Assalamualaikum Wr.Wb
Quote:
INILAHCOM, New York - Jika Anda sering bekerja dengan laptop berbasis Windows yang jarang terhubung dengan colokan listrik, sebaiknya hindari berselancar di internet dengan menggunakan browser Chrome. Karena aplikasi besutan Google ini disebut dapat menguras baterai laptop Anda dengan cepat.
Sebuah laporan terbaru dari Forbes menyebutkan, telah ditemukan sebuah bug di dalam Chrome Browser for Windows yang menyebabkan daya tahan baterai laptop berkurang jauh lebih cepat, yakni 25% lebih boros daripada pemakaian normal.
Laporan tersebut mengatakan bahwa system clock tick rate dalam komputer berbasis Windows umumnya telah diatur menjadi 15,6 milidetik, yang berarti bahwa prosesor di dalam komputer 'dibangunkan' oleh sistem untuk memeriksa tugas apa saja yang perlu dilakukan sebanyak 64 kali dalam satu detik.
Ketika laptop dipakai untuk membuka aplikasi Chrome, jeda waktu untuk 'membangunkan' prosesor tersebut diperpendek menjadi tiap 1 milidetik saja. Jadi, ketika laptop menggunakan Chrome, maka prosesor akan 'dibangunkan' oleh sistem sebanyak 1.000 kali setiap detik.
Microsoft mengatakan bahwa dengan tick rate sebanyak 1 milidetik, maka tingkat konsumsi tenaga bakal meningkat sebanyak 25%. Mengingat system tick rate ini berlaku secara global, maka tambahan satu aplikasi saja bakal sangat mungkin untuk menguras performa prosesor maupun baterai di laptop.
Pihak Google kabarnya telah menerima laporan tersebut, dan kini mereka tengah berusaha menangani masalah yang terjadi pada browser mereka ini.
Meski demikian, isu ini hanya muncul pada laptop berbasis Windows saja. Belum ditemukan masalah serupa pada laptop berbasis Mac atau Linux karena perbedaan system clock tick rate yang digunakan.
Oleh karena itu, ada baiknya Anda beralih ke browser lainnya dahulu jika ingin menghemat daya baterai laptop sebelum Google tuntas memperbaiki masalah tersebut

[URL="http://teknologi.inilah..com/read/detail/2120259/browser-chrome-bikin-baterai-laptop-lebih-boros"]Sumur[/URL]