Satu-Satunya Di Dunia : Klenteng Yang Berdiri Di Tengah Lautan
TS
nurhasby1
Satu-Satunya Di Dunia : Klenteng Yang Berdiri Di Tengah Lautan
Untuk menyambut Imlek pada tahun ini. Saya mencoba membahas salah satu 'keajaiban' leluhur kita yang bisa membuat kita tercengang dan kagum akan hasil karya mereka.
Tulisan ini cukup panjang oleh karena itu TS membagi-baginya menjadi beberapa buah spoiler untuk memudahkan membacanya (semoga). OK, selamat membaca.
Spoiler for Gong Xi Fat Cai:
Spoiler for PENGANTAR:
Satu lagi hasil karya anak bangsa yang bisa membuat kagum seluruh dunia pada umumnya dan warga Indonesia khususnya. Hasil karya yang dimaksud ialah sebuah klenteng yang berdiri di tengah lautan dan ini merupakan satu-satunya bangunan ibadah yang benar-benar berdiri di tengah-tengah lautan!!!. Dengan luas bangunan 20 x 20 m dan hanya di topang oleh tiang penyangga dari kayu ulin/belian, klenteng tersebut dengan 'gagah' menahan deburan ombak air laut sejak ia dibangun dari tahun 1969.
Nama klenteng tersebut adalah Klenteng "Xiao Yi Shen Tang" atau Klenteng Darma Bakti (bila di artikan ke dalam bahasa Indonesia). Bagi penduduk sekitar mereka menamakan klenteng tersebut dengan nama "Klenteng Timbul" karena hanya itu satu-satunya bangunan tempat ibadah yang timbul/terapung di atas permukaan laut yang berjarak kurang lebih 4 kilometer dari daratan. Klenteng "perkasa" ini berlokasi di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat.
Spoiler for Perbandingannya dengan bangunan-bangunan lain yang serupa:
Akan tetapi ketenaran klenteng ini tidaklah setenar dengan dua buah klenteng lainnya (yang kebetulan sudah lebih dulu tenar dengan sebutan klenteng tengah laut) yaitu Biara Penganut Dewa Heian Boo di Pulau Penang Malaysia dan Biara Itsukushima di Jepang. Akan tetapi Biara Itsukushima tidak benar-benar dipancangkan pada tiang di tengah laut sebagaimana Kelenteng Dharma Bakti. Biara Itsukushima dibangun di sebuah pulau kecil dengan gerbangnya yang dibangun sedikit di luar pantai. Sedangkan Kuil Persatuan Penganut Dewa Hean Boo di Pulau Penang, Malaysia dibangun mepet pantai dan kawasan permukiman dengan anjungan depannya menghadap ke laut. Sehingga letaknya tidak berada di laut lepas seperti halnya Klenteng Darma Bakti yang berjarak 4 kilometer dari daratan terdekat sehingga betul-betul berada di tengah lautan.
Spoiler for Biara Itsukushima:
Spoiler for Potensi Wisata:
Potensi wisata yang bisa digali dari Klenteng ini sangatlah luar biasa. Karena selain menjadi pusat peribadatan bagi para etnis Tionghoa (80% penduduk Muara Kakap adalah etnis Tiong Hoa), klenteng ini sering kali dimanfaatkan sebagai tempat tujuan memancing bagi para penduduk sekitar. Hal ini tidak mengherankan karena muara Kakap merupakan salah satu wilayah laut yang kaya dengan berbagai jenis ikan dan merupakan tempat favorit bagi para pemancing.Begitu pula jika ada even daerah, seperti robo’-robo’, klenteng ini juga ramai dikunjungi.
Spoiler for Tanggapan Pemda Kab.Kubu Raya Untuk Menggali Potensi Wisata:
Menurut Kepala Bapelitbang Kubu Raya, Ir Ghandi Satyagraha MT mengungkapkan, untuk menunjang potensi wisata yang dimiliki pekong laut ini, berdasarkan usul yang disampaikan Bupati setelah meninjau langsung di lokasi, pihaknya akan segera menyusun perencanaan yang akan dilaksanakan Tahun 2010 mendatang untuk meningkatkan infrastruktur menuju pekong laut. “Kita akan membangun jalan menuju Pekong Laut dari Desa Sungai Kakap hingga memasuki wilayah Desa Sungai Itik,” katanya.
Ghandi juga memastikan, selain akan melakukan peningkatan akses tersebut, kawasan pesisir dari jarak terdekat ke Pekong Laut tersebut juga akan dibangun steigher kecil. “Dengan begitu siapapun dan dari manapun ketika ingin ke Pekong Laut, bisa menggunakan kendaraan darat. Hanya sedikit saja menggunakan kendaraan air,” katanya.
Peningkatan lainnya yang akan dilakukan, kata Ghandi, Pemkab Kubu Raya juga akan merancang water front city di kawasan Pekong Laut. “View-nya nanti langsung menghadap ke laut dan dapat melihat langsung bangunan pekong tentunya,” tuturnya.
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan SH, saat berkunjung ke sana merasa optimis, jika potensi wisata Pekong Laut dikemas seapik mungkin, dirinya yakin masyarakat Kota Pontianak dan lainnya akan berdatangan ke sini. “Kita akan dukung, sebab ini juga sebagai salah satu aset penting yang ada di Kubu Raya,
Spoiler for Penutup:
Sudah sepatutnya kita bangga akan kemampuan para leluhur kita dalam membangun sebuah bangunan maha karya. Tinggal kita generasi muda yang memikul tanggung jawab untuk melestarikan apa-apa yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita. Semoga thread ini membuka mata, pikiran dan wawasan kita semua bahwa negeri ini sangat kaya akan keanekaragaman dan keindahannya. Sebagai penutup dipersilahkan untuk melihat-lihat aneka ragam pemandangan yang disajikan oleh Klenteng Xiao Yi Shen Tang ; "SATU-SATUNYA KLENTENG TENGAH LAUT DI DUNIA", Only at INDONESIA
Spoiler for Tampak Jauh:
Spoiler for Alat Transportasi Menuju Pekong:
Spoiler for Pintu Masuk Pekong:
Spoiler for Batang Kayu Ulin/Belian/Kayu Besi : Rahasia Kekuatan Pekong:
Spoiler for Sederhana Tapi Indah Dengan Kombinasi Merah dan Biru:
Spoiler for Kunjungilah Satu-satunya Di Dunia : Klenteng Tengah Laut: