- Beranda
- Travellers
Garuda Indonesia Anggap Konter Tiket di Bandara Masih Penting
...
TS
cheapholiday
Garuda Indonesia Anggap Konter Tiket di Bandara Masih Penting
Angkasa Pura II berencana menghapuskan konter penjualan tiket di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta mulai 15 Februari 2015. Langkah itu juga sangat mungkin akan dilakukan di sejumlah bandara-bandara lain, baik yang dikelola Angkasa Pura I maupun Angkasa Pura II. Pengelola bandara beralasan menghapus konter penjualan tiket untuk memberantas para calon yang banyak berkeliaran di bandara.
Meskipun demikian, langkah pengelola bandara ini mendapatkan tanggapan dingin dari maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia. Maskapai penerbangan plat merah itu mengatakan bahwa konter tiket di bandara masih sangat diperlukan. “Pelayanan di bandara masih kita perlukan, banyak hal-hal teknis yang harus ditangani tidak semata-mata penjualan,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo.
Menurut Arif, konter tiket di bandara itu tidak hanya melayani penjualan tiket, tapi juga berbagai hal seperti pembatalan penerbangan oleh penumpang, pengubahan jadwal, pengembalian uang tiket (refund), hingga untuk melayani maskapai penerbangan lain jika memerlukan bantuan. “Irregularities kita harus transfer, belum lagi ada maskapai lain yang membutuhkan bantuan ke kita,” katanya.
Arif mengatakan, di sejumlah negara memang tidak menyediakan konter penjualan tiket di bandara. Namun, pihaknya menyarankan adanya konsolidasi terlebih dahulu dari seluruh maskapai penerbangan dan operator bandara atas instruksi dari Kementerian Perhubungan itu jika memang tujuannya adalah untuk memberantas calo tiket. Apalagi menurutnya konter tiket di bandara menyumbang 10-15 persen dari pendapatan maskapai penerbangan. “Kita perlu konsolidasi dulu dengan seluruh maskapai dan penyesuaian, sosialisasi kepada masyarakat. Memang common practice bandara di sejumlah negara tidak ada gerai tiket, tapi Indonesia butuh waktu untuk penyesuaiannya,” tutur Arif.
Meskipun demikian, langkah pengelola bandara ini mendapatkan tanggapan dingin dari maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia. Maskapai penerbangan plat merah itu mengatakan bahwa konter tiket di bandara masih sangat diperlukan. “Pelayanan di bandara masih kita perlukan, banyak hal-hal teknis yang harus ditangani tidak semata-mata penjualan,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo.
Menurut Arif, konter tiket di bandara itu tidak hanya melayani penjualan tiket, tapi juga berbagai hal seperti pembatalan penerbangan oleh penumpang, pengubahan jadwal, pengembalian uang tiket (refund), hingga untuk melayani maskapai penerbangan lain jika memerlukan bantuan. “Irregularities kita harus transfer, belum lagi ada maskapai lain yang membutuhkan bantuan ke kita,” katanya.
Arif mengatakan, di sejumlah negara memang tidak menyediakan konter penjualan tiket di bandara. Namun, pihaknya menyarankan adanya konsolidasi terlebih dahulu dari seluruh maskapai penerbangan dan operator bandara atas instruksi dari Kementerian Perhubungan itu jika memang tujuannya adalah untuk memberantas calo tiket. Apalagi menurutnya konter tiket di bandara menyumbang 10-15 persen dari pendapatan maskapai penerbangan. “Kita perlu konsolidasi dulu dengan seluruh maskapai dan penyesuaian, sosialisasi kepada masyarakat. Memang common practice bandara di sejumlah negara tidak ada gerai tiket, tapi Indonesia butuh waktu untuk penyesuaiannya,” tutur Arif.
Spoiler for lebih lengkap visit:
0
1.2K
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Travellers
24.3KThread•19.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya