Depkeu juga dah dibuatin aplikasi yg wajib dipake semua Pemrpov khan? Kayakanya zaman Foke juga dah pake khan?

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


betul gan,aplikasi dari depkeu dan depdagri sdh ada buat e-budgeting dan pake user serta password lho aplikasinya.tapi ga tahu kenapa ga dipake
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:26
Quote:Original Posted By menno


betul gan,aplikasi dari depkeu dan depdagri sdh ada buat e-budgeting dan pake user serta password lho aplikasinya.tapi ga tahu kenapa ga dipake


Mungkin Ahok pengen jadi pahlawan kesiangan, pengen biar orang tahu dia yg pertama jalanin ebudgeting (padahal nyontek surabaya, program tinggal copas aja)... Pengen gara2 dia DKI bisa ada ebudgeting, padahal seperti yg agan bilang udah dibuat dulu tuh ama itu 2 departemen tinggal pake emoticon-Big Grin

Emang sakit jiwa nih Ahok pengen beken tapi ga menghasilkan apa2 selain bacot emoticon-Big Grin Ayo masih ditunggu nih yg bisa beberin kelebihan ebudgeting Ahok dengan yg lama selain username ama password emoticon-Ngakak (S)

Gue udah kasih tau yah kelemahan password itu, Ahok juga bisa terindikasi curang, ngerubah itu ebudgeting biarpun ada log nya pake alibi password dia dihack, komputer dia disabotase orang lain emoticon-Big Grin Jadi dimana letak kelebihan keamanan dengan menggunakan password di ebudgeting versi Ahok yg di excel juga bisa dibuat kalau mau?? Ayo panastak, semangat kasih alasan yg logis dan bisa diterima akal orang sehat dan waras, bukan orang gila dan sakit jiwa kayak Ahok yah emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Diubah oleh rsryomantap2
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:28
Quote:Original Posted By rsryomantap2


Mungkin Ahok pengen jadi pahlawan kesiangan, pengen biar orang tahu dia yg pertama jalanin ebudgeting (padahal nyontek surabaya, program tinggal copas aja)... Pengen gara2 dia DKI bisa ada ebudgeting, padahal seperti yg agan bilang udah dibuat dulu tuh ama itu 2 departemen tinggal pake emoticon-Big Grin

Emang sakit jiwa nih Ahok pengen beken tapi ga menghasilkan apa2 selain bacot emoticon-Big Grin Ayo masih ditunggu nih yg bisa beberin kelebihan ebudgeting Ahok dengan yg lama selain username ama password emoticon-Ngakak (S)

Gue udah kasih tau yah kelemahan password itu, Ahok juga bisa terindikasi curang, ngerubah itu ebudgeting biarpun ada log nya pake alibi password dia dihack, komputer dia disabotase orang lain emoticon-Big Grin Jadi dimana letak kelebihan keamanan dengan menggunakan password di ebudgeting versi Ahok yg di excel juga bisa dibuat kalau mau??

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


gw malah pengen liat penampakan ebudgeting ahok kayak gimana? penasaran banget ane,kayaknya itu aplikasi imba banget
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:30
Quote:Original Posted By menno


gw malah pengen liat penampakan ebudgeting ahok kayak gimana? penasaran banget ane,kayaknya itu aplikasi imba banget


http://managedki.net/
tuh .net emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
(Bukti Ahok Tdk Paham) Pakai APBD 2014, pendapatan & belanja DKI akan merosot Rp 9 T
25-03-2015 15:31
Quote:Original Posted By kabei

dalam anggaran itu ga ada rincian membangun jalan di kecamatan A atau B, yang ada output dari anggaran itu apa? misalnya membangun jalan berapa KM lebar berapa M doang.
rincian lokasi pembangunan jalan itu dimana bukan di APBD/DPA tapi di petunjuk operasional kegiatan emoticon-Big Grin


nah, nyambung nih emoticon-Big Grin ane ngasih contoh salah soalnya emoticon-Embarrassment gini gan, misalkan kegiatan kajian, gitu kan udah rinci disebut gan disana, misalnya kajian pertanian gitu, sasaran kegiatan kan udah jelas disebut di DPA. kemudian soal hibah, menurut permendagri berapa ane lupa, pokoknya penerima hibah gak boleh orang/lembaga yang sama selama 2 tahun berturut turut. bukannya gitu?
0 0
0
Halaman 5 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia