- Beranda
- Berita dan Politik
Ini Tanggapan Tim Hukum Prabowo-Hatta Jika Panasbung Curang
...
TS
nomoreblog
Ini Tanggapan Tim Hukum Prabowo-Hatta Jika Panasbung Curang
Tanggapan Prabowo-Hatta Terkait Bupati Dogoyai Imingi Warga
Maqdir Ismail, tim hukum Prabowo-Hatta, mengatakan tidak masalah ada bupati di Kabupaten Dogiay memaksa warga memberikan suara kepada pasangan Prabowo dengan iming-iming uang.
Menurut Maqdir, ucapan bupati tersebut tidak perlu dipermasalahkan karena tidak berdampak pada hasil rekapitulasi.
"Bupati itu mengatakan setelah mau rekapitulasi. Tadi ditanya oleh hakim apakah rekapitulasi bisa diterima bupati? 'Tidak'. Itu tak ada urusannya dengan mengubah (perolehan) suara," ujar Maqdir saa ditemui jeda sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di ruang sidang utama Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (13/8/2014).
Sebelumnya, Didi Musdogomo, Ketua KPU Dogiyai Provinsi Papua mengungkapkan bupati setempat sempat memaksa warga untuk memberikan suaranya kepada pasangan Prabowo-Hatta dengan imbalan uang.
"Seorang bupati memaksa agar rakyat Dogiyai di aula pemerintah agar apabila suara dikasih kepada Prabowo ada uang. Jadi kalau suara tidak dikasih ke Prabowo tidak ada uang. Masyarakat marah karena di dalam itu perkataan bupati ada muatan," ujar Didi.
Sumber: http://www.tribunnews.com/pemilu-201...i-imingi-warga
Pendukung dan yang didukung sama-sama curang dan egois

Maqdir Ismail, tim hukum Prabowo-Hatta, mengatakan tidak masalah ada bupati di Kabupaten Dogiay memaksa warga memberikan suara kepada pasangan Prabowo dengan iming-iming uang.
Menurut Maqdir, ucapan bupati tersebut tidak perlu dipermasalahkan karena tidak berdampak pada hasil rekapitulasi.
"Bupati itu mengatakan setelah mau rekapitulasi. Tadi ditanya oleh hakim apakah rekapitulasi bisa diterima bupati? 'Tidak'. Itu tak ada urusannya dengan mengubah (perolehan) suara," ujar Maqdir saa ditemui jeda sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di ruang sidang utama Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (13/8/2014).
Sebelumnya, Didi Musdogomo, Ketua KPU Dogiyai Provinsi Papua mengungkapkan bupati setempat sempat memaksa warga untuk memberikan suaranya kepada pasangan Prabowo-Hatta dengan imbalan uang.
"Seorang bupati memaksa agar rakyat Dogiyai di aula pemerintah agar apabila suara dikasih kepada Prabowo ada uang. Jadi kalau suara tidak dikasih ke Prabowo tidak ada uang. Masyarakat marah karena di dalam itu perkataan bupati ada muatan," ujar Didi.
Sumber: http://www.tribunnews.com/pemilu-201...i-imingi-warga
Pendukung dan yang didukung sama-sama curang dan egois

0
3.3K
38
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.3KThread•59KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya