- Beranda
- Berita dan Politik
Prabowo Siap Dipanggil Kiai Jika Jadi Presiden
...
TS
ainaliza
Prabowo Siap Dipanggil Kiai Jika Jadi Presiden

Mantan Danjend Koppassus Prabowo Subianto mengakui pentingnya sejarah kemerdekaan rakyat Indonesia dan rakyat Surabaya yang disokong para kiai. Capres nomer Satu ini menegaskan, dalam pilpres kali ini dirinya bersama Hatta Rajasa memiliki misi untuk menyelamatkan Indonesia.
“Karena selama ini, bangsa Indonesia menjadi tamu di negaranya sendiri,” Kata Prabowo saat memberikan sambutan di koalisi Merah Putih di Jatim Expo, Surabaya, Jumat(6/6)Malam.
Selain itu dirinya juga mengakui masyarakat jawa timur memiliki kekerasan tekad. “Hati saya bergetar ketika melihat rakyat saya belum makmur, saat saya berkunjung di Surabaya tangannya keras keras,” ujarnya dipodium disambut tawa puluhan ribu simpatisan serta pendukung dari koalisinya.
Dirinya dengan tegas menyatakan berani dengan niat yang tulus bisa memakmurkan rakyat Indonesia. Di hadapan ribuan orang saat deklarasi koalisi merah putih Jawa Timur, Capres Prabowo Subianto juga menyatakan siap dipanggil oleh para kiai dan memanggil kiai ketika terpilih menjadi Presiden RI.
“Saya akan selalu siap dipanggil kiai dan tentunya akan selalu memanggil kiai jika saya jadi terpilih menjadi presiden,” tuturnya dihadapan sejumlah kiai ernama di Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SICOM Sejumlah kiai yang hadir masuk dalam tim pemenangan Prabowo-Hatta di Jawa Timur antara lain KH Idris Marzuki (PP Lirboyo, Kediri), KH Abd Ghofur (PP Sunan Drajat, Lamongan), KH Nurul Huda Jazuli dan KH Zainudin Jazuli(PP PLoso Kediri), KH Mas Muhammad Subadar (Besuk, Pasuruan), KH Nawawi Abd Jalil (Sidogiri, Pasuran), KH Cholil Asad Samsul Arifin (PP Walisongo, Situbondo).
Kemudian KH Muhammad Rofi Baidhowi (PP Al Hamidy Banyuanyar), KH Muzaqi Syah, KH Idris Hamid (Pasuruan), KH Anwar Manshur (Lirboyo), KH Jakfar Yusuf, KH Machrus Malik (Sampang), KH Miftah Said (Malang), KH Basyir Sajad (Sumenep), KH Nasiruddin Khodir (Tuban), KH Anwar ISkandar, KH M Samsul Arifin (Pamekasan), KH Abd Ghofur (Pamekasan), KH Ma’sum (Bondowoso) dan KH Suyuti Thoha (Banyuwangi).
Sambutan Prabowo Subianto juga mengingatkan akan jasa para pahlwan di Surabaya. “Surabaya dikenal bukan karena bersinya, Surabaya dikenal karena pada tahun empat lima bulan nopember itu tentara sekutu menyerang Surabaya,” paparnya.
“Jadi saat itu Gubernur Suryo diposisikan oleh dua pilihan merdeka atau harga diri bangsanya diinjak injak, bayangkan betapa gigihnya perjuangan beliau,” tukas mantan Danjend Koppasus ini.
“Jangan pernah melupakan sejarah bangsa Indonesia, kita ingat di Surabaya ultimatum pernah ditujukan tentara Inggris kepada rakyat Surabaya saat itu, jangan lupakan jasa mereka pejuang kita Surabaya ini Satu satunya Kota pahlawan surabaya juga dikenal bukan kebersihannya juga dikenal sebagai kota pengorbanan karena banyak darah ditumpahkan di Kota ini,” tukas Prabowo.
Diakhir sambutannya dirinya meminta dukungannya terhadap para Kiai. “Saya tidak henti hentinya memohon dukungan kpada kiai yang ada di Jawa Timur, saya mohon bersama mari kita selamatkan Indonesia, kalau bukan sekarang kapan lagi kalau buka kita siapa lagi tutup Prabowo Subianto diakhir koalisi Merah Putih.
baca : http://www.siagaindonesia.com/2014/0...-jadi-presiden
0
3.8K
33
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.2KThread•1Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya