- Beranda
- Berita dan Politik
Buru Calon Menteri, Jokowi Bentuk Tim Headhunter
...
TS
User telah dihapus
Buru Calon Menteri, Jokowi Bentuk Tim Headhunter
SABTU, 26 JULI 2014

TEMPO.CO, Solo: Presiden Indonesia terpilih, Joko Widodo, mengatakan tidak akan melakukan proses lelang jabatan dalam memilih menterinya kelak jika sudah dilantik menjadi presiden. Jokowi akan memiliki tim headhunter yang bertugas memburu orang-orang yang akan dijadikan menteri.
"Lelang bagaimana? Mengapa lelang? Kita ini sekarang sedang memburu. Tidak ada proses lelang. Kita memburu," katanya di Pasar Notoharjo, Solo, Sabtu, 26 Juli 2014.
Jokowi menegaskan akan menggunakan semua cara untuk merekrut orang yang akan dijadikan menteri, dari menggunakan headhunter sampai minta masukan publik. "Semua jurus saya kerahkan, baik lewat partisipasi publik maupun headhunter, pemburu bakat itu," ujarnya.
Jokowi enggan terbuka mengenai tim headhunter yang akan dibentuknya. Tim ini akan dibentuk khusus setelah Lebaran. Tim headhunter bertugas melakukan screening awal mengenai calon-calon menteri tersebut. "Itu isinya profesional. Fungsinya, melakukan screening awal. Keputusan final ada di saya. Screening dilakukan sampai Oktober," tuturnya.
Mengenai tahapan pemilihan menteri, Jokowi sebelumnya mengatakan, setelah diolah oleh tim, nama-nama calon menteri tersebut akan dikonsultasikan dengan partai penyokong dan kemudian diolah lagi oleh tim. "Baru setelah matang dan final, saya yang putuskan terakhir," katanya.
Hingga kini, ia mengaku belum ada satu partai politik pun yang menitipkan nama untuk menjadi menteri.
ANANDA TERESIA
Source:
http://pemilu.tempo.co/read/news/201...im-Head-Hunter


TEMPO.CO, Solo: Presiden Indonesia terpilih, Joko Widodo, mengatakan tidak akan melakukan proses lelang jabatan dalam memilih menterinya kelak jika sudah dilantik menjadi presiden. Jokowi akan memiliki tim headhunter yang bertugas memburu orang-orang yang akan dijadikan menteri.
"Lelang bagaimana? Mengapa lelang? Kita ini sekarang sedang memburu. Tidak ada proses lelang. Kita memburu," katanya di Pasar Notoharjo, Solo, Sabtu, 26 Juli 2014.
Jokowi menegaskan akan menggunakan semua cara untuk merekrut orang yang akan dijadikan menteri, dari menggunakan headhunter sampai minta masukan publik. "Semua jurus saya kerahkan, baik lewat partisipasi publik maupun headhunter, pemburu bakat itu," ujarnya.
Jokowi enggan terbuka mengenai tim headhunter yang akan dibentuknya. Tim ini akan dibentuk khusus setelah Lebaran. Tim headhunter bertugas melakukan screening awal mengenai calon-calon menteri tersebut. "Itu isinya profesional. Fungsinya, melakukan screening awal. Keputusan final ada di saya. Screening dilakukan sampai Oktober," tuturnya.
Mengenai tahapan pemilihan menteri, Jokowi sebelumnya mengatakan, setelah diolah oleh tim, nama-nama calon menteri tersebut akan dikonsultasikan dengan partai penyokong dan kemudian diolah lagi oleh tim. "Baru setelah matang dan final, saya yang putuskan terakhir," katanya.
Hingga kini, ia mengaku belum ada satu partai politik pun yang menitipkan nama untuk menjadi menteri.
ANANDA TERESIA
Source:
http://pemilu.tempo.co/read/news/201...im-Head-Hunter

0
1.7K
11
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.2KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya