Kaskus

Food & Travel

jogjapackerAvatar border
TS
jogjapacker
Sisi Lain Festival Budaya Dieng (DCF5)
emoticon-I Love IndonesiaSisi Lain Festival Budaya Dieng (DCF5)emoticon-I Love Indonesia


Siapa yang tidak kenal Dieng, sebuah Plateau atau dataran tinggi yang dipenuhi dengan telaga, mata air, kawah, bukit dan gunung. Kawasan Dieng unik karena selain sebagai kawasan reservoir, Dieng juga merupakan jalur gunung berapi. Yang menjadi Dieng lebih istimewa selain secara geografis tersebut, Dieng juga menyimpan kekayaan budaya. Di Dieng terdapat barbagai macam bukti sejarah kebudayaan dari masa lampau. Komplek Candi Dieng menunjukan masyarakat dieng kuno telah berada di bawah kerajaan penganut agama Hindu. Perpaduan antara tingginya budaya dan keindahan alam nya membuat dieng menjadi kawasan yang sangat menarik untuk di kunjungi.
Budaya Dieng sangat menekankan kepada kearifan lokal masyarakatnya baik terhadap alam maupun sang Pencipta, tercermin dari acara-acara keagamaan yang ada di Dieng maupun dari keseniannya. Salah satu upacara adat di dieng adalah Ruwatan Cukur Rambut Gimbal yang rutin diadakan setiap tanggal 1 suro

Sekilas Ruwatan Potong Rambut Gimbal
Spoiler for :

Di masa kekinian, seperti halnya masyarakat adat daerah lain, masyarakat Dieng dihadapkan kepada tantangan dengan adanya kemajuan jaman dan pengaruh budaya luar yang masuk ke Dieng. Hal ini di percepat dengan status daerah Dieng yang merupakan daerah wisata sehingga sering masyarakat dieng terutama generasi mudanya terpengaruh dan melupakan budaya awal mereka.
Perkembangan pariwisata di Dieng juga menjadikan masyarakat dieng yang selama ini merupakan masyarakat agraris yang secara ekonomi kekurangan menjadi tertarik untuk terjun di dalamnya. Hal itu ditandai dengan banyaknya tumbuh rumah penginapan ataupun homestay, warung makan, atau munculnya jasa pemandu dan porter. Seiring waktu, hanya sebagian yang dapat menikmatinya, sebagian lainnya tidak berhasil disebabkan karena akses yang terbatas, atau pengetahuan yang kurang tentang dunia pariwisata
Ditengah tantangan dan kendala di atas, ada suatu fenomena yang menarik dari masyarakat Dieng terutama generasi mudanya yang sadar akan permasalahan diatas. Di desa Dieng Kulon terdapat kelompok sadar wisata bernama Pandawa, mereka melihat permasalahan itu sebagai suatu peluang. Dengan pemikiran yang lebih maju dan berpendidikan lebih baik dari generasi sebelumnya mereka memunculkan gagasan untuk mengadakan festival budaya di Dieng
Festival budaya ini mengambil momentum saat Ruwatan Potong Rambut Gimbal dilakukan. Yang kemudian dikemas dan terangkum dalam berbagai macam acara dengan 4 tujuan dasar, yaitu acara budaya itu sendiri untuk melestarikan budaya lokal masyarakat dieng, mengemas budaya dengan acara pertunjukan kontemporer sehingga dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, memperluas cakupan wisata daerah dieng dengan acara pengenalan obyek-obyek wisata baru, dan yang terakhir berusaha untuk memeratakan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dieng dalam acara sehingga imbas positif baik berupa ekonomi maupun kepedulian akan sadar wisata dapat tewujud

Berikut Rangkuman Festival Budaya Tersebut
1. Acara Aktifitas Budaya
Spoiler for :

2. Acara Pendukung Kontemporer
Spoiler for :

3. Pengenalan Obyek Wisata Baru
Spoiler for :

4. Kerajinan dan Kuliner Khas Dieng
Spoiler for :

Keseluruhan Acara itu dikemas dalam bentuk festival rakyat dengan nama Dieng Culture Festival yang pada tahun ini memasuki tahun ke-5 penyelenggaraannya dan akan dilakukan pada tanggal 30-31 Agustus 2014. Diperkirakan sekitar 15.000 orang akan hadir dalam acara ini dan semenjak saat ini masyarakat dieng telah merasakan manfaatnya. Salah satunya adalah jasa penginapan atau homestay yang sudah penuh.
Akhirnya, semoga daerah lain di indonesia dapat belajar dari masyarakat Dieng, bahwa budaya lokal dapat bersanding dengan budaya kontemporer dan jika dikemas dengan bagus maka akan dapat memajukan pariwisata di daerah tersebut sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan yang terutama melibatkan peran serta masyarakat di pariwisata sehingga masyarakat setempat bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku dalam industri pariwisata di daerahnya masing-masing

Peta Kegiatan, Jadwal dan Alamat Panitia DCF5
Spoiler for :

Camping Ground
Spoiler for :

Coretan Tangan
Spoiler for :
0
2K
2
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Domestik
Domestik
KASKUS Official
10.2KThread•4.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.