- Beranda
- Pilih Capres & Caleg
Ahmad Dhani: Yang Bikin Akun Twitter Palsu Pasti PKI
...
TS
kachoaX
Ahmad Dhani: Yang Bikin Akun Twitter Palsu Pasti PKI
Ahmad Dhani: Yang Bikin Akun Twitter Palsu Pasti PKI
Metrotvnews.com, Jakarta: Ahmad Dhani mengadukan 15 media kepada Dewan Pers karena merasa nama baiknya dicemarkan.
Belakangan ini beredar sebuah capture tweet Dhani yang bernazar bahwa dia akan memotong kelaminnya, jika Jokowi terpilih sebagai Presiden RI periode 2014-2019.
"Itu ada yang ngedit tweet saya, terus menulis kayak begitu. Itu pembohongan massal! Buat apa saya ngetweet kayak begitu. Buat apa juga saya nazar kayak begitu. Kelamin saya kan sesuatu yang sangat saya cintai," ujar Dhani usai melapor ke bagian pengaduan Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).
Walau namanya dicemarkan, Dhani mengaku tidak merasa terganggu dengan pemberitaan yang salah tersebut.
"Saya sih santai saja, enggak merasa terganggu. Saya enggak ingin bangsa Indonesia ini bangsa yang gemar sekali melakukan kebohongan. Apalagi, kebohongan yang dibuat oleh media. Saya ingin bangsa ini lebih bermartabat. Kalau orang-orang enggak ada yang laporin kayak gini, ini akan terus berlanjut," bebernya.
Musisi kelahiran Surabaya, 42 tahun lalu itu menganggap orang yang sengaja membuat akun palsu adalah orang yang tidak bermoral.
"Ini bulan puasa. Mereka enggak bermoral. Cerdik sih membuat akun palsu, tapi ini arahannya pembunuhan karakter. Orang-orang yang bikin ini pasti PKI, karena orang beragama enggak mungkin melakukan hal itu," tandasnya.
Sejumlah situs online yang dilaporkan Ahmad Dhani di antaranya Liputan6.com, Kapanlagi.com, Merdeka.com, Republika online, Hai Online, Detik Forum, Kompasiana, Kaskus.
(Ros)
sumber
Metrotvnews.com, Jakarta: Ahmad Dhani mengadukan 15 media kepada Dewan Pers karena merasa nama baiknya dicemarkan.
Belakangan ini beredar sebuah capture tweet Dhani yang bernazar bahwa dia akan memotong kelaminnya, jika Jokowi terpilih sebagai Presiden RI periode 2014-2019.
"Itu ada yang ngedit tweet saya, terus menulis kayak begitu. Itu pembohongan massal! Buat apa saya ngetweet kayak begitu. Buat apa juga saya nazar kayak begitu. Kelamin saya kan sesuatu yang sangat saya cintai," ujar Dhani usai melapor ke bagian pengaduan Dewan Pers di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).
Walau namanya dicemarkan, Dhani mengaku tidak merasa terganggu dengan pemberitaan yang salah tersebut.
"Saya sih santai saja, enggak merasa terganggu. Saya enggak ingin bangsa Indonesia ini bangsa yang gemar sekali melakukan kebohongan. Apalagi, kebohongan yang dibuat oleh media. Saya ingin bangsa ini lebih bermartabat. Kalau orang-orang enggak ada yang laporin kayak gini, ini akan terus berlanjut," bebernya.
Musisi kelahiran Surabaya, 42 tahun lalu itu menganggap orang yang sengaja membuat akun palsu adalah orang yang tidak bermoral.
"Ini bulan puasa. Mereka enggak bermoral. Cerdik sih membuat akun palsu, tapi ini arahannya pembunuhan karakter. Orang-orang yang bikin ini pasti PKI, karena orang beragama enggak mungkin melakukan hal itu," tandasnya.
Sejumlah situs online yang dilaporkan Ahmad Dhani di antaranya Liputan6.com, Kapanlagi.com, Merdeka.com, Republika online, Hai Online, Detik Forum, Kompasiana, Kaskus.
(Ros)
sumber
Diubah oleh kachoaX 22-07-2014 05:17
0
1.3K
9
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Pilih Capres & Caleg
22.5KThread•3.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Thread Digembok