- Beranda
- Berita dan Politik
Jokowi Effect Hanya Fatamorgana, Rupiah Terus Melemah
...
TS
mahardkcos
Jokowi Effect Hanya Fatamorgana, Rupiah Terus Melemah
Quote:
JAKARTA - Terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI memang bersamaan dengan penguatan mata uang Rupiah. Akibatnya, banyak yang menyangkut-pautkan hal itu sebagai Jokowi effect. Sayangnya, setelah lama menjabat, Rupiah tidak mampu mempertahankan posisinya.
Analis MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan pada awalnya semua pihak terutama para investor memang antusias melihat program-program yang diusung Jokowi. Namun, setelah pemerintah Jokowi berjalan, para investor mulai mempertanyakan realisasi program tersebut.
"Investor melihat program-program Jokowi ini agak sedikit bombastis. Tapi kemudian mereka mempertanyakan penerapan program-program tersebut seperti tol baru, pelabuhan baru dan berbagai macam," kata dia saat dihubungi Okezone, Senin (9/3/2015).
"Sekarang masalahnya dana yang dihemat dari BBM tidak cukup membiayai semua programnya yang berjumlah sekitar Rp5.400 triliun," tambahnya.
Menurut Edwin, saat ini semua pihak agaknya sudah mulai mempertanyakan tentang kemungkinan realisasi program-program Jokowi. Pasalnya, besaran dana untuk program-program tersebut agaknya sulit untuk didapatkan, meskipun pemerintah sedang menggenjot dana dari investor asing.
"Sekarang masalahnya sisanya dari mana. Kalau dari FDI (Foreign Direct Investment) tidak gampang. Kalau kita menyediakan lahan, UU dan segala macamnya sulit. Orang-orang mulai bertanya programnya ini bombastis enggak sih. Jadi mereka melihat mulai realistis," imbuhnya.
Dia meyakini, Jokowi efek hanya fatamorgana belaka. "Lama-lama orang butuh bukti juga. Masalah euforia saja, karena baru. Tapi kan butuh bukti. Ternyata susah pada saat dieksekusi," pungkasnya.
(mrt)
sumur
efect dimana????

Respons Jokowi saat Rupiah Anjlok ke Rp13.000
Quote:
LHOKSEUMAWE - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pelemahan nilai tukar Rupiah disikapi secara tenang. Tercatat, mata uang Garuda ini kembali menembus Rp13.055 per USD.
"Kita waspada tapi tetap tenang saja," tegas Jokowi di Lhokseumawe, Aceh, Senin (9/3/2015).
Diakui Jokowi, pelemahan nilai tukar Rupiah ini dikarenakan faktor global, karena semua negara mengalami hal yang sama. Tetapi pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan Rupiah.
"Kita selalu bertemu dengan gubernur BI untuk mengantisipasi ini," sebut Jokowi.
Menurut Jokowi, pelemahan ini juga bukan karena faktor fundamental dalam negeri yang buruk. Bahkan, Jokowi membanggakan mengenai fundamental ekonomi RI sudah baik.
"Sudah saya sampaikan fundamental ekonomi kita baik, inflasi sangat rendah bahkan Januari kemarin deflasi. Yang kedua, IHSG naik, yang ketiga pasar obligasi naik. Ini kan karena faktor global faktor eksternal dan semua negara mengalami," tukasnya.
(rzk)
sumur2
0
2.9K
Kutip
24
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.6KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya