Kaskus

News

berantasrasuahAvatar border
TS
berantasrasuah
Rachmat Yasin Menyiapkan Adik Kandung Meneruskan Dinasti Keluarganya
Rachmat Yasin Menyiapkan Adik Kandung Meneruskan Dinasti Keluarganya


Sejak KPK menangkap Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY) dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung Rabu (7/5) dengan bukti suap Rp 1,5 miliar untuk alih fungsi lahan hutan lindung di kawasan Bogor-Puncak-Cianjur (Bopunjur), kini satu per satu borok di Pemerintahan RY mulai terkuak.

Bak dinasti ala Ratu Atut untuk Provinsi, RY juga mengembangkan dinastinya di Kabupaten Bogor. RY, terpilih kembali menjadi Bupati Bogor pada 2013, atau periode kedua. Ia sebelumnya menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor selama dua periode mulai 1997 mewakili PPP. Ia juga menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bogor.

“Pemerintahan RY adalah pemerintahan gaya dinasti. Hampir di semua titik strategis di Pemerintahan Kabupaten Bogor, RY menempatkan kerabat-kerabatnya. Kerabatnya ada yang menjadi Kepala Bidang pada Dinas Pendidikan, Kepala Seksi di Dinas Pendapatan dan ada yang memiliki posisi strategis di PDAM, belum lagi di BUMD lain seperti PD Pasar Tohaga. Dia tempatkan keponakan, paman, dan kerabatnya pada posisi yang strategis dan ‘basah’,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat (9/5/14).

Adik kandung RY, yakni Ade Munawaroh Yasin adalah Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor yang bakal dipromosikan menjadi bupati Kabupaten Bogor Barat yang akan mekar nanti, namun dalam perkembangannya Rachmat Yasin menyiapkan adik kandungnya tersebut kedalam jabatan Wakil Bupati Bogor menggantikan Nurhayanti yang naik menjadi Bupati Bogor.

Ade adalah juga Anggota DPRD yang terpilih untuk kali kedua. Adik kandung lainnya, Zaenul Mutaqin yang kini juga kembali terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Bogor, disebut-sebut sempat diplot menjadi Wali Kota Bogor.

Sumber yang dapat dipercaya itu juga menyebutkan, kuat dugaan kasus suap yang menimpa RY ini bukanlah yang kali pertama. “Kalau dilihat dari kinerjanya selama ini, sumber dananya memang deras mengalir dari pintu manapun. Dia sejak jadi anggota DPRD juga pernah bermain dalam masalah perizinan. Jadi saya tidak heran kalau suatu waktu nanti ia akan berurusan dengan KPK. Wilayah Kabupaten Bogor itu luas, ada 40 kecamatan dan amat potensial sumber daya alamnya. Banyak lokasi dibangun dan butuh perizinan. Kalau tergiur itu mudah saja meraup uang banyak,” paparnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun terkait harta kekayaan sang raja kecil, RY memiliki 9 mobil pribadi, seperti yakni Honda Accord, Toyota Fortune, Lexus, Range Rover Sport, Jaguar, Alphard, CRV, dan Mercy.

Selain itu, mantan Ketua DPW PPP Jabar ini juga memiliki harta berupa lima rumah mewah masing-masing di Dramaga, Billabong, Taman Yasmin Bogor, Bandung, dan Cibubur, serta sebuah vila di Sentul City.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada KPK pada 2011, RY tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 6,4 miliar. Harta itu meningkat dibanding lampiran pada 2008 dengan jumlah sekitar Rp 5 miliar. Aset yang paling banyak berupa lahan dan bangunan yang mencapai 13 buah dengan total nilai Rp 4,82 miliar, selebihnya adalah dua mobil mewah dengan total harga Rp 1,3 miliar, giro setara kas dengan nilai Rp 575 juta, serta logam mulia, batu mulia, dan barang seni seni Rp 92 juta.

Terkait harta kekayaan RY, sumber lainnya yang bisa dihubungi mengatakan tak percaya dengan harta tersebut. “Itu kan harta yang dilaporkan, yang tidak dilaporkan belum tercatat. KPK harus menyelidiki seluruh harta kekayaan RY saat ini. Darimana harta itu didapat,” desak sumber itu.

Data: Dari Berbagai Sumber
Diubah oleh berantasrasuah 13-09-2014 05:46
0
4.6K
11
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.9KThread59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.