buat yg habis baca klo berkenan kasih
atau mau
dan silahkan komeng
Penamaan Koin Dollar
Kita belajar sekilas yuk mengenai koin-koin yang dipakai di USA. Di sini, ada 6 nilai uang koin umum yang digunakan dalam transaksi. Seri dari masing-masing uang koin ada sangat banyak, butuh banyak halaman untuk membahas satu per satu secara detail. Oleh karena itu, saya akan bahas secara garis besar saja.
Spoiler for Jenis koin dollar:
Spoiler for 1. Penny:
Nilai = 1 Cent (0.01 USD
Penamaan = PENNY
Spoiler for 2. Nickel:
Nilai = 5 Cent (0.05 USD)
Penamaan = NICKEL
Spoiler for 3. Dime:
Nilai = 10 Cent (0.1 USD)
Penamaan = DIME
Spoiler for 4. Quarter:
Nilai = 25 Cent (0.25 USD)
Penamaan = QUARTER
Spoiler for 5. Half-Dollar:
Nilai = 50 Cent (0.5 USD)
Penamaan = HALF-DOLLAR
Spoiler for 6. One Dollar:
Nilai = 1 USD
Penamaan = ONE DOLLAR
Maksud dari sebutan khusus tersebut adalah: kalau kita berada di USA, kita tidak menyebutkan koin-koin tersebut dengan nilainya, tetapi dengan sebutan khusus tersebut.
Misalnya, saya ingin meminta uang 10 Cent dari si John, maka saya akan mengatakan, “John, do you have a dime?”
Cara menyebutkan jumlah uang dollar
Spoiler for Cara menyebutkan jumlah uang dollar:
Secara umum, orang bule mengatakan jumlah uang dalam grup yang mengindikasikan dolar dan sen. Penggabungan dolar dan sen itu menggunakan kata and. Perhatikan contoh berikut.
Jumlah = $525
Pengucapan = Five hundred twenty-five dollars
Jumlah = $719.95
Pengucapan = Seven hundred nineteen dollars and ninety-five cents
Jumlah = $27.13
Pengucapan = Twenty seven dollars and thirteen cents
Dollar sering disebut buck. Kata ini digunakan dalam percakapan sehari-hari yang tidak resmi (misalnya percakapan dengan teman). Contoh kalimatnya:
I just won fifty bucks in the lottery. Let’s go out for pizza! [Saya baru saja menang lima puluh dolar dari lotere. Ayo kita pergi untuk membeli pizza!]
Hey, you owe me five bucks for lunch! [Hey, Anda berhutang lima dolar kepadaku untuk makan siang!]
Asal Muasal mata uang Dollar
Spoiler for Asal muasal:
Sejarah Desa Jachymov di Ceko, terdengar seperti sebuah naskah Hollywood murahan. Tetapi sungguh, dari kota kecil itulah dolar tumbuh dan berkembang menjadi mata uang unggulan dunia. Jachymov merupakan sebuah desa Bohemia berpenduduk 2.700 jiwa, terletak di atas lembah curam di Krusnehory Pegunungan Ore –di bagian Barat negeri yang sekarang menjadi Republik Ceko. Awalnya adalah Count Stephan Schlik –seorang bangsawan Bohemia menemukan lapisan perak melimpah di dekat rumah leluhurnya: Kastil Kebahagiaan. Dari perak itu, diam-diam ia mencetak koinnya sendiri –yang menjadi dolar-dolar pertama dunia. Koin perak yang dinamai: Groschen tersebut dicetak di kastilnya sendiri pada tahun 1519. Karena desa itu terletak cuma beberapa kilometer dari negara bagian Jerman Saxony, pengaruh bahasa Jerman menjadi sangat kuat. Nama lembah Jachymov pun lebih dikenal dengan sebutan Joachimstahl –thal dalam bahasa Jerman, bermakna: lembah. Koin-koin pertama “groschen” tersebut kemudian disebut: Joachimstahalergroschen atau Joachimstalergulden –nama yang kelewat panjang untuk penyebutan sehari-hari. Koin-koin itu akhirnya dikenal luas sebagai: Talergroschen –dan kemudian cuma: Taler atau Thaler. Dan menyebar luas ke Spanyol, juga mempengaruhi nama-nama banyak koin Eropa yang berlainan.
