- Beranda
- Berita dan Politik
Beginilah Jadinya Kalau Media Bikin Berita Bohong
...
TS
LinHerdina
Beginilah Jadinya Kalau Media Bikin Berita Bohong
Prolog
Coba perhatikan berita ini baik-baik, jika kaskuser tidak cermat maka tidak akan terlihat jelas apa yang aneh dari berita ini. Tapi tanpa perlu mendapatkan klarifikasi terlebih dahulu (tentu saja hal ini diperbolehkan dalam konteks jurnalistik bolog/forum ya) maka akan terlihat bahwa untuk sekelas berita di portal berita nasional, ternyata masih saja ada berita yang tayang tanpa melalui proses jurnalistik yang benar.
Hal-hal fatal yang gw lihat dari berita ini:
Ini berita dari tanggal 18 September 2014, lau hari ini (24 September 2014) keluar berita yang berbeda jauh dari berita yang diatas.
Nah kelihatan kan yang gw bold itu kalau media biarpun uda salah bikin berita itu boro-boro minta maaf, palingan juga bikin berita klarifikasi ini juga setengah hati bikinnya. Masih untung kaga di tuntut tuh beritasatu.com uda bikin berita bodong begitu.

Tapi, baguslah beritasatu uda berani sedikit ngaku salah kalau mereka bikin berita tanpa di kroscek dulu. Semoga aja kejadian kaya gini ga terulang kembali, kasihan kan tuh karyawan perusahaan yang kena fitnah, jadi resah semua. Udah seharusnya sih media ga jadi agen provokator.
Coba perhatikan berita ini baik-baik, jika kaskuser tidak cermat maka tidak akan terlihat jelas apa yang aneh dari berita ini. Tapi tanpa perlu mendapatkan klarifikasi terlebih dahulu (tentu saja hal ini diperbolehkan dalam konteks jurnalistik bolog/forum ya) maka akan terlihat bahwa untuk sekelas berita di portal berita nasional, ternyata masih saja ada berita yang tayang tanpa melalui proses jurnalistik yang benar.
Quote:
Hal-hal fatal yang gw lihat dari berita ini:
- Hanya menggunakan satu pihak sebagai narasumber saja: Yan Mamuk Djais dan Ahmad Yoval
- Banyak menggunakan kata-kata yang bersifat dugaan semata: mensinyalir, menduga, dinilai
- kutipan-kutipan dari narasumber tidak jelas sumbernya namun tetap dijadikan rujukan
Ini berita dari tanggal 18 September 2014, lau hari ini (24 September 2014) keluar berita yang berbeda jauh dari berita yang diatas.
Quote:
Nah kelihatan kan yang gw bold itu kalau media biarpun uda salah bikin berita itu boro-boro minta maaf, palingan juga bikin berita klarifikasi ini juga setengah hati bikinnya. Masih untung kaga di tuntut tuh beritasatu.com uda bikin berita bodong begitu.


Tapi, baguslah beritasatu uda berani sedikit ngaku salah kalau mereka bikin berita tanpa di kroscek dulu. Semoga aja kejadian kaya gini ga terulang kembali, kasihan kan tuh karyawan perusahaan yang kena fitnah, jadi resah semua. Udah seharusnya sih media ga jadi agen provokator.
0
3.5K
22
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.4KThread•1Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya