nicol4usAvatar border
TS
nicol4us
Satu Langkah Menentukan Prabowo Subianto
Pemungutan suara pilpres sudah selesai tanggal 9 Juli lalu namun pemenang pemilu belum sepenuhnya sah untuk ditetapkan. Sekarang masih berlangsung sidang MK yang mengakomodir gugatan kubu Prabowo terhadap kemenangan Jokowi-JK. Dalam rentang waktu antara 9 juli sampai sidang perdana MK yang lalu, Prabowo sukses menyihir seluruh masyarakat Indonesia dengan aksi aksi fenomenalnya.

Aksi yang pertama adalah 4 lembaga quick count yang memenangkan dirinya. Walau berbeda dengan 8 lembaga quick count lainnya namun Prabowo tetap bersikeras bahwa dirinyalah pemenang pilpres 2014. Klaim kemenangannya pun diwarnai dengan sujud syukur. Masyarakat pun sontak masih terbelah. Sebagian meragukan klaim Prabowo, sebagian masih berharap bahwa Prabowo lah yang memang benar pemenang pilpres 2014.

Namun seiring berjalannya waktu, penghitungan real count sudah mendekati akhir dan Prabowo melakukan langkah fenomenal dengan menarik diri dari tahapan pilpres yang sedang berlangsung. Sontak banyak masyarakat yang mencibir dan mencela. Kebanyakan menyayangkan dengan tindakan yang diambil olehnya. Dibanding dengan menarik diri, pilihan lain yang lebih elegan adalah menggugat ke MK. Disisi lain tim sukses prabowo pontang panting mengklarifikasi bahwa yang dimaksud adalah penarikan diri dari tahap rekaputilasi real count dari KPU.

Meski langkahnya dikritik Prabowo tetap tidak bergeming. Melalui situs Youtube, Prabowo melakukan manuver untuk propaganda demi tercapainya keadilan bagi dirinya sendiri. Hasilnya pun nihil, daripada menyatakan mendukung (like) justru banyak yang mencemooh dengan banyaknya Unlike pada video tersebut. Prabowo mau tidak mau walau harus menelan ludahnya sendiri melangkah ke MK. Dengan memulai langkah yang salah yaitu menarik diri dan kemudian menggugat ke MK tentunya legitimasinya menjadi hilang di mata masyarakat. Ini seperti ketika pertandingan sepakbola, Prabowo memutuskan walkout tapi kemudian malah kembali lagi ke lapangan untuk meneruskan pertandingan.

Walau demikian sidang perdana MK tetap digelar. Prabowo pun melakukan langkah berikutnya dengan pernyataan di MK bahwa penyelenggaran pemilu di Indonesia sangat buruk bahkan lebih buruk dari korut. Sontak seluruh masyarakat pun heboh. Sebagian besar masyarakat yang tahu tentang sistem pemilu di korut pun tertawa terbahak bahak  mendengar pernyataan Prabowo. Berharap bahwa pernyataan akan diperhitungkan namun hasilnya malah bertolak belakang. Citra Prabowo sebagai macan asia pun semakin luntur. Hak konstitusionalnya dengan menggugat pemilu ke MK semakin ditertawakan. Ibarat tong kosong nyaring bunyinya.

Dengan berbagai langkah keliru yang telah diambilnya nampaknya sebagian besar masyarakat sudah mulai tidak bersimpati dengan Prabowo. Sedikit demi sedikit sifat asli Prabowo sudah mulai terkuak. Pernyataan Prabowo bahwa dia siap menang siap kalah dan juga semua sikap penghormatan kepada rival selama tahapan pilpres ternyata hanya palsu. Prabowo yang sukses melakukan politik pencitraan yang menyihir banyak orang bahkan dalam tempo 3 menit namun kini sukses pula menghancurkan citra dirinya juga dalam hitungan menit.

Kini sebentar lagi sidang MK akan usai. Bentuk putusan MK yang bersifat final dan mengikat tentunya menjadi langkah terakhir bagi Prabowo untuk menjegal penetapan Jokowi sebagai Presiden RI yang ketujuh. Menyimak saksi-saksi yang diperlihatkan Prabowo yang kebanyakan tidak meyakinkan tentunya sulit bagi Hakim MK mengabulkan tuntutan Prabowo. Pertanyaannya siapkah Prabowo menghadapi kenyataan bahwa dirinya sekali lagi akan kalah? Dan tentunya kita akan menanti langkah apa yang akan diambil oleh Prabowo berikutnya?

Kalau dengan langkah mengakui kemenangan Jokowi mungkin karir politik Prabowo masih bisa diselamatkan. Namun kalau langkah menolak dengan berbicara sembarangan seperti yang dilakukannya di sidang perdana MK, maka berakhir pulalah karir politik Prabowo Subianto. Cap negarawan atau politikus pun akan hilang selamanya dan sebagai gantinya mungkin masyarakat akan melabeli dirinya sebagai pecundang atau mungkin  sebagai komedian.

Inilah langkah terakhir yang akan menentukan bagi Prabowo. Pilihan apakah yang akan diambil olehnya  pasca MK menetapkan putusan sidang? Mari kita tunggu episode berikutnya
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
2.1K
21
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Pilih Capres & Caleg
Pilih Capres & Caleg
KASKUS Official
22.5KThread3.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.