- Beranda
- Berita dan Politik
Presiden Cari Nama Calon KSAL dan KSAU
...
TS
three.3G.On
Presiden Cari Nama Calon KSAL dan KSAU
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo tengah menimang sejumlah perwira tinggi TNI untuk menjadi Kepala Staf TNI di Angkatan Darat dan Angkatan Laut. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno, di Jakarta, Minggu (23/11/2014).
Kepada Tedjo, Jokowi meminta gambaran kinerja masing-masing jenderal bintang tiga yang bisa dipilih menjadi kepala staf di dua matra TNI itu. "Minggu lalu, Pak Jokowi meminta saya untuk memberikan pertimbangan dan masukan. Kini sedang dipertimbangkan berdasarkan kinerja masing-masing (calon)," ujar Tedjo.
KSAL Laksamana Marsetio pensiun pada Desember 2014. Adapun KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia pensiun Februari 2015.
Tedjo memastikan, pergantian Kasal bakal digelar Desember. Ia tidak menutup kemungkinan, pergantian KSAL dan KSAU akan dilaksanakan pada waktu bersamaan. "Nanti tergantung Pak Jokowi."
Mantan KASAL itu melanjutkan, dalam pertemuan dengan Jokowi, ia tak mengajukan nama tertentu sebagai pengganti kedua kepala staf tersebut. Selain memberi pertimbangan, ia juga menyampaikan bahwa calon kepala staf angkatan mesti memenuhi empat syarat, yakni proporsional, loyal, kredibel, juga memiliki kapabilitas.
Menurut Tedjo, kedua pucuk pimpinan matra TNI yang baru bakal memiliki sejumlah tugas utama. Seperti memperketat proses rekrutmen dan pendidikan personel. Etika dan moral prajurit, jelasnya, juga menjadi pekerjaan yang harus dibenahi kedua kepala staf berikutnya. "Kemudian melanjutkan program pengadaan alat utama sistem persenjataan dan kegiatan rutin seperti latihan bersama militer negara lain," jelasnya.
Sementara itu, pengamat militer dan pertahanan dari Universitas Padjajaran, Muradi, berpendapat, kedua pimpinan matra TNI yang baru harus mampu mewujudkan gagasan Jokowi untuk membawa Indonesia sebagai poros maritim dunia. Karena itu, jelasnya, KSAL dan KSAU, harus saling bersinergi serta mengenyampingkam ego sektoral masing-masing angkatan.
Ia berharap, kedua kepala staf angkatan itu dipilih bukan berdasarkan kedekatan dengan elite politik, namun karena memiliki kemampuan dan rekam jejak yang meyakinkan.
Sebelumnya, Sekretatis Kabinet Andi Widjajanto mengatakan, Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi TNI sudah bersidang dan akan melaporkan hasilnya kepada presiden pada pekan depan.
JCO
http://news.metrotvnews.com/read/201...-ksal-dan-ksau
akhirnya Ksal di ganti juga
Kepada Tedjo, Jokowi meminta gambaran kinerja masing-masing jenderal bintang tiga yang bisa dipilih menjadi kepala staf di dua matra TNI itu. "Minggu lalu, Pak Jokowi meminta saya untuk memberikan pertimbangan dan masukan. Kini sedang dipertimbangkan berdasarkan kinerja masing-masing (calon)," ujar Tedjo.
KSAL Laksamana Marsetio pensiun pada Desember 2014. Adapun KSAU Marsekal Ida Bagus Putu Dunia pensiun Februari 2015.
Tedjo memastikan, pergantian Kasal bakal digelar Desember. Ia tidak menutup kemungkinan, pergantian KSAL dan KSAU akan dilaksanakan pada waktu bersamaan. "Nanti tergantung Pak Jokowi."
Mantan KASAL itu melanjutkan, dalam pertemuan dengan Jokowi, ia tak mengajukan nama tertentu sebagai pengganti kedua kepala staf tersebut. Selain memberi pertimbangan, ia juga menyampaikan bahwa calon kepala staf angkatan mesti memenuhi empat syarat, yakni proporsional, loyal, kredibel, juga memiliki kapabilitas.
Menurut Tedjo, kedua pucuk pimpinan matra TNI yang baru bakal memiliki sejumlah tugas utama. Seperti memperketat proses rekrutmen dan pendidikan personel. Etika dan moral prajurit, jelasnya, juga menjadi pekerjaan yang harus dibenahi kedua kepala staf berikutnya. "Kemudian melanjutkan program pengadaan alat utama sistem persenjataan dan kegiatan rutin seperti latihan bersama militer negara lain," jelasnya.
Sementara itu, pengamat militer dan pertahanan dari Universitas Padjajaran, Muradi, berpendapat, kedua pimpinan matra TNI yang baru harus mampu mewujudkan gagasan Jokowi untuk membawa Indonesia sebagai poros maritim dunia. Karena itu, jelasnya, KSAL dan KSAU, harus saling bersinergi serta mengenyampingkam ego sektoral masing-masing angkatan.
Ia berharap, kedua kepala staf angkatan itu dipilih bukan berdasarkan kedekatan dengan elite politik, namun karena memiliki kemampuan dan rekam jejak yang meyakinkan.
Sebelumnya, Sekretatis Kabinet Andi Widjajanto mengatakan, Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi TNI sudah bersidang dan akan melaporkan hasilnya kepada presiden pada pekan depan.
JCO
http://news.metrotvnews.com/read/201...-ksal-dan-ksau
akhirnya Ksal di ganti juga
Diubah oleh three.3G.On 24-11-2014 14:45
0
890
6
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.6KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok