Quote:
Merdeka.com - Pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan penjaga masjid di Palembang, masih mengundang kemarahan para orangtua korban. Hal ini karena, orang yang diduga memiliki sisi religi yang kuat dan bisa menjadi panutan malah berbalik seperti binatang. Kelakuan tidak senonoh yang dilakukannya, menjadi petaka sendiri di masa tuanya karena harus berurusan dengan hukum.
Penjaga masjid yang diketahui bernama Mahmud (60), dilaporkan tiga orangtua siswi SD di Palembang Senin (8/12) kemarin. Selain tiga siswi tersebut pelaku diduga telah banyak mencabuli anak di bawah umur. Setelah mendapat laporan polisi langsung melakukan penangkapan.
Lalu apa pengakuan pelaku telah mencabuli puluhan siswa SD? Berikut cerita pengakuan penjaga masjid yang telah mencabuli siswi SD?
Sebelum dicabuli, pelaku ajak korban nonton video porno
Quote:
Merdeka.com - Hanya dalam waktu lima jam setelah mendapat laporan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polresta Palembang langsung menangkap Mahmud (60), penjaga masjid yang diduga merudapaksa banyak siswi Sekolah Dasar (SD) di Palembang.
Dia ditangkap di rumahnya di samping Masjid Muhajirin, Jakabaring, Palembang, Senin (8/12) malam. Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi mengungkapkan, saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan.
"Benar. Tadi malam pelaku sudah kita tangkap dan kini diamankan di Mapolres untuk pemeriksaan," ungkap Suryadi, Selasa (9/12).
Dikatakannya, selain pelaku, petugas juga mengamankan puluhan keping kaset video porno dari kamar pelaku. Video porno ini diduga digunakan pelaku sebelum menyetubuhi korban.
"Dari pengakuan korban, mereka juga diajak nonton video porno sebelum dirudapaksa," ujarnya.
'Burung' mati, penjaga masjid ngaku hanya cium pegang korban
Quote:
Merdeka.com - Dengan polosnya, Mahmud (60) penjaga masjid yang ditangkap polisi atas kasus dugaan rudapaksaan terhadap banyak bocah sekolah dasar (SD), mengaku tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan. Meski demikian, Mahmud harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Palembang untuk dimintai keterangan.
Kepada petugas saat pemeriksaan, kakek enam cucu ini mengelak sudah merudapaksa para korbannya. Selama ini dia hanya menciumi dan memegangi tubuh korban lantaran alat kelaminnya tidak lagi berfungsi.
"Cuma cium pegang saja, tak lebih. Pernah coba sekali (rudapaksa) tapi tak hidup-hidup," ujar tersangka Mahmud, Selasa (9/12).
Tersangka membantah mengajak dan memaksa para korbannya datang ke rumah jika ingin melampiaskan hasratnya. Menurut dia, para korbanlah yang datang sendiri menemuinya usai mengaji di masjid yang berada di samping rumahnya.
"Memang awalnya saya kasih duit, kadang Rp 20 ribu kadang Rp 30 ribu. Habis itu mereka yang datang sendiri," akunya.
rudapaksa puluhan bocah, penjaga masjid diduga pedofilia
Quote:
Merdeka.com - Polisi berhasil menangkap Mahmud (60) seorang penjaga masjid, yang telah banyak melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan siswi SD di Palembang. Polisi menangkap pelaku di rumahnya di samping Masjid Muhajirin, Jakabaring, Palembang, Senin (8/12) malam. Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi mengungkapkan, saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan.
Dari pemeriksaan awal, pelaku diduga menderita pedofilia atau penyuka anak di bawah umur. Oleh karenanya, polisi mengimbau warga yang turut menjadi korban untuk segera melapor guna penyelidikan.
"Saat ini baru tiga korban melapor. Informasi dari para korban, masih banyak lagi korban rudapaksaan yang dilakukan pelaku," ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi.
Seperti diketahui, tiga siswi SD di Palembang berinisial MR (11), RG (11) dan GA (8), melapor ke SPKT Polresta Palembang, Senin (8/12), setelah menjadi korban rudapaksaan penjaga masjid tersebut.
Sumber
Yang punya anak atau saudara baik cewek maupun cowok, harus mesti waspada ama yang kayak beginian.
NB: Yang mancing SARA gw sumpahin ditusbol burung mati
