http://www.tribunnews.com/pemilu-201...-dan-realistis
Quote:
Bos PT Indosmelt: Program Capres No 2 Lebih Konkret dan Realistis
Minggu, 22 Juni 2014 08:18 WIB
Tribunnews.com, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, secara lembaga, tidak memihak kepada salah satu pasangan calon Presiden dan wakil presiden. Namun, Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto telah memberikan kebebasan kepada anggota Kadin untuk menyatakan sikap politik kepada pasangan calon yang dianggap memiliki visi-misi jelas.
Ditemui usai Dialog Kadin dengan Capres-Cawapres 2014, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah, Natsir Mansyur menegaskan, secara pribadi dirinya mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
“Kalau kita lihat (programnya), kalau pendapat Kadin tidak bisa memihak. Tapi kalau kau tanya Natsir Mansyur, tentu lebih realistis, lebih konkret, lebih jelas No 2 (Jokowi-JK),” katanya kepada wartawan seraya mengeluarkan pin bergambar Jokowi-JK dari sakunya, ditemui di Djakarta Theatre, Jumat (20/6/2014).
Pilihan bos PT Indosmelt terhadap pasangan No 2 itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, program yang disampaikan Jokowi-JK sesuai dalam menjawab permasalahan ekonomi Indonesia. Lebih dari itu, sejumlah program telah dikerjakan dan sukses.
“Ya, alasannya apa yang disampaikan tadi mengenai pembangunan smelter, konversi minyak ke gas. Pak JK kan punya pengalaman (konversi minyak ke gas),” ujarnya.
Dalam dialog Kadin, JK menyampaikan perlunya dibangun pabrik pemurnian bijih mineral (smelter). Menurut Natsir, ini adalah jawaban untuk menumbuhkan industri di Indonesia, sekaligus memperbaiki neraca perdagangan Indonesia.
Dia bilang, pembangunan smelter merupakan suatu hal yang harus dijalankan oleh bangsa ini. Oleh karena itu, diperlukan dukungan baik berupa regulasi maupun infrastruktur untuk pembangunan smelter.
“Karena yang jadi masalah kita saat ini adalah impor bahan baku yang sangat besar sekali. Impor bahan baku untuk kebutuhan industri hilir kita ini yang merusak perdagangan kita, yang membuat defisit perdagangan,” katanya.
“Oleh karena itu smelter harus kita bangun ini harus tepat waktu dijalankan. Mudah-mudahan smelter sebagai pioner dapat memproduksi kebutuhan bahan baku indsutri hilir, di samping itu juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor,” ujar Natsir.
Setelah2 kali Debat Capres, Pemaparan Visi Misi di KADIN semakin kelihatan mana calon yg "PRO RAKYAT & PRO BISNIS" dan mana yg "Mimpi Basah di siang hari"
