Quote:
"Kenapa sih kamu, kalau satu orang asing bicara, kok kamu ribut sih? Satu orang kulit putih kita harus ribut. Kita ini 240 juta orang, tenang saja," katanya di Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis 3 Juli 2014.
Prabowo tak mengomentari sejumlah isu negatif yang dituduhkan kepadanya. Dia justru mengembalikan kepada masyarakat apakah percaya atau tidak dengan nyanyian Nairn.
Kutipan dari vivanews.com dan bbrp media online yg lagi rame membahasnya, tentang tanggaoan Prabowo Subianto atas tuduhan/tulisan Allan Nairn di blog pribadinya tentang keterlibatan Prabowo di Insiden Santa Cruz, Timor Leste dan penculikan mahasiswa di 1998.
Kalo Allan Nairn melakukan fitnah, tuntut aja, biar jelas mana asal omong, mana yg takut ngomong....
update
Tanggapan dari Allan Nairn, ane kutip langsung dari blognya :
Quote:
Dua hari yang lalu, saya mengeluarkan tulisan tentang kerja-kerja Jenderal Prabowo untuk Pentagon dan intelijen Amerika. Sore ini saya menerbitkan terjemahan Indonesianya.
Sekarang, tepat pada malam ini, media memberi indikasi bahwa Prabowo dan tim kampanyenya telah mundur dari ancaman halus mereka yang menyerukan angkatan bersenjata Indonesia agar segera menangkap saya.
Nampaknya Prabowo pun mundur dari tantangan saya untuk melaporkan saya ke pihak yang berwenang atas tuduhan pencemaran nama baik.
Prabowo alih-alih menyatakan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berhenti menyimak laporan-laporan yang saya tulis tentang dirinya.
Hari ini, seorang Prabowo yang rupa-rupanya telah kehilangan kepercayaan diri, berbicara dalam nada tinggi dan marah-marah di muka publik: "Kenapa sih kamu, kalau satu orang asing bicara, kok kamu ribut sih? Satu orang kulit putih kita harus ribut."
"Kita ini 240 juta orang, tenang saja. Tanya rakyatmu lah, jangan tanya orang asing." ("Ditantang Allan Nairn, Prabowo pun menjawab."; "Ditantang Allan Nairn, Ini Tanggapan Prabowo").
Jika pernyataan-pernyataan yang saya kutip akurat, maka pertanyaan-pertanyaan berikut ini sudah sepantasnya tertuju pada Prabowo:
Jika masalahnya adalah rakyat vs. asing, mengapa Prabowo pernah bekerja untuk pihak asing? (persisnya, melayani kepentingan Badan Intelijen Pertahanan AS [DIA] dan Pentagon).
Dan jika benar Prabowo mempedulikan nasib rakyat, mengapa dia dan rekan-rekannya di TNI membantai begitu banyak rakyat?
Allan Nairn
Percakapan Allan Nairn dan Prabowo, ane copas dari blog Allan Nairn.
Quote:
“Indonesia belum siap untuk demokrasi,” kata Prabowo. "Di negara kami ini masih ada kanibal, masih ada kerumunan yang bikin rusuh" [“Indonesia is not ready for democracy,” Prabowo said. “We still have cannibals, there are violent mobs.”].
Quote:
Indonesia perlu, lanjut Prabowo, "rezim otoriter yang jinak" [“a benign authoritarian regime”]. Ia katakan bahwa keragaman etnis dan agama adalah penghalang demokrasi.
Quote:
Mengenai Gus Dur, Prabowo mengatakan:
"Militer pun bahkan tunduk pada presiden buta! Bayangkan! Coba lihat dia, bikin malu saja!" [“The military even obeys a blind president! Imagine! Look at him, he’s embarrasing!”].
Quote:
Prabowo menginginkan sosok yang berbeda.
Dia menyebut Jenderal Pervez Musharraf dari Pakistan.
Musharraf telah menangkap perdana menterinya yang sipil dan mendirikan kediktatoran. Prabowo menyatakan kekagumannya pada Musharraf.
Prabowo kelihatan berpikir keras apakah dirinya sesuai dengan sosok yang ia bayangkan. Apakah ia mampu menjadi Musharraf-nya Indonesia.
"Apa saya cukup punya nyali," tanya Prabowo, "apa saya siap jika disebut 'diktator fasis'?" [“Do I have the guts,” Prabowo asked, “am I ready to be called a fascist dictator?”].
"Musharraf punya nyali," kata Prabowo. [“Musharraf had the guts,” Prabowo said.]
Silahkan di komen kembali......