Kaskus

News

ruhut.insyafAvatar border
TS
ruhut.insyaf
Adik Prabowo Ke Jayapura, Ada Apa?
Adik Prabowo Ke Jayapura, Ada Apa?

[JAYAPURA] Hashim Sujono Djojohadikusumo, anak bungsu dari pasangan Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo dan Ibu Dora Sigar, yang juga adik calon presiden (capres) Prabowo Subianto secara mengejutkan tiba di Bandara Sentani, Papua.

Hashim hanya 15 menit di sana kemudian berangkat lagi ke Manokwari. Di bandara Sentani, Papua, Hashim bertemu Ketua Partai Papua, Ibu Yanni.

Pertemuan itu berlangsung singkat dan tertutup untuk pers. Koalisi Merah Putih di Papua maupun Partai Gerindra tutup mulut atas kedatangan saudara bungsu Prabowo Subianto itu.

Menurut informasi yang diperoleh SP, pada Minggu (13/7), sekitar pukul 16.45 WIT, Hashim tiba dengan bawa pesawat PK-DHK tipe Legacy - 600 / EMB-135BJ.

Di Bandara Sentani, sekitar pukul 16.46 WIT, Hashim Soemitro bertemu dengan Ibu Yanni di bawah badan pesawat.

Tak lama setelahitu, sekitar pukul 16.51 WIT , Hashim kembali menaiki pesawat khususnya.

Sekitar pukul 17.00 WIT pesawat tersebut take off menuju Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Ketua Partai Gerindra Papua, Ibu Yanni tidak merespons saat dikonfirmasi SP via telepon maupun Short Message Service (SMS).

Sementara itu, wartawan Harian Pasifik Pos, Tiara Wahyuni mengaku seharian berada dengan Ibu Yanni.

"Kalaupun datang, Ibu pasti sibuk-sibuk dengan penyambutan. Seharian ini saya dengan ibu dan tak ada kesibukan atau penjemputan apa-apa," kata Tiara yang berusaha menutupi kejadian sore ini.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi Koalisi Merah Putih maupun Partai Gerindra terkait maksud dan tujuan kedatangan Hashim.

Klaim Bohong

Kedatangan Hashim diduga terkait perolehan suara pasangan capres Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Rajasa yang berbeda dengan klaim Koalisi Merah Putih.

Koalisi Merah Putih yang mengklaim suara pasangan Capres Prabowo-Hatta memperoleh 60 persen suara di 29 Kabupaten-Kota di Papua hasil Pilpres 9 Juli 2014 merupakan bentuk kebongan publik.

Klaim itu juga mengindikasikan telah terjadi kecurangan yang dilakukan oleh Tim Probowo-Hatta.

Ini disampaikan oleh Juru Bicara dan Tim Hukum Jokowi-JK Provinsi Papua Anthon Raharusun didamping salah satu Tim Pemenang Jokowi-JK, Drs Andi Ahmad kepada wartawan di Sekretariat Pemenangan Jokowi-JK di Jayapura, Jumat (11/7).

Anthon mengatakan, klaim-klaim seperti ini patut dipertanyakan. Ia meminta agar jangan menghalalkan berbagai cara untuk membohongi rakyat untuk kepentingan sesaat.

“Rakyat kita sudah sangat dewasa dalam memilih pemimpin, jadi para elite politik jangan coba-coba main-main dengan suara rakyat. Ini bukan pilih caleg yang penuh dengan berbagai kecurangan dan kebohongan,” katanya.

Sesuai data survei dari lembaga kredibel Litbang Kompas bahwa secara nasional Jokowi-JK di Papua memperoleh suara di atas 80 persen.

“Dan kami sendiri dari Tim Jokowi-JK punya data tabulasi yang masuk dari daerah-daerah Kabupaten-Kota di Papua, suara Jokowi-JK adalah di atas 65 persen, tetapi prediksi kami Jokowi-JK menang di atas 75 persen," kata Anthon.

Jadi, kata Anthon, apa yang disampaikan oleh Tim Koalisi Merah Putih yang mengklaim suara Prabowo-Hatta 60 persen di Papua, keliru besar dan bentuk kebohongan publik.

Klaim itu berbanding terbalik dengan data yang ada. Justru Prabowo-Hatta berada di bawah angka 40 persen.

"Jadi mungkin wartawan saja yang salah kutip barangkali. Yang benar adalah Jokowi-JK memperoleh suara di atas 75 persen di Papua, bahkan hampir mendekati hasil yang telah dirilis Litbang Kompas. Jadi sangat lucu kalau kemudian Tim Prabowo tiba-tiba membagi perolehan suara 60-40 persen," ujarnya. [154/L-8]

http://www.suarapembaruan.com/home/a...-ada-apa/59723
Diubah oleh ruhut.insyaf 14-07-2014 00:21
0
5.7K
32
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
696.1KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.