Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

cgim163Avatar border
TS
cgim163
Kutukan kimpoi Sedarah Keluarga Charles Darwin
VIVAnews - Masalah kesehatan
mendera keluarga Charles Darwin
akibat perkimpoian dengan keluarga
dekatnya. Temuan ini berdasarkan
studi terbaru yang mengungkap ironi
kehidupan pencetus teori evolusi itu.
Darwin yang menemukan teori sifat
genetik mempengaruhi kelangsungan
hidup organisme, baik individual
maupun spesies, seumur hidupnya
mempertanyakan, apakah
perkimpoiannya dengan sepupu
pertamanya, Emma Wedgewood
memiliki 'efek jahat perkimpoian
sedarah', yang dia pelajari dari
tumbuhan maupun hewan.
Tiga anaknya Darwin meninggal
sebelum berusia 10 tahun, dua
diantaranya terserang penyakit
menular. Sedangkan yang selamat
sakit-sakitan.
Menurut peneliti Ohio State University
dan Universidad de Santiago de
Compestela Spanyol, keluarga Darwin
diduga menderita masalah reproduksi.
Perkimpoian sedarah bisa menyebabkan
masalah kesehatan. Gen pembawa
sifat yang buruk lebih besar muncul
pada anak dari perkimpoian sedarah
dibanding anak dari perkimpoian tidak
sedarah.
Sebaliknya, jika gen kedua orang tua
memiliki juga gen pembawa sifat yang
baik, maka kemungkinan gen sia anak
memiliki sifat yang baik juga lebih
besar.
Studi terbaru ini dimuat secara rinci
dalam jurnal Bioscience, memasukan
data silsilah keluarga Darwin-
Wedgwood ke dalam program komputer
khusus yang menghasilkan "koefisien
pernikahan sedarah" -- yang
menunjukan kemungkinan satu individu
mendapatkan dua salinan gen yang
dihasilkan dari pernikahan
antarkerabat.
Hasilnya, mengungkapkan pernikahan
sedarah adalah faktor yang mungkin
jadi penyebab lemahnya kesehatan
anak-anak hasil perkimpoian sedarah.
Anak-anak Darwin menderita dampak
buruk pernikahan sedarah dalah
derajat yang 'moderat'. Jika praktek
perkimpoian antarkerabat diteruskan,
analisa menunjukan keterkaitan
antara kematian anak usia dini dan
perkimpoian sedarah makin kuat,
Penelitian juga mengungkap bahwa
pernikahan antar kerabat adalah
praktek yang biasa di keluarga
Darwin.
Ibu Darwin dan kakeknya juga
bernama belakang Wedgwoods -- nama
yang sama dengan istrinya. Kakek dan
nenek Darwin masih keluarga dekat,
sepupu ketiga.
Dari penelitian yang didasarkan
catatan kelahiran dan kematian
ditemukan, pada akhir abad ke 19
perkimpoian sedarah adalah hal yang
biasa di keluarga kaya dan
terpandang. Mereka berharap
perkimpoian untuk bisa menghasilkan
keturunan yang baik.
Selain meneliti silsilah, para peneliti
juga mengkaji DNA dan analisa
radiologi tulang untuk meneliti
warisan genetik. Jenis penelitian ini
juga dilakukan terhadap mumi.
Pada Februari 2010, sebuah tim
peneliti internasional mengumumkan
temuannya, bahwa koefisien
perkimpoian sedarah yang derajat
tinggi diduga kuat menyebabkan
kematian diri anak firaun, Raja
Tutankamun.
Akibat negatif perkimpoian sedarah
juga diduga mengakhiri Dinasti
Habsburg -- yang pernah memerintah
Spanyol selama hampir 200 tahun. (mt)
(LiveScience)
Diubah oleh cgim163 31-03-2014 03:53
0
3K
13
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The LoungeKASKUS Official
923.1KThread83.3KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.