- Beranda
- Pilih Capres & Caleg
Saksi Ahli Prabowo-Hatta Salah Sebut Komisioner Sebagai Wakil Ketua KPU
...
TS
kang tatang
Saksi Ahli Prabowo-Hatta Salah Sebut Komisioner Sebagai Wakil Ketua KPU
Jakarta -Tim Prabowo-Hatta menghadirkan saksi ahli pertama bernama Fahrurozi. Dalam kesaksiannya, Rozy menerangkan tentang microtext dan hologram.
Untuk lebih meyakinkan Ketua DKPP Jimly Asshiddique dan mejelis hakim, Rozy pun menunjukkan sebuah cuplikan video dialog pembawa berita dengan komisioner KPU Arief Budiman tentang peran hologram dalam form C. Namun ada cerita menarik saat Rozy hendak menunjukkan video itu.
"Saya akan putarkan video wawancara dengan Wakil Ketua KPU," ujar Rozy di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakpus, Jumat (15/8/2014).
Sejumlah pewarta pun sempat bingung dan bertanya-tanya siapa gerangan yang Wakil Ketua KPU itu. Setelah video berhasil tayang di layar lebar, ternyata yang dimaksud Ketua KPU itu adalah Arief Budiman.
Melihat itu saat diberi kesempatan, Arief pun mencecar pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.
"Wakil ketua KPU itu siapa?" tanya Arief.
"Itu yang tadi telekonferens," jawab Rozy.
"Saya menegaskan yang bersangkutan dan siapa yang berbicara itu saya, tapi saudara perlu ketahui karena di dalam struktur KPU ini tidak ada wakil ketua KPU," tegas Arief.
Usai menampilkan tayangan video, Jimly bertanya kepada Rozy apa inti yang ingin disampaikannya kepada majelis.
"Kesimpulannya?" tanyanya.
"Tadi sudah jelas apabila ada sengketa form C itulah yang akan diperbandingkan. Sedangkan yang asli itu yang ada hologramnya yang nanti dimasukkan ke dalam kotak. Untuk cegah pemalsuan nanti ada sistem scanning," jelas Rozy.
"Di sistem scan yang kami temukan di situs KPU, data hasil C1 yang dikirim dari Kabupaten/Kota merupakan hasil dari tingkat masing-masing bukan dokumen asli. Yang kami temukan ada yang upload berhologram ada yang tidak," sambungnya.
Menurut Rozy, seharusnya diunggah ke situs dokumen form C yang ditandatangani asli oleh saksi sebagai penguat data rekapitulasi KPU. Namun pihaknya mempermasalahkan apa yang ditemukan di situs form tersebut tidak berhologram.
"Jadi saya bertanya yang dijadikan hasil rekap di pusat yang mana diverifikasi datanya. Sedangkan, sekarang adanya sengketa dokumen yang dimiliki Praboro-Hatta tidak berhologram," kritis Rozy.
Arief Budiman pun menegaskan memang betul hologram asli dalam form C itu dimasukkan ke dalam kotak. Sedangkan yang di-upload ke situs KPU bukan lah yang berhologram.
http://news.detik.com/pemilu2014/rea...akil-ketua-kpu
Untuk lebih meyakinkan Ketua DKPP Jimly Asshiddique dan mejelis hakim, Rozy pun menunjukkan sebuah cuplikan video dialog pembawa berita dengan komisioner KPU Arief Budiman tentang peran hologram dalam form C. Namun ada cerita menarik saat Rozy hendak menunjukkan video itu.
"Saya akan putarkan video wawancara dengan Wakil Ketua KPU," ujar Rozy di Kantor Kemenag, Jl MH Thamrin, Jakpus, Jumat (15/8/2014).
Sejumlah pewarta pun sempat bingung dan bertanya-tanya siapa gerangan yang Wakil Ketua KPU itu. Setelah video berhasil tayang di layar lebar, ternyata yang dimaksud Ketua KPU itu adalah Arief Budiman.
Melihat itu saat diberi kesempatan, Arief pun mencecar pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.
"Wakil ketua KPU itu siapa?" tanya Arief.
"Itu yang tadi telekonferens," jawab Rozy.
"Saya menegaskan yang bersangkutan dan siapa yang berbicara itu saya, tapi saudara perlu ketahui karena di dalam struktur KPU ini tidak ada wakil ketua KPU," tegas Arief.
Usai menampilkan tayangan video, Jimly bertanya kepada Rozy apa inti yang ingin disampaikannya kepada majelis.
"Kesimpulannya?" tanyanya.
"Tadi sudah jelas apabila ada sengketa form C itulah yang akan diperbandingkan. Sedangkan yang asli itu yang ada hologramnya yang nanti dimasukkan ke dalam kotak. Untuk cegah pemalsuan nanti ada sistem scanning," jelas Rozy.
"Di sistem scan yang kami temukan di situs KPU, data hasil C1 yang dikirim dari Kabupaten/Kota merupakan hasil dari tingkat masing-masing bukan dokumen asli. Yang kami temukan ada yang upload berhologram ada yang tidak," sambungnya.
Menurut Rozy, seharusnya diunggah ke situs dokumen form C yang ditandatangani asli oleh saksi sebagai penguat data rekapitulasi KPU. Namun pihaknya mempermasalahkan apa yang ditemukan di situs form tersebut tidak berhologram.
"Jadi saya bertanya yang dijadikan hasil rekap di pusat yang mana diverifikasi datanya. Sedangkan, sekarang adanya sengketa dokumen yang dimiliki Praboro-Hatta tidak berhologram," kritis Rozy.
Arief Budiman pun menegaskan memang betul hologram asli dalam form C itu dimasukkan ke dalam kotak. Sedangkan yang di-upload ke situs KPU bukan lah yang berhologram.
http://news.detik.com/pemilu2014/rea...akil-ketua-kpu
anasabila memberi reputasi
1
763
7
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Pilih Capres & Caleg
22.5KThread•3.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok