Quote:
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) memperkirakan jumlah penduduk Indonesia diperkirakan meningkat hingga 100 juta jiwa dalam 10 tahun mendatang. Berdasarkan sensus penduduk 2010, jumlah penduduk Indonesia sebesar 237,6 juta jiwa akan meningkat menjadi 340 juta jiwa pada 2035.
Kondisi tersebut dinilai akan berdampak buruk terhadap angkatan kerja Indonesia. Hal tersebut terjadi akibat pertumbuhan lapangan pekerjaan Indonesia tidak sebanding dengan pertumbuhan penduduk. Selain itu, ancaman persaingan lapangan pekerjaan dengan warga negara lain akibat pasar terbuka berdampak sulitnya mencari pekerjaan.
Ketua BKKBN, Fasli Jalal mengatakan bonus demografi tersebut harus dimanfaatkan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, kualitas SDM Indonesia saat ini masih kalah dibanding negara lain. "Gizi buruk hingga penyakit genetik dari orang tua menjadi masalah. Selain itu, anak-anak yang akan menjadi usia produktif di masa tersebut masih mengandalkan menghapal, sedangkan kemampuan analisisnya kurang," kata Fasli.
Selain itu, Fasli menjelaskan pembukaan lapangan kerja seimbang dengan jumlah penduduk usia produktif harus dilakukan. Ia mengatakan lapangan kerja yang minim menjadi kendala meningkatnya kemiskinan di Indonesia.
Menurutnya dengan peningkatan lapangan pekerjaan akan berdampak terhadap pendapatan per kapita masyarakat Indonesia. Ia juga menambahkan peningkatan jumlah wirausaha Indonesia harus dilakukan. Untuk mendorong hal tersebut, Fasli mengatakan perlu kemudahan akses sektor perbankan dalam pendanaan.
"Pola pikir untuk bekerja dengan orang lain juga harus diubah. Kita harus menggalaklan kewirausahaan," kata Fasli. Fasli menjelaskan bonus demografi tersebut harus dipersiapkan dari sekarang. Sehingga, penduduk usia produktif Indonesia pada 2035 mampu meningkatkan meningkatkan produktivitas yang berdampak terhadap perekonomian Indonesia. "Kalau tidak dimanfaatkan maka menjadi bencana demografi," kata Fasli.
Sumber
Sudah saatnya kontrol populasi dilakukan secara ketat, kalau gak ane gak bisa membayangkan bencana ke depan kelak.....