Pada mulanya, Taler adalah koin perak besar senilai tiga Mark Jerman. Tapi pada akhirnya, Taler memberikan namanya untuk semua koin perak besar di Eropa. Ke bahasa Italia –sebagai: Tallero; dalam bahasa Belanda –sebagai Daalder; ke bahasa Swedia dan Denmark –sebagai Daler; dalam bahasa Inggris –sebagai Dollar. Taler menjadi sebuah “nama umum” untuk mata uang –karena begitu banyak negara bagian dari kota praja Jerman yang menggunakannya.
Spoiler for Koin Thaler Groschen:
Koin Thaler Groschen
Taler yang paling terkenal dan paling luas beredar, adalah Taler Maria Theresa –dicetak di Percetakan Gunzburg tahun 1773 untuk menghormati Maharani Austria. Maria Theresa –putri dari Kaisar Charles VI, menjadi archduchess Austria dan ratu Hongaria serta Bohemia. Ia dipersunting oleh duke Lorraine –yang menjadi Kaisar Romawi Suci Francis I. Pada tahun 1805, ketika Napoleon Bonaparte membubarkan Kerajaan Romawi Suci, percetakan koin di Gunzbur ditutup.
Spoiler for Koin Thaler Maria Theresa:
Koin Thaler Maria Theresa
Nama dollar menembus bahasa Inggris, lewat bahasa Skotlandia. Antara tahun 1567 – 1571, Raja James VI menerbitkan kepingan tiga puluh Shilling, yang disebut orang Skotlandia sebagai: “dolar pedang” –karena desain pada bagian belakangnya. Orang-orang Skotlandia menggunakan “dollar” untuk membedakan mata uang mereka secara lebih tegas dari tetangga-tetangga Inggris mereka yang dominan di Selatan. Jadi, penggunaan kata dollar sudah menyandang bias tertentu, yakni: anti-Inggris. Imigrasi bangsa Skotlandia di koloni-koloni Inggris seluruh dunia –termasuk benua Amerika, lebih mempopulerkan kata dollar. Walaupun penggunaan dolar atau taler sudah menyebar sejak abad ke-16, namun tidak ada satu pun negara besar yang mengadopsinya sebagai: “mata uang resmi”.
Spoiler for Satu Dolar Amerika:
Satu Dolar Amerika
Para kolonis Amerika, menjadi sangat terbiasa menggunakan dolar sebagai unit moneter utama mereka. Pada tanggal 6 Juli 1785 –sesudah Kemerdekaan Amerika, Kongres mengumumkan bahwa “unit uang Amerika Serikat adalah satu dolar”. Pada 2 April 1792, Kongres mengesahkan undang-undang untuk menciptakan sebuah percetakan uang Amerika. Dan baru tahun 1794, Amerika Serikat mulai mencetak dolar-dolar perak pertamanya. Dengan demikian, Amerika Serikat akhirnya yang mengadopsi dolar sebagai “mata uang resmi” negaranya.
Spoiler for Evolusi lambang dolar:
Evolusi lambang dolar
Cikal bakal simbol "$" dalam dolar menurut U.S. Bureau of Engraving and Printing (Biro Pahatan dan Cetakan AS), adalah bahwa itu merupakan hasil dari evolusi Bahasa Meksiko atau Spanyol "Ps" untuk peso, atau piastres, atau keping delapan (juga ada teori terpisah bahwa lambang dolar bercabang dari angka 8). Teori ini dari pembelajaran naskah kuno yang menjelaskan bahwa "S" mengambang, lambat laun menjadi dituliskan di atas "P," mengembangkan ekivalen di bagian atas seperti tanda berbeda "$". Selanjutnya, torehan menurun di tengah pada tempatnya di huruf "P" menjadi hanya satu-satunya yang penting dalam bentuk penulisannya. Lambang ini telah banyak digunakan sebelum pengadopsian dolar Amerika Serikat tahun 1785.