Sebelumnya gue mau mengucapkan
selamat Hari Raya Iedul Fitri 1435 H, Minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.
Ngeliat judulnya udah bisa menebak kan bagaimana isi post ini. Yap, isi post ini adalah bagaimana cara-cara orang merayakan Hari Raya Iedul Fitri. Tapi, di post ini juga gue akan membahas bagaimana cara orang merayakannya dengan cara antimainstream.
Pertama-tama gue akan membahas cara orang merayakan lebaran yang mainstream.
Quote:
1. Mudik
Kayaknya, tradisi ini adalah tradisi yang paaaaaaling mainstream. Pasalnya setiap tahun pemudik pasti dan selalu ada. Mungkin di momen lebaran ini emang paling tepat buat bersilahturahmi, Mungkin, ketika mereka–pemudik merantau ke luar kota dan akhirnya sukses, mereka akan belagu di kampungnya. Kalo gue ketemu orang yang kayak gitu, udah gue jitak tuh orang. Dan yang paling mainstream dari mudik adalah kecelakaan. Sebabnya sih macem-macem, mulai dari ngatuk saat berkendara, pemudik yang bandel, ngejar setoran, dan lain sebagainya.
Oh iya, ternyata tradisi mudik ini bukan hanya Indonesia saja, misalnya mudik ketika liburan natal di Amerika, mudik ketika tahun baru china a.k.a Imlek di China, dan Bangladesh juga mudik ketika hari raya Idul Fitri.
Quote:
2. Bikin ketupat dan kawan-kawannya
Ini biasanya dilakukan sehari sebelum menjelang lebaran tujuannya agar ketupatnya dimakan pas lebaran. Paling enak kalo dimakannya bareng opor ayam. Beuuh, enak bener dah. Tapi ini adalah hal yang mainstream.
Quote:
3. THR
Ini yang paling di idam-idamkan oleh para pegawai. Biasanya sih THR ini dikasih dari suatu bidang usaha kepada para pegawainya dan pegawainya pun menyambuntnya dengan riang dan gembira. Siapa sih yang gak mau uang? Gue juga mau, apalagi kalo dikasih secara cuma-cuma

Itulah 3 dari banyaknya tradisi mudik paling mainstream. Nah, sekarang gue mau bahas tradisi mudik yang antimainstream.
Quote:
1. Tebar Paku di jalanan
Sumpah, kalo yang ini bisa dibilang antimainstream, tapi kalo dibilang kurang kerjaan juga bisa. Gile, ini orang emang mau ancur-ancurin suasana indahnya hari lebaran. Biasanya orang yang gak ada kerjaan ini suka beroperasi di jalan besar dan merupakan jalur mudik dan biasanya di deket-deket bengkel atau tambal ban. Tapi ini patut dimasukan ke kategori antimainstream ketika menyambut hari raya idul fitri. So, WASPADALAH!
Quote:
2. Nyari dan Minta Sisa-Sisa Opor Ayam dan Ketupat ke tetangga
Bisa jadi, daripada mubazir, mending mintain aja, Ini juga sangat menolong para mahasiswa rantau yang selalu kekurangan makanan. So, buat yang masak, kasihlah para mahasiswa rantau yang jauh dari keluarga.
Quote:
3. Tiduran di Jalan Raya di Kota-Kota Besar
Keren banget deh kalo lo berani ngelakuinnya. Pasalnya ketika pas hari raya lebaran orang-orang yang merantau ke Jakarta bakal balik ke kampung halamannya. FYI, Jakarta kebanyakannya orang-orang rantau, jadi otomatis jalanan jakarta bakal sepi dan lo bisa tiduran dan guling-gulingan di jalanan jakarta sambil bilang: I FEEL FREE!!!
Itu juga berlaku di kota-kota besar lainnya seperti Bandung dan lain sebagainya.
Oke, itu aja sih yang bisa gue tulis. Jangan lupa di rate 5

Kalo ada mau nambahin, silahkan di komeng. Buat yang udah ISO boleh lah bagi cendolnya, buat yang belum ISO, tak ada cendol, abus gosok pun jadi.
BTW, lebaran ini lo udah kemana aja?
Sumber:
estolagi.com