- Beranda
- The Lounge
[Update] CERITA TEMEN ANE GAN DARI TIMUR PART II
...
TS
polosbknoplos
[Update] CERITA TEMEN ANE GAN DARI TIMUR PART II
Ini part II gan.kalo belom baca part I nya silahkan cek di thread ane gan hehe 
Senin, 01 September 2014
Hidup Sang Batu Karang #2
(Hidup Sang Batu Karang #2 cerita tentang harapan yang timbul dari banyaknya penderitaan, menyerah, menghujat, atau berusaha bangkit merajut senyum untuk dunia)
Setelah David mendengar perkataan Lusy tentang gadis yang berada didalam foto layu itu, David tak mengerti apa maksudnya, “aku tapi bukan aku yang sekarang , mungkin aku yang di masa lalu”,, , apa maksud dari perkataan Lusy ,, tanpa pikir panjang David langsung bertanya apa maksud perkataan nya
“apa maksud perkataan nona? “
Dengan menghela nafas Lusy menjawab
. “ini ibuku ,,, masa laluku,, hartaku,, kebahagiaanku”
ucap lusy dengan senyum sambil menghapus air matanya ,, David semakin heran ketika melihat semua ini, wajar saja yang dia tau dari wanita yang dia cintai sejak awal bertemu ini, adalah pribadi yang ceria dengan senyum nya yang indah, matanya yang selalu memancarkan kebahagiaan ke setiap orang yang bertatap mata dengannya , tetapi untuk kali ini, berbanding terbalik, meski tetap dengan senyumnya,, tetapi terlihat jelas kesedihan yang ada di dalam diri Lusy , ingin rasa nya bertanya ,, tetapi tak kuat rasanya untuk berucap yaaa karna dengan melihat keadaan nya sekarang saja sudah cukup memiris hati, yaaa siapa yang tak sedih ketika melihat wanita yang dikasihi dengan keadaan seperti ini, memang ini adalah kali pertama David bertatap dan bercakap dengannya , tetapi hati ini telah lama mengenalnya dalam bayang bayang, mencintai nya dalam harapan , yaa dengan seperti itu dirasa sudah cukup karna David tau dari mana dia berasal, dan siapa Lusy, David hanyalah pemuda yang lahir dari kerusuhan, ditinggalkan harta kepedihan dan diwariskan penderitaan, hidupnya tak pantas dibandingkan dengan wanita seperti Lusy ,jadi dia rasa cukup untuk mencintainya dalam bayang bayang , ya meski dengan sebuah harapan bahkan keajaiban untuk dapat memilikinya,
“sedang apa nona disini, apa saya bisa membantu sesuatu?” tawar David,
“tidak, aku hanya ingin sendiri, menikmati diri bersama angin,” balas Lusy,
Bukan kah kau pemuda dari timur itu, yang merantau dari tanah Maluku, apa yang kau lakukan disini, “ lanjut Lusy
“aku melihat nona berdiri disini, yaa hmm yaaa aku hanya , hanya mencoba menghampiri nona, yaa mungkin bisa menemani atau , yaaa saling mengenal “ ucap david sambil gemetar,
“mengenal? hmm Tak aka ada yang bisa mengenal aku, , aku yang sebenarnya” balas lusy kembali dengan kesedihan itu dan langsung pergi meninggalkan David
David pun hanya terdiam dan terheran, apa yang dimaksud nya , apakah itu penolakan, atau apa, , kejadian itu membuat ia semakin penasaran dengan Lusy, apa yang terjadi dengan dirinya
“rasanya aku ingin sekali tau yang terjadi dengan dirinya, yang dia alami, yang dia rasakan, menghapus pedih yang dia rasakan , menjadi sosok penghibur dalam dirinya, tapi bagaimana , aku hanyalah pemuda yang bekerja di naungan perusahaan keluarga nya , itu pun aku pekerja lepas, bagaimana aku bisa bertemu dan kembali berbincang dengannya bahkan menjadi penghibur untuknya , aku rasa tak mungkin“
Tiap saat David memikirkan itu semua, sampai di sore hari ketika menjelang pulang kerja, ia melihat Pak Reno yang tidak lain ialah Ayah dari Lusy yang sekaligus yaaaa Bos dari David,
Terlihat olehnya ,Pak Reno sedang berdebat hebat dengan istrinya , dari kejauhan David mencoba untuk mendekat, bukan bermaksud untuk mencampuri urusan orang lain yaa hanya ingin mencari tau barang kali ada suatu yang penting tentang Lusy, ,
Dari balik beberapa tembok terdengar suara teriakan Pak Reno yang membentak istrinya,
“bukan tentang dari siapa dilahirkan, tapi ini tentang tanggung jawab yang diberikan, aku sudah berucap janji dan menganggap dia seperti harta ku, dia bukan lagi titipan, tapi sudah jadi tanggung jawab ku, kewajiban aku, dan inilah yang Tuhan berikan untukku kamu harus mengerti itu!!!!,
Tertegup hati David ketika mendengar semua itu, dia seketika pergi dari sana dan kembali menuju rumahnya,
“apa yang dimaksud titipan,? Apa yang dimaksud tanggung jawab, ? siapa yang mereka bicarakan ? apakah lusy?”
Inilah semua pertanyaan yang timbul di kepala David ,
Ini semua membingungkannya, ingin rasanya dia melupakan perbincangan dan masalah yang terjadi pada hati ini, tapi hati nya menolak untuk itu, dia merasakan harus berbuat sesuatu tapi apa? Tak tau harus berbuat apa, semua pertanyaan timbul dan dugaan pun banyak ,
“apakah Lusy bukan anak mereka? tapi apa mungkin? Apakah Lusy tau, ? apakah yang terjadi sebenarnya !!.
David pun kembali menjalani hari harinya dengan semua pertanyaan itu di kepalanya, berharap mendapatkan jawaban atas semua yang terjadi pada hari itu, , yaaaa setidaknya untuk menghilangkan pertanyaan pertanyaan ini dalam dirinya
Hari demi hari ia lewati seperti biasa, yaaaa bisa mendapatkan ini semua sudah dirasa lebih dari cukup buat nya, dia tidak pernah meminta atau menghujat Sang Pencipta atas semua yang dialami dan dirasakan olehnya, dia hanya menjalani hidup nya dengan harapan , HARAPAN UNTUK MENGHILANGKAN MASA PAHIT ITU, DAN MEMBUAT SENYUM YANG BARU, dan tentu pengharapan cinta nya , yang hanya menikmati keindahan itu di balik bayang bayang ,
Tetapi seakan Tuhan ingin menunjukan jalan pada david, kembali ia melihat Lusy berada di tempat itu, dimana mereka pertama bertemu, sungguh kebetulan yang amat sangat menyenangkan , ucap David,,
Kali ini tidak dengan fotonya, tetapi wajah cantik itu tetap terlihat sendu, entah apa yang dirasakan nya, ingin sekali david menghampiri dan menghapus kesedihan itu dari mata nya, yaaaa tapi apa yang dapat diperbuat oleh nya, ,, tak pikir panjang , ia langsung menghampiri nya, dan menyapa nya , dengan sedikit sok akrab David berkata,
“hai nona, sepertinya tempat ini sudah menjadi favoritmu ya, sungguh kebetulan bisa jumpa kembali dengan nona disini , “
Dengan suara pelan dan datar, Lusy menjawab,
“kita tidak berjumpa, engakaulah yang menghampiri ku , kenapa kau kemari,? “
Suara ketus itu membuat David terdiam dan tak bisa berkata kata,,, entah apa yang dialami Lusy , tapi ini semua semakin menguatkan niat David untuk mencari tau apa yang terjadi pada dirinya ,
“emmmmm nona tidak membawa foto layu itu, ? foto yang nona bilang itu nona dimasa lalu dan,…”
(Belum habis David berkata )
“tau apa kau! Pergi dari sini, tinggalkan aku! jangan campuri urusan ku, mudah bagimu untuk bertanya se enak mu, kau fikir siapa dirimu, berbincang denganku , siapa nama mu pun aku tak tau, jangan campuri urusan ku, pergi sana !!
Jawab Lusy dengan suara bentakan dan air mata yang jatuh melewati pipi nya,
“maaf , aku tak bermaksud menyinggung nona, aku hanya ingin membantu, aku memang bukan siapa siapa, hanyalah anak timur yang terlahir di tanah Maluku, yang …
Kembali Lusy memotong ucapan David,
“jika ingin membantu ku!! kembalikan hartaku yang telah pergi, satukan kami, persatukan aku dengan wanita yang ada di dalam foto yang kau bilang layu itu,, jika tidak bisa maka pergi dari sini!!”
Semua sudah jelas dirasa David, ternyata benar dugaan nya, tak disangka selama ini dibalik senyum nya yang ceria, dibalik matanya yang penuh dengan kebahagiaan, dalam hatinya terdapat luka yang dalam, sampai entah harus pada siapa dia mengadu, dan david berkata,,
“aku memang tidak dapat membantu dengan semua itu, aku sudah mngerti apa yang nona alami, tolong kali ini jangan potong ucapan ku lagi,
Aku tau apa yang nona rasa, dan nona alami, tak sengaja aku mendengar berbincangan Pak Reno dengan Istrinya, yang ku kira mereka adalah orang tua nona, tapi dengarlah nona, sesuatu yang pergi memang meninggalkan luka yang pedih, tapi bukan dengan kesedihan nona timbun luka itu, jadikan lah itu sebuah harapan, jadikan sesuatu yang pergi menjadi pengharapan nona untuk menata hidup yang baru, bukan dengan sandiwara, percayalah yang telah pergi tak akan suka melihat kenangannya di ingat dengan air mata, buat lah senyum yang baru, maka nona akan dapat kehidupan yang baru”
Jawab lusy.,,
“mudah bagimu untuk berkata seperti itu, tau apa kau tentang ,,//,” belum selesai lusy berbicara, perkatannya di potong oleh David.
“tidak untuk seorang anak yang melihat dengan mata kepalanya saat orang tua nya meregam nyawa tertembak timah panas dalam kerusuhan saudara, harus melihat ayah ibunda terkapar jatuh dan bercucuran darah, yaaaa , aku si anak timur yang diwariskan dengan penderitaan, ditinggalkan dengan luka dan kesedihan,menanggung hidup sendirian dalam kepedihan,”
Sehabis kata, David seketika pergi dari hadapan Lusy, berniat membiarkan dia sendiri, karna David pun kembali harus mengingat kejadian pilu itu kembali..
Dan tertegup hati Lusy ketika mendengar semua yang di ucapkan David, terasa kaku lidah nya untuk menjawab apa yang baru dikatan oleh David,,
Benarkah apa yang dialaminya, sungguh pilu hidup anak timur ini, terasa bersalah kepada David,
“siapa Namamu hai anak timur” teriak Lusy dari kejauhan,
David menjawab dengan suara lantang,
“David, , , David si anak Timur,”
Setelah hari itu Lusy selalu memikirkan perkataan David, dan berniat kembali menjumpainya, ,
di pagi hari Lusy mencoba mencari David, menunggu ditempat mereka pertama bertemu, di tepi pekarangan taman, di dekat pohon tua yang tak berdaun,
Menit tiap menit berlanjut, jam demi jam kian tak jumpa, sampai matahari pun menutup sinarnya, tak kunjung terlihat juga David,
Lusy memutuskan untuk pergi dan kembali esok hari, tetapi ketika berniaat untuk melangkah pergi, suara itu terdengar , suara sapaan yang pertama kali didengar oleh Lusy dari David.,
Dari balik sebuah sebuah rumah bermain kecil di taman David berkata,
“jadi nona menungguku di sini sejak pagi tadi, tak mengalihkan pandangan dari sini untuk mencari ku? Apa benar? sejak pagi tadi aku sudah melihat nona, sampai sekarang pandangan ku tak hilang dari nona
Dengan malu lusy menjawab dengan nada tinggi..,
“ tidak,,!! aku hanya kebetulan berada disini, tidak mencari atau berniat menjumpaimu”
“ kebetulan yang sangat lama ya, dari matahari muncul sampai kembali turun, dan kenapa pandangan nona selalu tertuju dimana tempat ku bekerja, ada niatan apa nona mencari ku “
Balas David,
Dan disinilah awal mereka berbincang dengan perkenalan lebih dekat, mengenal satu dengan yang lainnya, dan sampai sampi,, tanpa mereka sadari mereka sudah merasa nyaman dan saling mencintai satu sama lain,
Dan sampai pada saat mereka sudah mengenal satu sama lain, Lusy menceritakan semua yang ada di kehidupannya kepada David, dan pada awalnya ,,,,
“aku terlahir dari rahim seorang Gadis,, Gadis muda yang terjebak karna cinta buta, cinta yang terlarang sampai aku terlahir dengan status anak yang hina, pada awalnya pun aku tak tau , aku menjalani hidupku dengan biasa, dengan dua orang yang kukira ayah dan ibunda, ku ukir senyum yang indah dengan mereka, sampai pada saat nya, semua ini terungkap, tak sengaja Ibu tiri ku menunjuk dan memanggil ku dengan anak titipan pada saat bertengkar hebat dengan ayah, sampai ayah melayangkan sebuah tamparan pada ibu, sampai terjatuh di lantai, entah apa aku tak habis pikir, pada awalnya aku tak percaya, sampai aku melihat mata ayah yang meyakinkan aku untuk menerima semua ini, dan ayah berkata, bukan maksud untuk merahasiakan siapa diriku sebenarnya, ayah hanya ingin aku bahagia, dengan tak menceritakan ini semua,,, dengan tangisan dan mata yang lebam aku bertanya dengan suara keras, “siapa ibu dan ayahku!!!!” dan dari situ aku tau dari mana aku berasal dan siapa aku sebenarnya, aku anak haram yang lahir dari anak Gadis yang masih muda, terjebak gila nya cinta karna hasrat nafsu di masa muda, terbuai dengan janji pria yang berkata akan setia sampai akhir hayatnya, dan ketika dia sudah dapat apa yang diinginkannya, ia pergi meninggalkan ibu ku yang hamil dengan kondisi yang tak berdaya sungguh lelaki yang takb pantas ku panggil Ayah,,, dan pada akhirnya ibu meregam nyawa ketika ku terlahir di dunia, dan sebelum ibu menghembuskan nafas terakhir, ibu menitipkan aku yang masih merah ke pada Pak Reno, yang adalah Kaka dari ibu kandung ku, dari situlah semua berasal sampai sekarang aku takpernah merasakan sentuhan ibu dan ayah kandungku, aku hanya bisa memandang foto ini yang kudapat dari Ayah tiri ku ketika menceritakan ini semua padaku, “
kini semua sudah jelas, semua pertanyaan yang timbul di kepala David sudah terjawab, jadi inilah mengapa saat itu dia menangis dan berprilaku tak se ceria biasanya, Pengalaman David memang sangat amat pedih, yaa siapa yang tidak merasa gila ketika melihat orang yang disayangi nya meninggal di hadapannya, tapi David lebih pilu lagi setelah mendengar kisah hidup Lusy,
David masih merasa beruntung karna masih bisa merasakan kebahagiaan bersama orang tua nya , merasakan belaian hangat tangan seorang ibu, dan ketegasaan seorang ayah, tapi tidak demikian dengan Lusy, bertemu pun tak pernah , apalagi berharap mendapatkan belaian hangat dari Orang Tua kandungnya, yaaaa siapa yang tak pilu dengan smua ini,,
"jadi apa yang akan nona lakukan setelah semua ini telah nona ketahui" tanya David,,
" aku? yang kulakukan ,,, entah lah,
(apa yang akan dilakukan Lusy , dan bagaimana kelanjutan hidup sepasang manusia yang sama mempunyai hidup yang pilu, akan kah David berhasil melewati bayang bayang itu untuk mendapatkan cinta Lusy, nantikan Hidupa Sang Batu Karang #3)
PART III NEXT ya gan nanti kalo udah selesai ane update
Pantau penulisnya aja gan (@sonnytentua)



Senin, 01 September 2014
Hidup Sang Batu Karang #2
(Hidup Sang Batu Karang #2 cerita tentang harapan yang timbul dari banyaknya penderitaan, menyerah, menghujat, atau berusaha bangkit merajut senyum untuk dunia)
Setelah David mendengar perkataan Lusy tentang gadis yang berada didalam foto layu itu, David tak mengerti apa maksudnya, “aku tapi bukan aku yang sekarang , mungkin aku yang di masa lalu”,, , apa maksud dari perkataan Lusy ,, tanpa pikir panjang David langsung bertanya apa maksud perkataan nya
“apa maksud perkataan nona? “
Dengan menghela nafas Lusy menjawab
. “ini ibuku ,,, masa laluku,, hartaku,, kebahagiaanku”
ucap lusy dengan senyum sambil menghapus air matanya ,, David semakin heran ketika melihat semua ini, wajar saja yang dia tau dari wanita yang dia cintai sejak awal bertemu ini, adalah pribadi yang ceria dengan senyum nya yang indah, matanya yang selalu memancarkan kebahagiaan ke setiap orang yang bertatap mata dengannya , tetapi untuk kali ini, berbanding terbalik, meski tetap dengan senyumnya,, tetapi terlihat jelas kesedihan yang ada di dalam diri Lusy , ingin rasa nya bertanya ,, tetapi tak kuat rasanya untuk berucap yaaa karna dengan melihat keadaan nya sekarang saja sudah cukup memiris hati, yaaa siapa yang tak sedih ketika melihat wanita yang dikasihi dengan keadaan seperti ini, memang ini adalah kali pertama David bertatap dan bercakap dengannya , tetapi hati ini telah lama mengenalnya dalam bayang bayang, mencintai nya dalam harapan , yaa dengan seperti itu dirasa sudah cukup karna David tau dari mana dia berasal, dan siapa Lusy, David hanyalah pemuda yang lahir dari kerusuhan, ditinggalkan harta kepedihan dan diwariskan penderitaan, hidupnya tak pantas dibandingkan dengan wanita seperti Lusy ,jadi dia rasa cukup untuk mencintainya dalam bayang bayang , ya meski dengan sebuah harapan bahkan keajaiban untuk dapat memilikinya,
“sedang apa nona disini, apa saya bisa membantu sesuatu?” tawar David,
“tidak, aku hanya ingin sendiri, menikmati diri bersama angin,” balas Lusy,
Bukan kah kau pemuda dari timur itu, yang merantau dari tanah Maluku, apa yang kau lakukan disini, “ lanjut Lusy
“aku melihat nona berdiri disini, yaa hmm yaaa aku hanya , hanya mencoba menghampiri nona, yaa mungkin bisa menemani atau , yaaa saling mengenal “ ucap david sambil gemetar,
“mengenal? hmm Tak aka ada yang bisa mengenal aku, , aku yang sebenarnya” balas lusy kembali dengan kesedihan itu dan langsung pergi meninggalkan David
David pun hanya terdiam dan terheran, apa yang dimaksud nya , apakah itu penolakan, atau apa, , kejadian itu membuat ia semakin penasaran dengan Lusy, apa yang terjadi dengan dirinya
“rasanya aku ingin sekali tau yang terjadi dengan dirinya, yang dia alami, yang dia rasakan, menghapus pedih yang dia rasakan , menjadi sosok penghibur dalam dirinya, tapi bagaimana , aku hanyalah pemuda yang bekerja di naungan perusahaan keluarga nya , itu pun aku pekerja lepas, bagaimana aku bisa bertemu dan kembali berbincang dengannya bahkan menjadi penghibur untuknya , aku rasa tak mungkin“
Tiap saat David memikirkan itu semua, sampai di sore hari ketika menjelang pulang kerja, ia melihat Pak Reno yang tidak lain ialah Ayah dari Lusy yang sekaligus yaaaa Bos dari David,
Terlihat olehnya ,Pak Reno sedang berdebat hebat dengan istrinya , dari kejauhan David mencoba untuk mendekat, bukan bermaksud untuk mencampuri urusan orang lain yaa hanya ingin mencari tau barang kali ada suatu yang penting tentang Lusy, ,
Dari balik beberapa tembok terdengar suara teriakan Pak Reno yang membentak istrinya,
“bukan tentang dari siapa dilahirkan, tapi ini tentang tanggung jawab yang diberikan, aku sudah berucap janji dan menganggap dia seperti harta ku, dia bukan lagi titipan, tapi sudah jadi tanggung jawab ku, kewajiban aku, dan inilah yang Tuhan berikan untukku kamu harus mengerti itu!!!!,
Tertegup hati David ketika mendengar semua itu, dia seketika pergi dari sana dan kembali menuju rumahnya,
“apa yang dimaksud titipan,? Apa yang dimaksud tanggung jawab, ? siapa yang mereka bicarakan ? apakah lusy?”
Inilah semua pertanyaan yang timbul di kepala David ,
Ini semua membingungkannya, ingin rasanya dia melupakan perbincangan dan masalah yang terjadi pada hati ini, tapi hati nya menolak untuk itu, dia merasakan harus berbuat sesuatu tapi apa? Tak tau harus berbuat apa, semua pertanyaan timbul dan dugaan pun banyak ,
“apakah Lusy bukan anak mereka? tapi apa mungkin? Apakah Lusy tau, ? apakah yang terjadi sebenarnya !!.
David pun kembali menjalani hari harinya dengan semua pertanyaan itu di kepalanya, berharap mendapatkan jawaban atas semua yang terjadi pada hari itu, , yaaaa setidaknya untuk menghilangkan pertanyaan pertanyaan ini dalam dirinya
Hari demi hari ia lewati seperti biasa, yaaaa bisa mendapatkan ini semua sudah dirasa lebih dari cukup buat nya, dia tidak pernah meminta atau menghujat Sang Pencipta atas semua yang dialami dan dirasakan olehnya, dia hanya menjalani hidup nya dengan harapan , HARAPAN UNTUK MENGHILANGKAN MASA PAHIT ITU, DAN MEMBUAT SENYUM YANG BARU, dan tentu pengharapan cinta nya , yang hanya menikmati keindahan itu di balik bayang bayang ,
Tetapi seakan Tuhan ingin menunjukan jalan pada david, kembali ia melihat Lusy berada di tempat itu, dimana mereka pertama bertemu, sungguh kebetulan yang amat sangat menyenangkan , ucap David,,
Kali ini tidak dengan fotonya, tetapi wajah cantik itu tetap terlihat sendu, entah apa yang dirasakan nya, ingin sekali david menghampiri dan menghapus kesedihan itu dari mata nya, yaaaa tapi apa yang dapat diperbuat oleh nya, ,, tak pikir panjang , ia langsung menghampiri nya, dan menyapa nya , dengan sedikit sok akrab David berkata,
“hai nona, sepertinya tempat ini sudah menjadi favoritmu ya, sungguh kebetulan bisa jumpa kembali dengan nona disini , “
Dengan suara pelan dan datar, Lusy menjawab,
“kita tidak berjumpa, engakaulah yang menghampiri ku , kenapa kau kemari,? “
Suara ketus itu membuat David terdiam dan tak bisa berkata kata,,, entah apa yang dialami Lusy , tapi ini semua semakin menguatkan niat David untuk mencari tau apa yang terjadi pada dirinya ,
“emmmmm nona tidak membawa foto layu itu, ? foto yang nona bilang itu nona dimasa lalu dan,…”
(Belum habis David berkata )
“tau apa kau! Pergi dari sini, tinggalkan aku! jangan campuri urusan ku, mudah bagimu untuk bertanya se enak mu, kau fikir siapa dirimu, berbincang denganku , siapa nama mu pun aku tak tau, jangan campuri urusan ku, pergi sana !!
Jawab Lusy dengan suara bentakan dan air mata yang jatuh melewati pipi nya,
“maaf , aku tak bermaksud menyinggung nona, aku hanya ingin membantu, aku memang bukan siapa siapa, hanyalah anak timur yang terlahir di tanah Maluku, yang …
Kembali Lusy memotong ucapan David,
“jika ingin membantu ku!! kembalikan hartaku yang telah pergi, satukan kami, persatukan aku dengan wanita yang ada di dalam foto yang kau bilang layu itu,, jika tidak bisa maka pergi dari sini!!”
Semua sudah jelas dirasa David, ternyata benar dugaan nya, tak disangka selama ini dibalik senyum nya yang ceria, dibalik matanya yang penuh dengan kebahagiaan, dalam hatinya terdapat luka yang dalam, sampai entah harus pada siapa dia mengadu, dan david berkata,,
“aku memang tidak dapat membantu dengan semua itu, aku sudah mngerti apa yang nona alami, tolong kali ini jangan potong ucapan ku lagi,
Aku tau apa yang nona rasa, dan nona alami, tak sengaja aku mendengar berbincangan Pak Reno dengan Istrinya, yang ku kira mereka adalah orang tua nona, tapi dengarlah nona, sesuatu yang pergi memang meninggalkan luka yang pedih, tapi bukan dengan kesedihan nona timbun luka itu, jadikan lah itu sebuah harapan, jadikan sesuatu yang pergi menjadi pengharapan nona untuk menata hidup yang baru, bukan dengan sandiwara, percayalah yang telah pergi tak akan suka melihat kenangannya di ingat dengan air mata, buat lah senyum yang baru, maka nona akan dapat kehidupan yang baru”
Jawab lusy.,,
“mudah bagimu untuk berkata seperti itu, tau apa kau tentang ,,//,” belum selesai lusy berbicara, perkatannya di potong oleh David.
“tidak untuk seorang anak yang melihat dengan mata kepalanya saat orang tua nya meregam nyawa tertembak timah panas dalam kerusuhan saudara, harus melihat ayah ibunda terkapar jatuh dan bercucuran darah, yaaaa , aku si anak timur yang diwariskan dengan penderitaan, ditinggalkan dengan luka dan kesedihan,menanggung hidup sendirian dalam kepedihan,”
Sehabis kata, David seketika pergi dari hadapan Lusy, berniat membiarkan dia sendiri, karna David pun kembali harus mengingat kejadian pilu itu kembali..
Dan tertegup hati Lusy ketika mendengar semua yang di ucapkan David, terasa kaku lidah nya untuk menjawab apa yang baru dikatan oleh David,,
Benarkah apa yang dialaminya, sungguh pilu hidup anak timur ini, terasa bersalah kepada David,
“siapa Namamu hai anak timur” teriak Lusy dari kejauhan,
David menjawab dengan suara lantang,
“David, , , David si anak Timur,”
Setelah hari itu Lusy selalu memikirkan perkataan David, dan berniat kembali menjumpainya, ,
di pagi hari Lusy mencoba mencari David, menunggu ditempat mereka pertama bertemu, di tepi pekarangan taman, di dekat pohon tua yang tak berdaun,
Menit tiap menit berlanjut, jam demi jam kian tak jumpa, sampai matahari pun menutup sinarnya, tak kunjung terlihat juga David,
Lusy memutuskan untuk pergi dan kembali esok hari, tetapi ketika berniaat untuk melangkah pergi, suara itu terdengar , suara sapaan yang pertama kali didengar oleh Lusy dari David.,
Dari balik sebuah sebuah rumah bermain kecil di taman David berkata,
“jadi nona menungguku di sini sejak pagi tadi, tak mengalihkan pandangan dari sini untuk mencari ku? Apa benar? sejak pagi tadi aku sudah melihat nona, sampai sekarang pandangan ku tak hilang dari nona
Dengan malu lusy menjawab dengan nada tinggi..,
“ tidak,,!! aku hanya kebetulan berada disini, tidak mencari atau berniat menjumpaimu”
“ kebetulan yang sangat lama ya, dari matahari muncul sampai kembali turun, dan kenapa pandangan nona selalu tertuju dimana tempat ku bekerja, ada niatan apa nona mencari ku “
Balas David,
Dan disinilah awal mereka berbincang dengan perkenalan lebih dekat, mengenal satu dengan yang lainnya, dan sampai sampi,, tanpa mereka sadari mereka sudah merasa nyaman dan saling mencintai satu sama lain,
Dan sampai pada saat mereka sudah mengenal satu sama lain, Lusy menceritakan semua yang ada di kehidupannya kepada David, dan pada awalnya ,,,,
“aku terlahir dari rahim seorang Gadis,, Gadis muda yang terjebak karna cinta buta, cinta yang terlarang sampai aku terlahir dengan status anak yang hina, pada awalnya pun aku tak tau , aku menjalani hidupku dengan biasa, dengan dua orang yang kukira ayah dan ibunda, ku ukir senyum yang indah dengan mereka, sampai pada saat nya, semua ini terungkap, tak sengaja Ibu tiri ku menunjuk dan memanggil ku dengan anak titipan pada saat bertengkar hebat dengan ayah, sampai ayah melayangkan sebuah tamparan pada ibu, sampai terjatuh di lantai, entah apa aku tak habis pikir, pada awalnya aku tak percaya, sampai aku melihat mata ayah yang meyakinkan aku untuk menerima semua ini, dan ayah berkata, bukan maksud untuk merahasiakan siapa diriku sebenarnya, ayah hanya ingin aku bahagia, dengan tak menceritakan ini semua,,, dengan tangisan dan mata yang lebam aku bertanya dengan suara keras, “siapa ibu dan ayahku!!!!” dan dari situ aku tau dari mana aku berasal dan siapa aku sebenarnya, aku anak haram yang lahir dari anak Gadis yang masih muda, terjebak gila nya cinta karna hasrat nafsu di masa muda, terbuai dengan janji pria yang berkata akan setia sampai akhir hayatnya, dan ketika dia sudah dapat apa yang diinginkannya, ia pergi meninggalkan ibu ku yang hamil dengan kondisi yang tak berdaya sungguh lelaki yang takb pantas ku panggil Ayah,,, dan pada akhirnya ibu meregam nyawa ketika ku terlahir di dunia, dan sebelum ibu menghembuskan nafas terakhir, ibu menitipkan aku yang masih merah ke pada Pak Reno, yang adalah Kaka dari ibu kandung ku, dari situlah semua berasal sampai sekarang aku takpernah merasakan sentuhan ibu dan ayah kandungku, aku hanya bisa memandang foto ini yang kudapat dari Ayah tiri ku ketika menceritakan ini semua padaku, “
kini semua sudah jelas, semua pertanyaan yang timbul di kepala David sudah terjawab, jadi inilah mengapa saat itu dia menangis dan berprilaku tak se ceria biasanya, Pengalaman David memang sangat amat pedih, yaa siapa yang tidak merasa gila ketika melihat orang yang disayangi nya meninggal di hadapannya, tapi David lebih pilu lagi setelah mendengar kisah hidup Lusy,
David masih merasa beruntung karna masih bisa merasakan kebahagiaan bersama orang tua nya , merasakan belaian hangat tangan seorang ibu, dan ketegasaan seorang ayah, tapi tidak demikian dengan Lusy, bertemu pun tak pernah , apalagi berharap mendapatkan belaian hangat dari Orang Tua kandungnya, yaaaa siapa yang tak pilu dengan smua ini,,
"jadi apa yang akan nona lakukan setelah semua ini telah nona ketahui" tanya David,,
" aku? yang kulakukan ,,, entah lah,
(apa yang akan dilakukan Lusy , dan bagaimana kelanjutan hidup sepasang manusia yang sama mempunyai hidup yang pilu, akan kah David berhasil melewati bayang bayang itu untuk mendapatkan cinta Lusy, nantikan Hidupa Sang Batu Karang #3)
PART III NEXT ya gan nanti kalo udah selesai ane update

Pantau penulisnya aja gan (@sonnytentua)



0
2.6K
24
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•109.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya