- Beranda
- Berita dan Politik
[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !
...
TS
shantikem
[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !
3 Jenis Kejanggalan Data C1 di Situs KPU
Minggu, 13/07/2014 15:20 WIB
Jakarta - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia mencatat 3 jenis kejanggalan scan C1 yang di-upload di situs resmi KPU. KIPP mendorong KPU segera menjelaskan, mengklarifikasi, dan bertindak sesuai kewenangannya terhadap banyaknya form model C1 yang janggal, karena dikhawatirkan dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dengan menghalalkan segala cara.
Dalam siaran tertulis yang diteken Wakil Sekjen KIPP Indonesia Girindra Sandino, Minggu (13/7/2014), lembaga ini menjelaskan 3 kejanggalan hasil scan C1 di situs KPU.go.id, yaitu:
1. Jumlah suara sah yang salah dan kosong misalnya selain di Tangerang Banten, Kelapa Dua, yang ramai dibicarakan publik, juga terjadi di TPS 26, Argorejo, Sedayu, Bantul, DIY. TPS 4, Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding, Kasie Kasubun, Bengkulu. TPS 52, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangsel, Banten. TPS 9, Batulicin, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalsel. TPS 10, Pecekelan, Sapuran, Wonosobo, Jateng. TPS 41, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, DKI. TPS 32, Kota Batu, Ciomas, Kab. Bogor, Jabar. TPS 1, Sei Hambawang, Sebangau Kuala, Pulang Pisau, Kalteng. TPS 2, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, DKI. TPS 03, Parang Tambung, Tamalate, Makassar, Sulsel, TPS 01, Meruya Selatan, Kembangan, Jakbar, DKI, TPS 33, Sumur Batu, Kemayoran, Jakpus, DKI, dan lain-lain.
2. Scan C1 yang masih kosong, misalnya terjadi di TPS 12, Sumur Bandung, Kebon Pisang, Bandung, Jabar. TPS 05, Bunyu Barat, Bunyu, Bulungan, Kaltim. TPS 01, Meruya Selatan, Kembangan, Jakbar, DKI. TPS 4, Selabatu, Cikole, Kota Sukabumi, Jabar. TPS 8, Desa Kreo, Larangan, Kota Tangerang, Banten. TPS 21, Kreo, Larangan, Tangerang, Banten. TPS 9, Mekarsari, Neglasari, Tangerang, Banten. TPS 1, Bangun Jiwo, Kasihan, Bantul, DIY. TPS 01, Rancaekek Wetan, Rancaekek, Bandung, Jabar. TPS 1, Ambara, Dungaliyo, Gorontalo, Gorontalo dan lain-lain.
3. Tidak ditandatangani saksi atau salah satu saksi tidak menandatangani: TPS 15, Kacang Pedang, Gerungeng, Pangkal Pinang, Babel. TPS 21, Sukarasa, Sukasari, Kota Bandung, Jabar. TPS 47, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI dan lain-lain. Hal ini bisa disebabkan apakah ada keberatan saksi, saksi tidak ada di tempat, dan lain-lain.
"KIPP Indonesia mendesak KPU RI segera mengklarifikasi, memberi penjelasan kepada publik tentang kejanggalan-kejanggalan scan C1 yang dikirim melalui KPU Kab/Kota," ujar Girindra.
KIPP Indonesia juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut terlibat aktif jika ada kejanggalan-kejanggalan dalam proses rekap di setiap tahapan. "Dan kepada kedua kubu Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk memperkuat saksi-saksi mereka diberbagai daerah, sebab di sinilah titik yang sangat rawan yang dapat mengubah hasil," ujarnya
http://news.detik.com/pemilu2014/rea...tus-kpu?993305
Beginilah urutan kejadian kesalahan penulisan formulir C1 yang banyak diramaikan di medos itu ...
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714031210.jpg)
jadi tak ada indikasi itu bentuk kecurangan yang dimaksudkan untuk menguntungkan Prabowo
------------------
Itu juga masih bisa dimaklumi, pake perjumlahan biasa, ada "angka 1" yang ditahan dalam operasi perjumlahan, rupanya si penghitung "lupa" ada angka "1" yang masih ditahan dalam pikirannya itu, untuk ditambahkan pada angka 1 yang ada ...
Yang aneh itu adalah 2 saksi dari tim capres masing-masing, kok "ho' oh" saja dengan hasil perjumlahan diatas, dan langsung menanda-anganinya. Dasar saksi gebleg!

-----------------------------
Kalo yang ini, malahan kubu Prabowo yang di dzolimi perolehan suaranya, dan suara Jokowi yang di "mark-up" karena total jumlah suara yang saha hanya 400-an suara ...

--------------------------
Maksudnya eloe begini?
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714064458.jpg)
Kalau begitu kasusnya, bisa saja kekhilafan si petugas ketika memasukkan angka jumlah suara sahnya, jadi dia sebenarnya tak memanipulasi angka suara untuk Prabowo dengan menambahkan angka "3" di depannya, seperti dugaan gua semula. Thank's koreksinya, agan!

--------------------------------
Hasil penelusuran gua di situs aslinya, ternyata jumlah suara sahnya sudah betul yaitu 448 suara.
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714065733.jpg)
dan inilah analisa atas laporan agan diatas:
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714070059.jpg)
Jadi kalau hal ini curang, pertanyaannya adalah, siapa yang mencurangi siapa?

---------------------------------
Maksud eloe, kemungkinan bisa seperti ini?
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714071447.jpg)
Yaaa, bisa juga kejadiannya seperti itu.
Artinya manipulasi "angka suara" di formulir C1 itu, bisa datang dari kedua belah pihak, bukan?
Tidak dimonopoli salah satu pihak saja ...
Kalau sudah begini kemungkinannya, itu yang jadi saksi diatas, disilahkan mengadu bukti copy C1 yang mereka miliki, yang benar siapa punya?
Kalau belum puas, itu kotak suara bukannya belum dimusnahkan? Jadi bisa dibongkar lagi di TPS ini, hitung ulang, pasti ketemu, angka suara siapa yang di "mark up" di TPS ybs

-------------------------------
---------------------------------
Makanya ... tinggal nunggu tanggal 22 Juli aja, kok ribet banget sih!

Minggu, 13/07/2014 15:20 WIB
Jakarta - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia mencatat 3 jenis kejanggalan scan C1 yang di-upload di situs resmi KPU. KIPP mendorong KPU segera menjelaskan, mengklarifikasi, dan bertindak sesuai kewenangannya terhadap banyaknya form model C1 yang janggal, karena dikhawatirkan dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dengan menghalalkan segala cara.
Dalam siaran tertulis yang diteken Wakil Sekjen KIPP Indonesia Girindra Sandino, Minggu (13/7/2014), lembaga ini menjelaskan 3 kejanggalan hasil scan C1 di situs KPU.go.id, yaitu:
1. Jumlah suara sah yang salah dan kosong misalnya selain di Tangerang Banten, Kelapa Dua, yang ramai dibicarakan publik, juga terjadi di TPS 26, Argorejo, Sedayu, Bantul, DIY. TPS 4, Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding, Kasie Kasubun, Bengkulu. TPS 52, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangsel, Banten. TPS 9, Batulicin, Batulicin, Tanah Bumbu, Kalsel. TPS 10, Pecekelan, Sapuran, Wonosobo, Jateng. TPS 41, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, DKI. TPS 32, Kota Batu, Ciomas, Kab. Bogor, Jabar. TPS 1, Sei Hambawang, Sebangau Kuala, Pulang Pisau, Kalteng. TPS 2, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, DKI. TPS 03, Parang Tambung, Tamalate, Makassar, Sulsel, TPS 01, Meruya Selatan, Kembangan, Jakbar, DKI, TPS 33, Sumur Batu, Kemayoran, Jakpus, DKI, dan lain-lain.
2. Scan C1 yang masih kosong, misalnya terjadi di TPS 12, Sumur Bandung, Kebon Pisang, Bandung, Jabar. TPS 05, Bunyu Barat, Bunyu, Bulungan, Kaltim. TPS 01, Meruya Selatan, Kembangan, Jakbar, DKI. TPS 4, Selabatu, Cikole, Kota Sukabumi, Jabar. TPS 8, Desa Kreo, Larangan, Kota Tangerang, Banten. TPS 21, Kreo, Larangan, Tangerang, Banten. TPS 9, Mekarsari, Neglasari, Tangerang, Banten. TPS 1, Bangun Jiwo, Kasihan, Bantul, DIY. TPS 01, Rancaekek Wetan, Rancaekek, Bandung, Jabar. TPS 1, Ambara, Dungaliyo, Gorontalo, Gorontalo dan lain-lain.
3. Tidak ditandatangani saksi atau salah satu saksi tidak menandatangani: TPS 15, Kacang Pedang, Gerungeng, Pangkal Pinang, Babel. TPS 21, Sukarasa, Sukasari, Kota Bandung, Jabar. TPS 47, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI dan lain-lain. Hal ini bisa disebabkan apakah ada keberatan saksi, saksi tidak ada di tempat, dan lain-lain.
"KIPP Indonesia mendesak KPU RI segera mengklarifikasi, memberi penjelasan kepada publik tentang kejanggalan-kejanggalan scan C1 yang dikirim melalui KPU Kab/Kota," ujar Girindra.
KIPP Indonesia juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut terlibat aktif jika ada kejanggalan-kejanggalan dalam proses rekap di setiap tahapan. "Dan kepada kedua kubu Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk memperkuat saksi-saksi mereka diberbagai daerah, sebab di sinilah titik yang sangat rawan yang dapat mengubah hasil," ujarnya
http://news.detik.com/pemilu2014/rea...tus-kpu?993305
Beginilah urutan kejadian kesalahan penulisan formulir C1 yang banyak diramaikan di medos itu ...
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714031210.jpg)
jadi tak ada indikasi itu bentuk kecurangan yang dimaksudkan untuk menguntungkan Prabowo
------------------
Quote:
Itu juga masih bisa dimaklumi, pake perjumlahan biasa, ada "angka 1" yang ditahan dalam operasi perjumlahan, rupanya si penghitung "lupa" ada angka "1" yang masih ditahan dalam pikirannya itu, untuk ditambahkan pada angka 1 yang ada ...

Yang aneh itu adalah 2 saksi dari tim capres masing-masing, kok "ho' oh" saja dengan hasil perjumlahan diatas, dan langsung menanda-anganinya. Dasar saksi gebleg!

-----------------------------
Quote:
Kalo yang ini, malahan kubu Prabowo yang di dzolimi perolehan suaranya, dan suara Jokowi yang di "mark-up" karena total jumlah suara yang saha hanya 400-an suara ...

--------------------------
Quote:
Quote:
Maksudnya eloe begini?
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714064458.jpg)
Kalau begitu kasusnya, bisa saja kekhilafan si petugas ketika memasukkan angka jumlah suara sahnya, jadi dia sebenarnya tak memanipulasi angka suara untuk Prabowo dengan menambahkan angka "3" di depannya, seperti dugaan gua semula. Thank's koreksinya, agan!

--------------------------------
Quote:
Hasil penelusuran gua di situs aslinya, ternyata jumlah suara sahnya sudah betul yaitu 448 suara.
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714065733.jpg)
dan inilah analisa atas laporan agan diatas:
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714070059.jpg)
Jadi kalau hal ini curang, pertanyaannya adalah, siapa yang mencurangi siapa?

---------------------------------
Quote:
Maksud eloe, kemungkinan bisa seperti ini?
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714071447.jpg)
Yaaa, bisa juga kejadiannya seperti itu.
Artinya manipulasi "angka suara" di formulir C1 itu, bisa datang dari kedua belah pihak, bukan?
Tidak dimonopoli salah satu pihak saja ...
Kalau sudah begini kemungkinannya, itu yang jadi saksi diatas, disilahkan mengadu bukti copy C1 yang mereka miliki, yang benar siapa punya?
Kalau belum puas, itu kotak suara bukannya belum dimusnahkan? Jadi bisa dibongkar lagi di TPS ini, hitung ulang, pasti ketemu, angka suara siapa yang di "mark up" di TPS ybs

-------------------------------
Quote:
---------------------------------
Makanya ... tinggal nunggu tanggal 22 Juli aja, kok ribet banget sih!

0
3.9K
19
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.2KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/2703450_20140714051531.jpg)
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://dl.kaskus.id/i60.tinypic.com/in8snb.jpg)
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/13/4607170_20140713053046.jpg)
![[PIC] Kisah Scan C1 di Situs KPU: Kalau No 1 'mark up', Curang! Kalau no 2? Khilaf !](https://s.kaskus.id/images/2014/07/14/6880034_20140714064945.jpg)

