1. Baca Undangan dengan Seksama
Liat kartu undangan pernikahan dari dia dengan seksama, hikmat dan dalam tempo yang seefektif mungkin (jangan terlalu lama ntar dihatimu ada sesuatu yang sakit loh)

. Pastikan tanggal dan waktu acara resepsinya, kan ga enak kalo kamu salah waktu, misalnya kamu baru datang pas mereka lagi malam pertama. Nah gawat kan, akanya catat kalo perlu buat alarm sendiri acara paling bersejarah di hidup dia.
2. Berdandan
Berdandanlah. Ini sangat penting. Jangan terlihat kucel, orang-orang akan berpikir ‘pantas si dia tidak menikah dengannya, orangnya kucel gitu’. Pakai minyak rambut, pakai parfum, pakai pakaian terbaik kamu. Tapi jangan berlebihan ya. Simple tapi tetap glam dan elegant.
3. Bawa Pacar
Jika kamu punya pacar, datanglah dengannya. Jangan lupa ‘permak’ dia di salon terbaik di negeri ini. Kalo ngga sekalian bawa dia ke Korea Selatan biar dia di-operasi plastik. Orang-orang yang dipernikahan itu (termasuk mantan kamu) akan berpikir begini ‘Wow, orang itu punya pacar artis korea’.
Jika kamu tidak punya pacar. Hmm, kasian banget ya kamu. Sabar kamu ngga sendiri ko, sini peluk peluk. Eh hmm. Lanjut yah. tenang aja kok ini bukan berarti kamu kalah dari mantan jika kamu tidak membawa pacar ke pernikahan dia. Kamu bisa mengajak sahabat terdekat, laki-laki maupun perempuan, agar bisa mencairkan suasana. Mengajak para sahabat akan lebih baik ketimbang kamu menggunakan pacar sewaan hanya untuk sekedar menaikkan harga diri kamu.
4. Siapkan Segalanya
Siapkan, telinga, mata dan hati kamu. Siapkan mental baja. Satu dua teman pasti ada yang nyinyir walaupun mungkin maksudnya bercanda tapi pasti akan membuat telinga panas. Pentingnya datang dengan pacar atau teman-teman yang banyak supaya tidak melulu melihat ke atas pelaminan. Dari mata bisa membuat ‘panas’ hati.
5. Tetaplah Tersenyum
Keluarkan Senyum termanis yang kamu punya. Kalo perlu senyummu kasih gula biar nambah manis. Yang tahu tentang kisah asmara kamu dengan mantan akan melemparkan senyum ‘prihatin’ yang perlu kamu lalukan adalah angkat dagu tinggi-tinggi, busungkan dada dan senyum yang lebar. Kalau datang sama pacar, gandeng pacarmu semesra mungkin.
Ketika kamu bertemu dengan ‘mantan mertua’ Jangan gugup, tetap kuasai diri saat Anda bergantian mengucapkan selamat kepada ‘mantan mertua’ kamu. Tetap tunjukkan sikap yang sopan dan menghormati. Berilah kesan dan senyuman yang baik.
6. Nikmati Pestanya
Tetep nikmati hidangan pesta. Makanan itu nggak pernah salah, apalagi yang enak-enak. Jadi jangan dicuekin. Tetap icip-icip menu hidangan yang ada, nggak usah tertahan rasa sesak di dada. Jalur pencernaan beda dari jalur sakit hati kok. Memang, kadang saling mempengaruhi, tapi bisa diajarin untuk saling profesional. Justru buatlah alibi ; cukup psikis yang terganggu, fisik harus tetap fit dengan makan yang banyak dan bergizi. Mumpung gratisan
7. Jangan nengok ke pelaminan
Begitu melangkah ke pintu keluar menuju pulang, nggak usah pengen nengok ke belakang ke arah pelaminan. Jangan lakukan itu! Karena sekalinya nengok dan ternyata si mantan juga lagi menatap kita, itu akan ter-capture seolah-olah dia care banget sama kita, masih pengen sama kita…padahal belum tentu bangeet. Itu bisa aja kebetulan belaka. Nggak usah menghibur diri dengan mikirin si mantan. Apalagi mengharap yang nggak-nggak.